Sinopsis Hi Bye Mama Episode 13 Part 2

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 13 Part 2 – Yaaa ampun, gimana kabar guys? Sudah lupa sama hari belum? Tebak ini hari apa? wkwkkwkw. Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari di tulisan yang ini. terima kasih.

“Aku harap kamu melupakanku dan melanjutkan hidup.” Ucap Yuri. “Jangan menyalahkan diri sendiri.” keduanya menangis. “Kamu sangat menyukai Min Jeong. Aku tahu. Walau orang tidak tahu, aku tahu. Kang Hwa ya, aku bukan istrimu lagi. Lupakan aku.”

****

“Kang Hwa lagi apa ya?” tanya ayah Yuri.

“Tidak tahu.” Ucap Ibu Yuri.

“Kejadian Yuri hidup lagi adalah anugrah bagi kita. Tapi tidak dengan Kang Hwa dan istrinya. Aku merasa bersalah pada istrinya.”

“Kenapa harus bersalah. Kita kan tidak meminta posisi itu lagi.”

“Tahu begini. saat Kang Hwa izin menikah lagi. Aku akan menentangnya.”

“Lupakan. Kalau itu terjadi lagi. Aku mengizinkannya.” Ucap Yuri.

****

“Saat aku menikah. Kamu tidak menghentikannya?” tanya Yuri.

“Karena aku, Seo Woo terjebak di kulkas. Bagaimana aku bisa bertemu denganmu?”

“Terjebak di kulkas? Menjadi salahmu?”

“Bukankah kamu tahu semuanya dari Unnie. Kamu mendengarnya dari siapa?”

“Seorang pria datang padaku. Siapa pria itu”

“Apa pria itu mendekati Seo Woo?”

“Ya.”

“Di mana Seo Woo?”

“Di rumah Noona. Yuri, ada apa?”

“Seo Woo bisa melihat arwah.”

“Apa?”

“Dia masuk ke kulkas karena mengikuti arwah.”

“Apa maksudmu Yuri? Kenapa bisa melihat hantu?”

“Sejak lahir. Aku selalu ada di sampingnya. Dia bisa melihat arwah karena itu. Maaf. Mianhae, semua salahku.”

*Kang Hwa sadar kenapa Seo Woo menaruh stiker di foto. Tahu nama Cha Yuri.

****

Kang Hwa jalan sampai nggak sadar ada Min Jeong.

“Kenapa di sini?” tanya Kang Hwa.

“Aku kemari karena tidak bisa menghubungimu. Kenapa kamu pucat?”

“GPP.”

“Pasti terjadi sesuatu.”

“Tidak. Gwencana.”

“Seharusnya Seo Woo dibawa pulang saat kamu ke RS.”

Kemudian Kang Hwa langsung menggendong Seo Woo. Ia berkaca-kaca.

***

Kang Hwa bahkan tidak melepaskan Seo Woo saat di rumah.

****

Yuri menggedor-gedor tempat ahjumma dan langsung menanyakan pengusir arwah.

“Pria itu sungguh mendekati putrimu?” tanya ahjumma. “Astagaa.. dia sudah mulai bergerak. Jangan begini. tenangkan dirimu.”

“Bagaimana aku bisa tenang? Apa ini keputusan Dewa?” Yuri teriak-teriak.

Hantu keluarga sampai mendengar teriakan ini. mereka takut pergi sebelum anaknya Pil Seung menikah.

****

Ahjumma berkata. “ada cara agar anakmu bisa berhenti melihat hantu. Lakukan saja yang harus dan ingin kamu lakukan.”

“Apa maksudmu?”

“Katanya kamu mau naik? Waktumu tidak tersisa banyak. Kamu mau membuang waktumu begitu saja? adakah yang ingin kamu lakukan?”

****

Ibunya Yuri baru saja dari kuil. Di atas kuil ada nama yang bergoyang.

***

“Kesempatan ini tidak datang dua kali.” Ucap ahjumma dukun pada Yuri di pelataran kuil. “Sisa waktumu tidak banyak. Jika sudah berniat untuk naik, lakukan saja semua keinginanmu.”

“Tapi pengusir arwah…”

“Aigo…bukankah sudah kubilang. Guk Bong pasti datang lagi.”

“Kenapa dia terus muncul?”

“Dia mau memastikan anakmu bisa melihat arwah. Jika sudah dipastikan, habislah kita. Manusia yang bisa melihat arwah menurun drastis. Dia tidak mau melewatkan satu pun. Kamu tidak mau anakmu menjadi dukun.”

“Tentu saja.”

“Ya. selama ada waktu, jaga anakmu.”

“Kalau aku pergi. Siapa yang akan menjaga Seo Woo?”

“Jangan khawatir. Anakmu tidak akan melihat arwah lagi. Percaya padaku.”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!