Sinopsis Hotel del Luna Episode 15 Part 3

Sinopsis Hotel del Luna Episode 15 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca… saya nggak tahu dibagi jadi berapa part. Yang jelas hayokk lanjut sajah.

Chan Sung menemui Mago pengemis. “Apakah kamu menikmati makanannya?”

“kamu siapa?”

“Aku datang untuk mendapatkan bunga Pohon Bulan. Namaku Ku Chan Sung dan kakakmu mengutusku.”

“Unnie mengutusmu? Kamu berasal dari tempat yang sangat jauh.”

“Aku tahu kamu menghukum Jang Man Wol atas apa yang dia perbuat. Tapi bisakah kamu berhenti?”

“Aku berencana untuk membuatnya bangkrut.”

“Mohon bersikap baiklah. Aku benci melihatnya menderita.”

“Kenapa kamu tidak suka? Jika kamu tidak suka, maukah kamu bermain denganku? Kamu yang memilih permainannya.”

“Bagaimana dengan baduk?”

“Aku suka baduk.”

Mereka pun main. Man Wol dan duo del luna melihat dan saling bergibah. Pertandingan nampak sangat imbang.

Akhirnya Mago berkata. “Aku kalah.” Man Wol dan Dua del luna pun kegirangan. Akhirnya Mago pengemis keluar dari Penginapan Man Wol.

***

Chan Sung membuat pernyataan bahwa Man Wol tidak akan judi lagi dan sampe Man Wol ttd segala. Chan Sung masih mengomel dan minta Man Wol menjual 3 kudanya untuk membayar utang. *kelakuannya konsisten sih.

Tidak cukup itu, Chan Sung membuatkan peta dan lokasi makanan enak.

“Kamu mau makan denganku? Apa kamu tertarik bekerja sebagai pelayan di sini? Aku menyukaimu. Tetaplah di sampingku.” Man Wol menuangkan anggur dan Chan Sung ingat kata Mago yang bilang nggak boleh makan apapun.

*Chan Sung mulai berpikir bahwa dia tinggal. Dia nggak akan khawatir ditinggalin Man Wol. Tapi dia nggak minum. “aku harus kembali. Ada seseorang yang sedang kutunggu.”

“Apa kekasihmu?”

“Ya. Dia seseorang yang sangat kukasihi.”

“Sayang sekali.”

****

Chan Sung pun membawa bunga bulan.

“Jika kamu pergi. Semua kenangan soal mereka yang bepergian ke masa lalu akan hilang.” Ucap Mago Pengemis yang tbtb muncul.

“Apa kamu datang untuk memeriksaku karena kamu khawatir aku tidak akan pergi?”

“Pilihanmu, kembali atau tinggal. Jika kamu tinggal, kamu akan menjadi pelayan Jang Man Wol ke 85. Apa kamu akan kembali dan menjadi orang yang mengantarnya? Di sini, kamu hanya orang yang singgah. Kamu yang putuskan.” Mago pergi.

Chan Sung memandang penginapan. Kemudian keluar kembali.

****

Di lorong alam baka. Nampak mobil kembali.

***

Chan Sung memberikan bunganya pada Mago. “Terima kasih sudah mengembalikan ini.”

“Aku bisa mengerti kenapa kamu mengutusku. Kamu membuatku sadar bagaimana perasaanku sambil menunggunya.”

“Untuk sekarang, kamu pasti gembira. Man Wol sudah tiba.” Aaaahhh cieeeee…. Chan Sung langsung lari.

Melihat Chan Sung lari. Trio del luna ikutan juga.

***

Man Wol langsung dipeluk. “Maaf terlambat. Di sana mungkin singkat. Tapi kamu menunggu terlalu lama.”

Yang lain pun mendatangi.

Man Wol dipeluk empat orang.

*sedikit efeknya, Man Wol amnesia.

*wkwkwkwk… sumpah ni drama kok kesannya B aja ya di sini.

***

“Jangan khawatir. Aku tidak melupakan apapun tentangmu.” Ucap Man Wol pada Chan Sung.

“Aku akan mengujimu.”

“Kamu merepotkan.”

“Kamu ingat Oh Chung Wan?”

“Bagaimana kamu tahu Oh Chung Wan?”

“Bahkan kenanganmu dari 200 tahun yang lalu masih aman.”

“Kim Sunbae pasti bergosip di belakangku.”

Chan Sung juga cerita bahwa dia baru pulang dari perjalanan mengambil bunga pohon bulan. Man Wol pun tahu bahwa Mago sedang membuat anggur baru.

Lanjut ke bagian 4 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!