Sinopsis Hi Bye Mama Episode 6 Part 2

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 6 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mampir dan saya kasih rangkumannya saja ya.

Namun, para hantu memelas bahwa mereka punya sesuatu yang ingin mereka katakan pada keluarga mereka.

Akhirnya Yuri hanya membatasi 1 permintaan untuk 1 hantu.

****

Para hantu pun sibuk memikirkan permintaan yang akan ia sampaikan pada Yuri.

***

Cho Kang Hwa akhirya diadili oleh komite disipliner karena sudah selama 4 tahun ia tidak bisa masuk ruang OP.

Dokter Cho bahhkan tidak mengatakan pembelaan apapun kemudian pergi.

Dokter senior yang mendampingi Cho akhirnya buka mulut.

“Bukankah dokter juga manusia? Dia ruang OP, kita melaporkan kematian untuk banyak pasien. Setelah sejenak. Itu menjadi tidak berarti. Dengan pemikiran, sayang sekali satu orang lagi pergi meningalkan kita.”

“Benar, itu pekerjaan kita.” Ucap para komite.

“Tapi orang yang meninggal di atas meja operasi itu, coba saja bayangkan yang meninggalnya adalah istri-istri kalian. Ibu kalian, ayah kalian, atau anak kalian. Padahal kalian dokter. Bukankah dokter juga manusia?”

Dulu kala, Cho Kang Hwa mabuk-mabukan di kedai tenda. Ia saat itu masih berduka karena ditinggalkan oleh Yuri.

“Dia meninggal karena aku. Aku yang membunuhnya. Aku. Aku!!!!” Cho Kang Hwa memukuli badannya sendiri. ia menampar diri sendiri. ia menyalahkan diri sendiri.

***

Hyeon Jeong bersama putranya ada di kedai kopi.

Tak sengaja mendengarkan para ahjumma bergosip.

“Cerai? Sepertinya dia mencari firma hukum untuk meminta saran perceraian. Firma hukum yang didatanginya, milik kakak iparku.”

“Sudah tahu ini pasti akan terjadi. Sulit sekali membesarkan anak orang.”

“Kasihan sekali Seo Woo.”

Kemudian Hyeon Jeong mendatangi para penggosip ini dan bilang kekesalannya bahwa para ahjumma ini punya banyak sekali waktu untuk mengurusi masalah orang lain.

****

“Yuri, apa cukup bagimu melihat Seo Woo di TK saja? kamu tidak ingin merawatnya sendiri?” tanya Hyeon Jeong.

“Tidak. Kamu sering menanyakan itu. Sudah kujawab.”

“Kamu menjaga jarak dengan Kang Hwa karena Min Jeong bukan? Kamu tidak bisa berkutik jika Min Jeong ada bersama Kang Hwa.”

“Unnie, tempat itu bukan tempatku lagi. Min Jeong seharusnya menempatinya.”

“Min Jeong ingin bercerai.”

***

Seo Woo ikut latihan untuk anak keterlambatan bicara. Ia nampak membaik. Seo Woo bahkan menipu kepala Min Jeong yang diplester. Min Jeong hanya berterima kasih sambil berkaca-kaca.

***

Di jalanan. Min Jeong berpapasan dengan Yuri. Saat itu ada Seo Woo juga.

Yang dilakukan Seo Woo malah lari ke pelukan Yuri.

*mungkinkah Yuri bakalan menempati kembali posisi Min Jeong?

Min Jeong pun kembali mengambil Seo Woo.

***

Saat Min jeong mabuk. Ia lari-lari di jalanan dan dikejar Yuri dan Hyeon Jeong.

Min Jeong di pinggir jalan dan mencoba menyebrang.

“Aku lelah. Menakutkan. Wajahmu menakutkan.” Ucap Min Jeong pada Yuri.

Dan nggak sengaja mereka pun terjatuh bersama-sama karena saling menyenggol.

*Min Jeong mendadak ingat kejadian itu.

****

“Aku bisa melakukannya?” tanya Yuri pada Min Jeong. *bertanya apakah ia bisa menjadi ibu dari Seo Woo.

***

“Bahkan saat sekarat. Keluarga kita tetap yang utama.” Ucap Yuri. Para hantu nampak memikirkan keluarga mereka.

Bersambung... klik di sini kelanjutannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!