Sinopsis Hotel del Luna Episode 14 Part 2

Sinopsis Hotel del Luna Episode 14 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Ji menarik Yoona keluar rumah sakit. “Sudah kubilang kamu jangan repot-repot.”

“Apa pria itu ada hubungannya dengan kematianmu? Apa dia mencuri semua yang seharusnya menjadi milikmu dan dia menggantikanmu hidup seperti sekarang?”

“Itu bukan urusanmu.”

“Itu sebabnya kamu tidak bisa ke alam baka. Kamu tidak tahan dia menggunakan namamu dan hidup dengan baik.”

“Siapa yang peduli. Aku sudah mati. Lihatlah dirimu menjalani kehidupan yang baik.”

“Benar. Aku mencurinya dari seseorang juga.” Yoona ngambek dan pergi.”

***

Karena Yeon Woo masih di rumah Sancez. Pada rekan detektif mengunjungi Yeon Woo. Mereka bahkan makan semangka di halaman. Kedaaan nampak aman dan Sancez mengatakannya lewat telepon pada Chan Sung yang masih di hotel.

****

Choi menemui Chan Sung. “Kamu ingat sajangnim pernah mengundang seorang perempuan?” *Maksudnya Mira. “Dari apa yang kudengar. Dia adalah temanmu.”

“Benar.”

“Apa dia berkaitan dengan sajangnim di kehidupan sebelumnya? Aku yakin mereka bernasib buruk. Kami tidak pernah mencari tahu tentang sajangnim. Karena kami berpikir dia tidak pernah berniat pergi sesudah menyelesaikan dendamnya.  Tapi pohon bulan sudah berubah. Dan kupikir itu berubah karena ikatan yang kamu bawa.”

“Benar.”

“Selain wanita itu. Akankah sajang nim menghadapi lebih banyak ikatan dari masa lalunya?”

“mungkin aku akan membawakannya pada yang lain.”

“Itu sebabnya Mago membawamu kemari. Lalu, apakah kamu punya ikatan dengan sajang nim juga?”

“Tidak ada.”

“Benarkah? Aneh. Kalau begitu, kenapa Mago memilihmu? Mago pasti punya alasan. Bagaimanapun, itu menghasilkan cinta.”

“Aku akan ada di sampingnya.”

“Sajangnim akan menemui orang yang memberikannya rasa sakit. Kasihan sekali.”

**

Di pohon bulan ada Mago dan Man Wol. “Jang Man Wol. Kenapa kamu pergi?”

“Aku tidak ingin melihatmu. Kagumi bunga itu semaumu dan pergilah saja.”

“lalu, kamu akan membiarkan dia? Pura-pura tidak tahu apa-apa? Kamu sudah bertemu dengannya.” Man Wol berbalik mendengarnya. Ini ttg bambang. “Kamu tidak bisa lari darinya. Dia sudah di sisimu. Akhirnya aku memberikan ini kepadamu. Ini milikmu.” Ornamen bulan diberikan.

Man Wol mengambilnya dan ingat ucapan Chan Sung.

“Apa dia Ku Chan Sung?”

“Jika itu dia, apa kamu dapat menerimanya?”

“Apa Ku Chan Sung adalah orang itu?” Man Wol pun teriak.

“Pria yang sudah kamu tunggu lebih dari 1000 tahun akhirnya muncul. Kenapa hantimu gentar? Kamu begitu PD kalau dia datang ke dunia ini maka kamu akan membunuh dan melenyapkannya. Apakah kamu akan menyesalinya sekarang?”

“Jadi, aku tanya. Apa dia Ku Chan Sung?”

“Kamu sudah menumpuk kebencianmu terlalu lama. Kenapa kamu tidak lepaskan kebencianmu dengan cintamu yang butuh waktu lama untuk mencapaimu?”

“Aku sudah membenci pria itu hingga lebih dari 1000 tahun. Tapi kamu mau melihatnya sebagai orang yang kucintai?”

“Aku penasaran mana pria yang kamu lihat. Kamu akan melihat Bambang dan membunuhnya? Atau kamu melihat Chan Sung dan menyelamatkannya? Itu adalah keputusanmu.”

Mago pergi. Man Wol menangis.

***

Man Wol bertemu dengan Chan Sung di koridor dan mengingat persamaan Chan Sung dan Bambang.

Tbtb Man Wol lari dan menusuk Chan Sung dengan ornamen yang ia bawa.

“Sudah kubilang. Percayalah kepadaku.” Ucap Chan Sung yang kemudian terjatuh.

*Ornamen itu emang tadinya jepit rambut. Tapi pas dibawa lari jadi pedang ukuran sedang.

Dan itu hanya imajinasi.

Anjayyyyy anjayyy anjayyy…

Ada Choi datang menanyakan keadaan Man Wol.

“Barusan aku membunuh Chan Sung dalam kepalaku. Akankah dia lelaki yang selama ini aku benci?”

“Aku yakin bukan. Manager Ku bilang itu bukan dia.”

“Ya. Tapi ada kemungkinan.”

“Kini, apa yang akan kamu lakukan?”

“Aku tidak pernah bisa membunuh Chan Sung. Mago memintaku melepaskan semuanya. Aku harus berpikir keras untuk melakukan hal itu.”

Berlanjut ke bagian 3 ya. klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!