Sinopsis Hotel del Luna Episode 12 Part 1

Sinopsis Hotel del Luna Episode 12 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah menanti. Saya baru pulang dari rumah sakit. Whwhwhhwhe. Terus ngunduh dramanya lama. Btw, selamat membaca aja. Episode kali ini 1 jam 26 menit. Tambah lama aja anjay.

Man Wol malah tertawa sinis mendengar ucapan Mago Hitam. “Kenapa kamu melakukan ini padaku? Aku sangat takut. Dan saat aku mulai menggigil ketakutan lalu bunga-bunga perlahan mulai berguguran.” Man Wol malah mengejek. “Saat itulah kamu akan menyeretku ke alam baka? Benar. Aku sudah tahu betapa usilnya kalian. Tidak perlu begitu. Bawa dia ke hadapanku sekarang juga. Kita bisa mengakhiri dengan rapi dan akhirnya aku akan menghilang. Persis seperti yang kamu harapkan. Selama bertahun-tahun tak berujung yang kutanggung,”

“Ku Chan Sung, yang akhirnya akan membawamu padaku.”

“Kenapa kamu terus melibatkan Ku Chan Sung?” Man Wol malah marah.

“Bukan aku yang melibatkan dia. Tapi orang yang menginginkan kamu pergi dengan damai. Kamu sudah hidup selama 1.000 tahun. Dan semua yang kamu harapkan sudah tidak ada lagi. Dan konsekuensi yang harus ditanggung Ku Chan Sung sangatlah tidak adil. Tidak adil ataupun objektif.”

“Aku mencoba menghentikannya. Chan Sung yang memilih tetap di sampingku.”

“Kamu seperti penyihir jahat.” Mago Hitam gemas.

“Ya ya ya. Aku penyihir jahat yang membuatnya menetap bahkan saat aku tahu akhir yang akan terjadi.”

“Kamu sangat jahat. Karena kamu, dia bahkan harus bertemu dengan orang yang paling menyakitinya.” *Mboke Chan Sung. “Apalagi yang harus dilaluinya karena kamu? Kamu goyah seperti daun. Senang sekali melihatnya.” Mago pun menghilang.

***

“Ku Chan Sung bukan? Apa kamu tidak mengingatku? Aku Seol Ji Won. Kita dulu belajar di Boston bersama.”

“Ya, Seol Ji Won. Kamu rupanya.”

“Ada perlu apa kemari? Apa sancez memberitahumu tentangku? Atau Mira?”

“Tidak. Orang lain. Dia bilang dia berpapasan denganmu. Tapi aku terkejut bertemu kamu di sini.”

“Benarkah?” *Ji Won ingat Yoona. “Aku yakin kamu tidak datang ke sini kerena merindukanku. Jadi, ada perlu apa?

“Aku dengar kamu ke korea untuk sekolah hukum? Apa kamu berhenti? Kamu bilang ayahmu adalah hakim. Apa dia menyerah padamu?”

“Dia tidak menyerah padaku tapi dia meninggal. Jadi, aku hanya melakukan apa yang aku sukai.”

“Apa yang kamu sukai ada di sini?” *hening sebentar. “Pasti anggur. Apa kamu punya banyak anggur yang enak?” Chan Sung malah mencium anggur Seo dalam gelas. “Aku coba segelas ya?”

“Baiklah. Silakan.” Seo pun pergi sebentar.

***

Chan Sung bicara pada Hantu. “Apa orang itu yang membunuhmu?” Hantu pun mengangguk.

***

Seo menyiapkan anggur. Ia berjalan dan memberikannya pada Chan Sung. Tapi Chan Sung malah nggak ada. terlihat tirai yang sedikit terbuka. Kaget. Seo pun menjatuhkan gelas dan botolnya. Rupanya ada Chan Sung di dalamnya.

Seo malah menutup tirai. Mengendap-endap pada  Chan Sung. “Apa yang kamu lakukan di sini?”

Chan Sung berbalik.

“Bagaimana denganmu? Apa yang kamu lakukan di sini? Apa hobimu membunuh orang?”

Mereka berhadapan.

Seo membawa benda tajam dan langsung menyerang Chan Sung. Tentu saja ada adegan bak bik buk belalang kuncup di sini.

***

Di sisi lain, Man Wol sudah di del luna dan sangat khawatir. “Kata dia kami akan bertemu, tapi dia tidak muncul atau mengangkat teleponnya, aneh. Aku harus tahu dan mencari ke mana perginya dia.”

“Aku yakin ada alasan. Kenapa kamu sangat gelisah?” tanya Choi.

*tentu saja karena ucapan Mago. Man Wol pun bergegas pergi.

***

Sementara Yoona kembali ke tempat ia bertemu Chan Sung. Sudah ada orang berkerumun dan polisi.

***

Yoona langsung menelepon Ji yang sedang kerja. “Ottokeeee,,,, kelihatannya Manager Ku terluka. Bagaimana jika dia meninggal?”

“Apa?”

***

Kim berkata pada Ji. “Si pilihan ketiga sudah meninggal?”

“Sepertinya dia meninggal saat pergi untuk menangkap si pembunuh.” Jawab Ji.

Man Wol baru saja keluar dari lift. “Jang sajang. Katanya Manager Ku sudah meninggal.”

Man Wol kaget. “Apa?”

“Yoona mengikuti mobil dan dia bilang dia ingin menemukan pembunuh para tamu. Tapi Manager Ku bilang ini terlalu bahaya baginya dan dia pergi sendiri.”

“Jangan bicara omong kosong. Kenapa Ku Chan Sung mati?”

“Yoona melihat bahwa dia dibawa dengan ambulance.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!