Sinopsis Hotel del Luna Episode 11 Part 8

Sinopsis Hotel del Luna Episode 11 Part 8 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini... heheheh huuuuhhuu pegeeelll cuy.

Chan Sung masih di ruangannya di del luna. Ia berbincang dengan Sancez lewat telepon. “Veronica belum datang?”

“Aku sudah menunggunya, berpikir bahwa penerbangannya tertunda. Tapi ternyata tidak tertunda. Dia bahkan tidak mengangkat teleponnya. Chan Sung ah, apakah Veronica menghindariku karena mengetahui rencanaku melamarnya?”

“Veronica menyukaimu lebih dari Hyung menyukainya.”

“Tidak. Aku sangat mencintainya. Veronica tidak pernah melanggar janji.” Kemudian ada pesan masuk. Sancez menyudahi telepon.

Nyatanya hantu Veronica sudah ada di depan Chan Sung.

Sancez membaca pesan dan langsung lari.

***

Chan Sung lari ke rumah. “Sancez, apa maksudmu kecelakaan?”

“Veronica terluka. Sepertinya…dia mengalami kecelakaan mobil di sanghai. Aku harus pergi sekarang.”

“Seberapa parahnya dia?”

“Aku harus memeriksanya. Aku yakin dia baik-baik saja.”

Kemudian Chan Sung melihat hantu Veronica.

“Bahkan jika pergi ke sana. Kamu tidak akan dapat melihatnya.”

“Hei, jangan katakan itu.”

“Sudah terlambat.”

“ada apa denganmu?” Sancez marah. “Aku belum terlambat!!!”

“Hyung, aku akan membantumu melihatnya. Jika kamu ke hotel kami sekarang. Kamu akan melihat Veronica.”

“Apa maksudmu?”

“Kamu percaya aku? Kita tidak punya waktu. kamu bahkan tidak akan melihat veronica jika terlambat.”

***

Chan Sung datang dengan Sancez. “Ada seorang tamu wanita yang datang tepat sesudah kita. Kita akan menunggu di sky lounge. Tolong bawa dia dengan cara yang baik.”

“Baik.” Ucap Ji.

***

Perempuan penuh sirop pun datang.

****

Chan Sung membawa Sancez ke atas. Mereka sampai di atap.

“Ini adalah hotel yang sangat istimewa. Ini adalah hotel untuk hantu.”

“Apa?”

“Aku tidak punya waktu untuk menjelaskannya. Kamu juga bisa melihat hantu sebelum gerhana selesai. Jadi, kamu punya waktu memberikan salam perpiasahan pada Veronica.”

“Berhenti bercanda. Bagaimana Veronica bisa datang ke sini?”

“Karena dia sudah meninggal.”

Munculah Veronica Bukan Park. Saosnya sudah ilang.

***

“Mianhae. Aku mengejutkanmu seperti ini. jangan terlalu banyak menangis karena aku. Aku memiliki kehidupan yang bahagia karena kamu.”

Ost lagi.

*nggak terlalu menyentuh sih.

“Cintaku yang sangat tampan, selamat tinggal.”

Sancez memeluk dan tubuh Veronica menghilang.

***

Nona Choi berbisik pada Man Wol. “Teman Manager Ku, harus mengucapkan selamat tinggal pada kekasihnya. Kematian mendadak seperti itu membuat mereka yang ditinggalkan dalam kesedihan.”

“Aku hanya melihat hantu, jadi, sudah lama aku tidak melihat kesedihan manusia.” Ucap Man Wol saat melihat Chan Sung terdiam.

***

Nona Choi masuk ke 404.

“Kami senang kalian menginap di sini.”

“Ya. Kami tidak bisa melupakan waktu yang kami habiskan  di hotel ini.”

“Terima kasih. Selamat tinggal.”

Mereka keluar pintu dan tembok yang tadinya ada pintu menghilang.

“Persis yang dikatakan orangtuaku. Ini adalah hotel yang tidak dapat ditemukan lagi.”

“Ketika kita punya anak nanti. Ayo kita menemukan hotel ini lagi untuk bulan madu mereka kelak.”

“Baiklah.”

***

“Pemakaman Veronica akan diadakan di Italia. Sancez akan tinggal di sana sementara.” Ucap Chan Sung pada Mira.

“Aku merasa kasihan pada Sancez. Dia bahkan tidak bisa melihat kekasihnya di saat terakhir. Dia tidak bisa mengucapkan salam perpisahan.”

“Dia melihatnya. Dia mengucapkan salam perpisahan juga. Dia belajar bahwa kematian bukan akhir. Jadi, aku yakin Sancez akan melewatinya.”

“Jadi, dia sudah mengucapkan salam rupanya. Tapi bagaimana dia bisa melihatnya? Bukankah dia meninggal di sanghai?”

Kemudian pria-pria suruhan Nyonya Hwang mendatangi Chan Sung lagi.

Lanjut ke bagian 9. Bagian terakhir klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!