Sinopsis Hi Bye Mama Episode 16 Part 1 (Final)

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 16 Part 1 (Final) – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih untuk yang sejauh ini sudah mengikuti yaaa… terima kasih sekali. Dan ini adalah episode akhir!!!!!!! Di banyak bagian saya hanya merangkum ya.

Akhirnya, Bu Mi Dong tahu alasan Yuri bangkit kembali. Itu karena permintaan dari Ibunya Yuri.

Yuri ada di pelukan ibunya. Ibunya menanyanyi.

****

Tidak ada barang Yuri yang dibuang. Yuri berkata pada ibunya. “Tidak apa jika aku menghilang. Aku akan ada di hatimu, Omma.”

“Benar. Keberadaanmu di hatiku sudah cukup.”

****

Esoknya, Kang Hwa masih belum mau terima.

“Pasti ada cara lain.” Ucap Kang Hwa.

“Tidak ada.” Jawab Yuri. “Kamu ingat saat Seo Woo ada di kulkas? Saat itu, dia nyaris meninggal. Ini bukan hanya ketakutan karena dia bisa melihat hantu. Aku sudah mati. Hidup seperti ini serasa janggal.”

“Yuriaaahhh…. “ Kang Hwa masih ngeyel.

“Mian.”

****

Yuri pergi ke tempat Bu Mi Dong. Bu Mi Dong memberikan kertas doa.

“Ini doa ibumu. Juga alasan kamu hidup.”

“Ini alasan aku hidup?”

“Ya. dan ternyata dikabulkan.”

“Aku tidak tahu apa-apa dan hanya mengkhawatirkan anakku.”

“Itu hal yang wajar.”

“Aku menjadi dukun karena menggantikan anakku. Tapi aku melarangnya berkunjung, yaa. aku juga seorang Omma. Kamu sedang diuji apakah kamu serakah atau tidak.”

“aku boleh menjadi serakah. Tapi hidup Seo Woo taruhannya. Aku tidak bisa melakukannya. aku akan naik. Sebagai gantinya, aku akan menggunakan sisa waktuku sebaik-baiknya. Awalnya aku bingung, ini hadiah atau hukuman. Tapi ini adalah hadiah.”

Saat Yuri bisa memeluk Seo Woo.

Dan saat dia bertemu dengan ibunya.

Saat bisa membawa Seo Woo kembali menemui nenek dan kakeknya. Saat Seo Woo mengelus kepala Yuri. Juga main bareng Hyeon Jeong.

“Jika dipikirkan. Aku bahkan belum memeluk anakku. Juga melakukan perpisahan dengan baik. Aku pasti sedih jika naik begitu saja. tapi sekarang tidak apa. aku bisa pergi setelah pamit pada Seo Woo.”

“Kamu telah berubah. Kamu lebih kuat. Seperti ibu sungguhan. Baik, kamu bisa pergi setelah menyelesaikan semuanya.”

***

Pertama. Bilang pada sahabatnya Hyeon Jeong.

“Yuri aah… tidak.”

“Jika Onnie jadi aku, bisakah melihat Ha Jun menderita selamanya? Sejak awal aku seharusnya tidak di sini. Aku pamit Unnie.”

“Kenapa….?”

“Unnie, tidak bisakah kamu membantuku? Tolong bantu aku. Aku ingin pergi sambil tersenyum. Tolong lepaskan aku.”

Hyeon Jeong menangis. “kamu sungguh harus pergi?”

“Ya.”

Nangis kejerlah si Unnie.

***

Kang Hwa menangis di depan abu Yuri.

“Aku tahu perasaanmu. Tapi apakah kamu tidak menyesal telah membuang waktu dan kesempatanmu?”

“Siapa kamu. Katakan sesuatu. Kamu mengenal Yuri?”

“Aku mengenal dia seperti kamu mengenalnya. Cha Yuri harus pergi.”

“Pasti ada cara.”

“Anakmu harus melihat arwah selamanya.”

“Biar aku yang menggantikannya.”

Bu Mi Dong menggeleng. “Tidak ada cara lain. Mengirim seseorang pergi dengan baik, adalah penghormatan.”

****

Hyeon Jeong menunjukkan gelang dari Min Jeong. “Min Jeong memberikan ini lalu pergi.”

“Lalu? Dia tidak mengatakan apapun?”

“Dia akan bercerai dengan Kang Hwa.”

“Apa? kenapa? Apa karena aku? Tidak boleh. Aku akan menemui Min Jeong.”

“Itu masalah mereka berdua. Kamu tidak boleh ikut campur.”

“Itu karena aku.”

“Itu bukan karena kamu. Sejak awal. Rumah tangga mereka memang sudah goyah.”

“Tidak. Unnie tahu? Oh Min Jeong sangat menyayangi Kang Hwa dan Seo Woo. Kang Hwa tidak bisa hidup tanpa Oh Min Jeong Unnie.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!