Sinopsis Hi Bye Mama Episode 14 Part 2

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 14 Part 2- Episode sebelumnya di sini, selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sejauh ini yaaaa… btw, saya kasih rangkuman di beberapa kejadian saja yaa.

Min Jeong pulang dengan lemas. Ia berjalan seperti nggak ada arah. Begitu pula dengan Kang Hwa yang nampak menyeret tubuhnya pulang.

Mereka berpapasan di depan apartemen.

Min Jeong memunul Kang Hwa dengan amat lemah. Ia menangis. Menangis tanpa kata.

Memilukan tanpa kata.

***

Di sisi lain. Keluarga Yuri lagi maskeran bareng pakai timun. Kayak semacam perpisahan yaa guys? Mereka maskeran sampai ayah mereka tertidur.

***

Hantu atlet ditemukan ahjumma Mi Dong dan dibawa masuk ke dalam kedai Hyeong Jeong yang ada Gye di dalamnya.

Gye takut banget sampai minta bininya datang.

“Kenapa kamu mengikuti dia?” tanya Ahjumma Mi Dong.

“Hanya karena dia yang bisa membantuku.” Ucap hantu atlet. Ahjumma mengatakannya pada Gye. “Tolong katakan pada ibuku bahwa aku tidak mati bunuh diri.”

****

“Pasti menyenangkan melihatku menyayanginya seperti orang bodoh.” Ucap Min Jeong saat melihat foto pernikahannya.

“Bukan begitu.” Ucap Kang Hwa.

“Kamu tahu yang kupikirkan? Aku ingin mengenalnya karena dia mirip Ibunya Seo Woo. Aku cemburu karena dia mirip Seo Woo dan ternyata aku tidak tahu apa-apa seperti orang bodoh.  Seharusnya kamu memberitahuku sejak awal. Bukankah seharusnya begitu?”

“Kamu begitu bahagia saat bersama dengan mereka (Yuri dan Unnie). Aku menjadi takut karena takut kamu terluka. Maafkan aku.”

Min Jeong nangis lagi.

“Sebelum memikirkan kebahagiaanku, pikirkan kebahagiaanmu Oppa. Sebelum menyembuhkanku, sembuhkan hatimu dulu. Kamu kacau sekali. Kenapa terus menyiksa diri?”

****

Karena merasa omongan Yuri dan Min Jeong sama. Akhirnya, Kang Hwa masuk ke ruangan dokter Jang dan ia minta ikut ke ruangan operasi. Sebagai proses penyembuhan traumanya.

Gye pun mendengar hal ini.

“Kang Hwa, kamu akan ke ruang operasi?”

“Ya.”

“Kurasa kamu belum siap untuk ini.”

“Aku harus melakukannya.”

“Jangan lupa napas ya (wkwkwkkw), kalau nggak kuat keluar aja.”

Kang Hwa pun jalan ke lorong tindakan.

*****

Yuri mengantarkan Ibunya ke rumah sakit.

“Omma, kenapa tidak meminta Kang Hwa memeriksamu? Dia yang paling tahu mengenai jantungmu.”

“ini bukan penyakit yang serius. Ibu tidak mau lukanya semakin dalam karena terus bertemu denganku.”

Kemudian Ibu Yuri dipanggil masuk.

Yuri masih di jalanan, ia menguping ucapan perawat yang bilang Kang Hwa masuk ruang operasi dan bisa bertahan 10 menit kemudian pergi lagi karena nggak tahan.

Yuri langsung lari mendengarnya.

***

Di tangga, Kang Hwa nggak bisa napas sama sekali. Seluruh dokter yang tahu keadaannya mencari di mana keberadaan Kang Hwa.

Namun, Yuri yang menemukan Kang Hwa lebih dahulu.

“Kang Hwa tidak apa. bernapaslah perlahan. Gwencanaa….”

Yuri tahu Kang Hwa akan ada di tangga karena saat ia menjadi hantu. Kang Hwa juga sama tersiksanya saat di ruangan operasi.

Akhirnya tangis Kang Hwa pecah.

“Kenapa kamu setega itu meninggalkanku?”

Kisah dulu seperti ini : saat Yuri kecelakaan tahun 2015.

Kang Hwa saat itu sedang mengoperasi. Tapi karena ada sedikit masalah dengan Jang, Kang Hwa tetap mengoperasi dan mematikan semua interkom.

Tentu saja Kang Hwa sulit dihubungi.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!