Sinopsis Hotel del Luna Episode 11 Part 9

Sinopsis Hotel del Luna Episode 11 Part 9 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa… ini bagian yang terakhir.

Di pinggir jalan, Yoona sudah membuat sketsa gambar pelaku. Lampu sudah hijau, Yoona pun menyebrang. Eehh ada mobil mendadak berhenti.

“Maafkan aku. Maafkan aku.” Dialah pelaku.

Melihat ada hantu di dalam mobil dan sketsanya mirip. Yoona malah naik Taxi untuk mengejarnya.

 

**

“Dia benar-benar membuntutiku.” Ucap pelaku. Kenapa siswa imut ini mengikutiku? Lebih baik aku bertanya.”

***

Chan Sung bicara dengan Hwang.

“Aku dengar anak-anak menikmatinya. Terima kasih. Jika kamu akhirnya berhenti dari pekerjaanmu di hotel del luna, datanglah mencariku. Sajang-nim bilang kamu kompeten. Dan merekomendasikan kepadaku.”

“Aku tidak berpikir akan berhenti.”

“menurut Jang Sajang, kamu bilang kamu akan pergi.”

***

Kilas balik.

“Ada tamu yang harus dilihat Chan Sung. Begitu dia melihat tamu itu keluar, dia akan meninggalkan tempat ini.” Ucap Man Wol.

Tamunya adalah dirinya.

Kilas balik selesai.

****

“Apa dia bilang begitu?”

“Apa mereka membuat aturan baru untuk manager umum hotel? Siapa tamu terakhir yang akan kamu kirim?”

“Dialah orang yang kusukai.”

“Ini akan berat bagimu.”

“Sepertinya begitu. Terlalu sulit bagiku untuk menghibur diriku sendiri begitu saatnya tiba.”

***

Man Wol menelepon Chan Sung. “Sedang apa? Apa kamu tidur?”

“Tidak. Aku melihat bulan.”

“Bulan? Bagaimana kamu melihat bulan di siang hari.”

“Benar juga. Jika aku ingin melihatnya tapi tidak bisa, ternyata ini sulit.” Chan Sung memandang langit.

“Kamu di mana?”

“aku dalam perjalanan pulang.”

“Tunggu di sana. Aku akan mendatangimu.” Man Wol mematikan teleponnya.

***

Yoona menelepon Chan Sung. “aku sudah menemukan mobil itu.”

“Di mana kamu sekarang?”

***

Man Wol akan keluar dan melihat bunga dari Chan Sung layu. 2 kelopaknya lepas.

***

Pelaku pembunuhan melihat Yoona dari CCTV. “Kenapa dia mengikutiku sampai jauh ke sini?” Hantu di sampingnya pun terlihat.

**

Chan Sung mendatangi Yoona.

“Orang di sketsa dan pemilik mobil itu terlihat sama. Mungkinkah dia pelakunya?”

Sancez melihatnya dengan aneh.

“Kenapa?” tanya Yoona.

“Dia sangat mirip dengan seseorang yang kukenal. Aku akan memeriksanya sekarang. Kamu pulang saja.”

Yoona pun pergi.

***

Man Wol sudah sampai di rumah Sancez.

***

Chan Sung masuk keruangan. Nampak seperti bar.

Chan Sung pun melihat temannya dalam figura.

Dan ada hantu menampakkan diri.

***

Mago hitam muncul di hadapan Man Wol. “Orang yang kutunggu tidak datang. Tapi mago yang datang.”

“Kenapa?”

“Kenapa aku dewa yang paling tidak ingin kamu lihat? Kamu tidak peduli reinkarnasi, penyembuhan dan koneksi.”

“Lalu? Kamu di sini untuk melakukan itu untukku?”

“Aku mendengar bunga-bunga mekar. Artinya kamu kehilangan sesuatu juga.”

“Apa kamu pikir aku takut melihat bunga layu?”

“Bagaimana dengan yang membantumu memekarkan bunga? Bagaimana jika kamu kehilangan dia?”

***

Chan Sung akhirnya bertemu dengan wajah yang tidak asing.

“Senang bertemu denganmu, Ku Chan Sung.”

***

“Man Wol kamu sombong dan bodoh. Apa kamu bilang kamu tidak takut melihat bunga layu? Tidak. Bungamu akan mulai layu saat kamu menjadi takut.”

Man Wol mundur.

Bunga pohon bulan berjatuhan.

Chan Sung berhadapan dengan pembunuh.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Komentar….

Episode 12, Chan Sung penuh dengan plester mukanya.

Episode 11 kali ini, saya merasa yang seru ada di ujung aja. Awal dan menuju tengah, saya udah mulai jengah. Ahahhahaha. Apa saya lebih cocok nulis sinops yang penuh konflik yaaa?

bahkan untuk kisah Sancez malah gagal ngena.

tentang pengantin baru yang ena ena di del luna, kesannya malah kayak orang serakah yang selalu ingin dapat segalanya sampai generasi ke sejuta.

Udah ah saya nggak mau komen banyak.

ost baru saya upload ke telegram kalau sudah ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!