Sinopsis Hotel del Luna Episode 15 Part 5

Sinopsis Hotel del Luna Episode 15 Part 5 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca dan mengikuti ya.

Yoona masih di meja depan. Ia bicara pada Chan Sung. “Hyun Joong melarikan diri segera sesudah melihat orang tua itu.” *kakek masih duduk di kursi.

“Sepertinya dia tidak ingin menemuinya.”

“Aku tidak membawa kakek agar dia merasa nyaman. Ji bisa mendapatkan kembali hidupnya yang dicuri saat kakek masih hidup. Itu sebabnya aku membawanya ke sini.”

“Ji perlu memituskannya sendiri.”

****

Ji lagi ngorek-ngorek tanah di bawah pohon bulan.

***

Kilas balik menurut Kim yang cerita pada Chan Sung dan Choi adalah saat itu ada pemboman. Adik Ji bisa selamat. Adiknya luka parah di dalam pegunungan. Saat Ji mengambil air, seseorang menodong Ji dan dia adalah Tae Suk.

Tae Suk tidak jadi menembak. Ji malah memberinya makan kentang.

“Adikku terluka parah. Apa kamu tahu jalan pintas? Kami akan menuju tempat paman kami di Busan. Ikut dengan kami, Tae Suk.”

Tae Suk malah meminta Ji melepaskan seragamnya dan bertukar dengannya. Tae Suk bahkan membawa barang bawaan Ji. Saat rebutan barang bawaan karena ada obatnya Hyun Mi. Ji tertembak oleh senapan Tae Suk.

Adik Ji mencari kakaknya.

Tae Suk minta maaf karena merasa tidak sengaja. “Jagalah adikku. Bawa adikku. Jebbal,”

Mayat Ji ditinggal dan adik Ji dibawa oleh Tae Suk.

Saat itulah Tae Suk hidup sebagai Ji.

***

“Ji menceritakan adiknya dengan senyuman, dia mungkin benci melihat temannya merawat adiknya.” Ucap Choi berpendapat di depan Kim dan Chan Sung.

***

Man Wol mendatangi Ji. “Ji, kenapa kamu merajuk di sini? Daun dan bunga semuanya sudah hilang, sehingga terlihat sangat lusuh. Dan terlihat lebih buruk karena seorang pria yang duduk tampak seperti seekor anjing yang terjebak dalam hujan.”

Man Wol ke samping Ji.

“Ini tidak adil. Sulit untuk melihat bagaimana dia melakukan segalanya yang kuimpikan. Aku tidak akan memaafkannya.”

“Bagaimana bisa kamu memaafkan seseorang yang sudah melubangi dadamu? Pergi saja dan dengarkan dia. Aku yakin dia datang ke sini bukan untuk pamer. Bahwa dia memiliki kehidupan yang baik usai membunuhmu. Dia mungkin datang untuk beralasan bahwa hidup sulit dan keras baginya. Tapi tidak terlalu buruk untuk mendengarkan alasan seseorang.” *tumben bijak.

“Apa yang terjadi padamu, Sajang-nim?”

“Begitulah caraku melihatnya saat terakhir kali.”

“Katamu kamu tidak ingat cerita kunang-kunang.”

“Udah deh jangan mikirin ingatanku. Jika kamu duduk di sini dan merajuk,  aku akan membunuhnya…. aigooo… Yoona melakukanya tanpa hasil. Ini akan membuatnya merasa lega selama sisa hidupnya.tapi, karena Yoona yang membawanya ke sini. Temuilah dia. Gadis yang kamu sukai, mencoba sesuatu untukmu.”

***

Yoona bicara dengan kakek. “Sepertinya membawamu ke sini membuat Hyun Joong merasa lebih tersiksa. Pergilah.”

“Kalau begitu, bisakah kamu memberikan ini untuknya.” *seragam lama Ji. Yoona pun menerimanya.

“Ji suka sekolah.”

Chan Sung datang. “Oh Tae Suk. Ji Hyun Joong akan menemuimu.”

****

Kakek diantar ke dalam kamar. Saat masuk. Kamar itu serupa denga ruang kelas. Ji berdiri dengan seragamnya.

“Kamu masih terlihat sama.”

“Aku terus memperhatikanmu saat kamu menua. Oh Tae Suk.”

Tae Suk dalam gambaran muda kembali. Mereka berhadapan. Dengan baju yang sama.

Lanjut ke bagian 6 ya. klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!