Sinopsis Hi Bye Mama Episode 9 Part 1

Sinopsis Hi Bye Mama Episode 9 Part 1 – Beberapa sedang menjadi pertimbangan saya. diantaranya adalah saya akan berhenti menulis sinopsis. Tapi, untuk yang masih berlanjut, saya masih buat sampai selesai. Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih.

Kilasn balik saat 2013.

Cho Kang Hwa memang sejak dulu suka baper kalau lihat pasiennya meninggal. Di saat itulah Cha Yuri menemaninya. Ia memeluk suaminya saat sedih ada pasien yang meninggal. Yuri membuatnya menjadi keceriaan.

****

Maka semuanya menjadi sulit ketika Cha Yuri meninggal. Yuri yang sudah menjadi hantu hanya mengikuti Kang Hwa tanpa paham harus berbuat apa.

Hingga datanglah Min Jeong yang mengajak Kang Hwa makan bareng.

Min Jeong makan dua porsi dan sedikit membuat Kang Hwa tersenyum.

Saat itulah Cha Yuri mulai sadar bahwa suaminya punya sedikit alasan untuk tersenyum. Mulai bercahaya kembali.

****

Kembali ke episode sebelumnya. Saat Ibu Yuri melihat anaknya menangis di jalanan.

Hyeon Jeong pun langsung menelepon Kang Hwa.

Ternyata Ibunya Yuri ada di rumah sakit.

Ibu Yuri masih belum merelakan anaknya dan selalu ke kuil. Dia mengatakan sudah memberikan makanan terbaik dan baju terbaik. Masih banyak hal baik lainnya yang bisa ia berikan. Namun Yuri berpulang.

Ahjumma bangun dan berkata. “Aku melihat seseorang. tapi…”

Dan Yuri muncul di depannya sambil menangis. Ahjumma mencoba memegang wajahnya Yuri.

“Bukankah kamu anakku?”

“Omma…” nangis lagilah mereka. Nangis lagilah saya. mana kalian tahu bukan? Kalau akting ahjumma kali ini emang bagus banget.

***

Ayah Yuri dan adik Yuri datang.

Melihat keajaiban terjadi. Mereka bengong. Suara piano yang melantun indah. Kesedihan muncul. Barangkali, kesedihan ini adalah bahagia yang paling bahagia.

***

Hyeon Jeong juga menangis saat menyetir pulang bersama dokter Gye. Ia sampai turun ke jelanan.

“Noona, ada apa? bukankah berjalan baik? Yuri bertemu dengan kedua orangtuanya. Perlahan semua akan kembali ke seperti semula.”

“Seo Woo? Kang Hwa? Awalnya mereka keluarga Yuri. Itu tempat Yuri.”

“Bukan begitu… itu… pelan-pelan saja.”

“Dia tidak tahu. Dia tidak ingin hidup kembali… Yuri hanya….” Hyeon Jeong menangis.

“Noona. Apa yang terjadi pada Yuri? Jangan menangis Noona.”

***

Yuri pun pulang bersama keluarganya.

Mereka sangat bahagia.

***

Sementara di rumah abu, ada berita tentang atlet bisbol yang memungkinkan dia tidak mati karena bunuh diri. Sebab, dia adalah orang yang postif dan ceria. Dokter Gye bahkan memberikan keterangan di TV.

***

Pagi berganti, Yuri melihat kiriman dari rumah sakit untuk ibunya. Sebuah dokumen/obat yang di mana, Ibunya Yuri membutuhkan operasi thorax. Dokternya adalah Cho Kang Kwa.

Seo Woo diantarkan oleh Min Jeong. Yuri memberikan dua kopi kaleng untuk Min Jeong. Ia tahu sekali apa yang biasanya Min Jeong minum.

Kemudian Min Jeong mendengarkan kabar desas desus dari para ahjumma bahwa Yuri yang kerja di dapur sangat memperdulikan Seo Woo dan mirip dengan Seo Woo.

Min Jeong pun mulai berpikir.

****

Hantu Supir Kim curhat pada hantu ahjumma.

Saat dia susah dan membutuhkan 20 juta won untuk mengobati luka bakar anaknya. Ia mencari ke sana dan ke mari tapi nggak dapat. Ia menyerah dan akan pulang.

Hingga ada kabar baik bahwa Tuan Baek *hantu yang suka ngejek dia membayar tagihan rimah sakit.

“Benarkah dia melakukannya?” tanya Ahjumma.

“Uangnya mungkin tak berarti bagi Pak Baek, tapi dia adalah sosok penyelamat bagiku. Terlahir sebagai manusia, seiring berlajannya waktu kita lupa bersyukur,dan tidak tahu berterima kasih.”

“Ya. walau dia suka memakimu. Dia sudah melewati banyak hal denganmu.”

Pak Kim tersenyum melihat abu Pak Baek.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini yaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!