Sinopsis Hi Bye Mama Episode 15 Part 2

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 15 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa… saya kasih rangkuman besar aja ya.

Ahjumma menyapa Bu Mi Dong. “Kamu mengenal Yuri?”

“Aku sudah lama mengenalnya sekitar lima atau enam tahun?”

“Kamu pasti tahu yang terjadi pada Yuri setelah kecelakaan?”

“Ya.”

“Aku minta maaf karena hari itu. Aku pergi dulu ya.”

***

Yuri datang ke kedainya Hyeon Jeong. Saat malam, Kang Hwa juga bilang bahwa Yuri sudah bangkit dari rumah abu. *wiwi judul baru FTV indosiar nih.

“Maaf, aku yang mengatakannya pada Kang Hwa.” Ucap Hyeon Jeong.

“Sudah kuduga. Hanya kamu yang tahu ini. dia mau aku hidup. Apakah kita sepemikiran? Oh Min Jeong? Bagaimana dengannya?”

“Tidak. Kamu harus hidup. Jika kamu pergi lagi, Kang Hwa tidak akan bertahan.”

“Benar. Kang Hwa akan begitu.”

“Yuri, saat memberitahu semua, saat kamu tidak bisa mendapatkan tempatmu, selama tidak ada, aku terus  memikirkanmu sampai menjadi kebiasaan. Raih kesempatanmu. Ini adalah hidupmu.”

“Onnie, aku tidak menyerah. Aku hanya mengakui hidupku sudah berakhir.”

“Yuri, kamu akan mencari tempatmu bukan?”

Yuri pun pergi.

****

Min Jeong yang paling sendirian. Kalian bisa bayangin nggak. Nggak ada yang dukung dia. Kecuali saya. wkkwkwkwkw.

Ia nampak galau sendirian di rumah. Kang Hwa aja nggak ngajak ngomong.

Yang dilakukan Kang Hwa malah ia juga galau.

Kemudian Min Jeong muncul dan berkata pada Kang Hwa.

“Aku masih belum bisa menerima semua ini. tolong beri aku waktu.” Min Jeong pergi meninggalkan Kang Hwa yang nggak bilang apa-apa.

***

Bu Midong menjadi penengah ucapan si atlet. Diketahui bahwa Kim Bon meninggal bukan karena bunuh diri. melainkan karena dibunuh temannya dan dibuat seperti bunuh diri. surat yang nampak seperti wasiat sebenarnya bukan surat wasiat, tapi dia dipaksa mundur jadi atlet karena difitnah atas skandal.

Yang membenani si atlet adalah ia takut ibunya merasa bersalah dan berpikir menjadi penyebab kematiannya.

Kemudian karena kepo. Dokter Kye cari tahu tentang si atlet di internet.

***

Yuri menemui Min Jeong.

“Kamu persis seperti dia di foto. Kenapa aku tidak sadar? Aku benar-benar bodoh.”

“Maaf… maaf…”

“Kenapa kamu minta maaf? Karena hidup kembali? Karena membohongiku?”

“Semuanya.”

“Kalau kamu terus minta maaf. Aku harus bagaimana? Daripada minta maaf, kembalilah ke Kang Hwa dan Seo Woo karena mereka memilikmu. Kenapa minta maaf? Aku bingung dengan sikapmu.”

“Gumawo. Aku berterima kasih atas semuanya. Seharusnya aku hanya melihat Seo Woo kemudian pergi.”

“Hanya ingin melihat Seo Woo? Apakah itu mungkin? Apa cukup?”

“Bagiku melihatnya sudah cukup.”

“Akan lebih baik jika kamu bersikap jahat.” Ucap Min Jeong. “Itu bisa menjadi alasan atas hal yang aku pikirkan.”

“Aku juga berpikir demikian.”

*sepulang ini. Min Jeong minta cerai pada Kang Hwa. Merasa bahwa Kang Hwa dan Seo Woo bukan miliknya. Jadi, Min Jeong pun mundur.

Dan yang dilakukan Kang Hwa hanya menunduk. Sambil berkata maaf.

Tidak ada kalimat apa gitu. Min Jeong juga hanya menangis.

*****

Yuri jalan dengan ibunya.

“Yuri, kamu tidak kecewa? Selama 5 tahun kamu kehilangan semua milikmu?”

“Aku masih punya Omma. Selamanya milikku. Dari lahir sampai meninggal, Omma milikku.”

“Harusnya kamu memasukkan appa dan adikmu juga. Kang Hwa sangat menderita. Aku menolak Kang Hwa agar dia bisa menikah. Aku juga berdoa agar kamu tidak melihatnya.”

Mereka terus berjalan hingga nongkrong di taman.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!