Sinopsis Hi Bye Mama Episode 8 Part 1

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 8 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalen bisa cari di tulisan yang ini yaaa… terima kasih untuk mengikuti sinopsisnya sejauh ini. terima kasih.

Gye tahun 2016 mendapatkan dukumen pemesanan vila atas nama dirinya dan istri kemudian Kang Hwa dan Yuri. “Saat individu masuk begitu dalam ke kehidupan kita. Perpisahan datang begitu saja. mencemooh masa-masa saat bersama.”

Hyeon Jeong yang saat itu rindu. Hanya menangis saat membuat status.

“ada yang menghadadapi Perpisahan dengan menghadapi kesedihan yang datang membanjiri.”

***

Ibu dari Yuri sendiri terus membersihkan rumah. Ia juga bermain game. Mencoba menghibur diri dari perpisahan dengan anaknya.

Episode 8 (Orang yang tidak bisa mengucapkan selamat tinggal).

“Oppa.” Ucap Min Jeong pada Kang Hwa.

“Hei, tukang mimisan.” Ucap Pil Seung pada Yuri.

Pil Seung akhirnya ikut pergi bersama Yuri. Kemudian Pil Seung ditinggalkan di minimarket.

***

“Kenapa kamu satu payung dengannya?” tanya Kang Hwa. “Kamu biasanya tidak suka mengobrol dengan tetangga. Tapi kalian tertawa bersama.”

“Benarkah aku tertawa? Dia memang agak aneh. Dia bilang aku orang baik. Bukankah itu aneh.”

“Kamu memang baik.”

“Jangan bicara omong kosong.”

“Kalau begitu, biarkan dia mengasuh Seo Woo.” Ucap Min Jeong.

“Ya.”

***

Kang Hwa, Gye dan Hyeon Jeong merasa ada sesuatu yang dirahasiakan oleh Yuri. Karena Yuri terlihat sangat mengenal Min Jeong.

***

“Apakah Min Jeong ingin bercerai?” tanya Hyeon Jeong pada Kang Hwa.

“Tidak. Aku merasa bersalah hingga tak sanggup menatap mata Min Jeong.”

“Begitu rupanya.”

“Noona, aku hampir gila. Mengenai Seo Woo, sepertinya pihak sekolah memintanya menjalani penilaian psikologis, tapi, kemampuan bahasa, kognitif, dan sosial, hasilnya dibawah rata-rata. Noona, bagaimana ini.”

“Aku sudah menduganya. Apa selambat itu.”

“Aku bilang pada Min Jeong jangan cemas.”

“Yak!!! Apa kamu sudah gila? Astgaaaa… kamu juga salah karena tidak memikirkan perasaan Min Jeong.”

***

Yuri malah mengunjungi anjingnya Popo. Anjing ini memang bisa melihat hantu yaa.. waktu Yuri masih jadi hantu, Popo masih bermain dengan Yuri.

Yuri juga meninggalkan banyak minuman kesehatan.

Para kelurga merasa aneh karena obat yang dikirimkan sesuai dengan sakit mereka dan Popo tidak menyalak saat ada orang yang datang.

***

Ibu Yuri pun pergi naik sepeda ke taman. Ia mengayuh untuk mengusir kepenatannya.

Ahjumma menuntun sepeda di taman. Dan sebenarnya, orang yang ada di depannya, sedang berjalan kaki adalah Yuri.

Keduanya sama-sama tidak menyadari kehadiran satu sama lain.

***

Di rumah abu. Ada Pak Kim (arwah sang supir) kedatangan anaknya yang akan menikah. Para hantu yang lain pun memberikan selamat pada Pak Kim.

Sementara  hantu nenek pergi ke rumah sakit melihat anaknya yang sakit.

Oh yaaa. Hantu altet bisbol juga terus mengikuti dokter Gye.

***

Hantu Pak Kim akan ke TK dan susah masuk sebab diberi segel oleh Yuri. Mereka pun bertemu. Ternyata Pak Kim adalah ayah dari guru di TK.

“Maafkan aku.”

“Tidak apa-apa. kamu tidak tahu.” Ucap Yuri. “Aku juga awalnya tidak tahu.”

“Baiklah, kalau begitu mulai sekarang aku tidak akan masuk ke TK.”

“Baik. Aku tidak tahu bahwa Guru Kim ternyata putrimu. Selamat yaaa. dia akan menikah.”

“Apa terjadi hal buruk pada putriku? Lusa dia menikah tapi dia nampak sedih. Aku tidak berguna untuknya. Aku jadi merasa bersalah.” Eehh mau nikah guys. Bukan sudah menikah. Mian.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!