Sinopsis Hotel del Luna Episode 16 Part 2

Sinopsis Hotel del Luna Episode 16 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa guys.

Choi menyadari Kim menghilang, Choi melaporkan pada Man Wol dan tamu penulis itu diajak bicara bersama Man Wol dan Chan Sung.

“Aku bilang, aku mati sebelum bisa menerbitkan buku yang kutulis tentang cendekiawan, Kim Si Ik.”

“Dan novel itu mengolok-olok Kim Si Ik, bukan?”

“Novel itu adalah fiksi yang kutulisa berdasarkan penelitian. Aku sudah mengirim novel itu ke penerbitku. Mereka akan menerbitakannya sebagai karya anumertaku.”

“Siapa penerbit bodohnya? Dan berapa banyak orang yang sudah membacanya?” Man Wol marah besar.

“Aku menulis dengan pena. Jadi hanya ada satu manuskrip. Aku yakin kepala redaksi adalah satu-satunya yang membacanya.”

Man Wol dan Chan Sung bergegas pergi ke kantor penerbitan.

***

Kim sudah di sana lebih dahulu. Ia mengikuti kepala penerbit. Atau lebih tepatnya menghantui kepala penerbit saat di kamar mandi.

“Aku Kim Si Ik. Aku tidak cabul.”

Melihat hantu Kim. penerbit pun pergi.

“Aku terlalu menakutkan. Aku hanya ingin memastikan buku itu tidak terbit. Haruskah aku bersikap baik kepadanya?”

****

Kepala penerbit lari dan berkata melihat hantu Kim Si Ik. Yang lain malah gembira karena bisa jadi pertanda bagus dan bukunya akan laku.

Acara nakut-nakutin yang gagal.

Akhirnya, Kim bertemu Jang Sajang dan Chan Sung di lorong.

“Apa ini ayo kita kembali ke hotel.”

“Aku tidak bisa kembali ke hotel karena malu. Aku akan naik bus saja dan kembali ke alam baka.”

“Kenapa kamu ini Kim Seonbi?” tanya Man Wol. “Kamu adalah andalan hotel kami dan kamu adalah bangau bermartabat. Bangau tidak menundukkan kepalanya. Anggakt kepalamu tinggi-tinggi.”

“Bagaimanapun caranya, aku akan mendpatakan manuskrip dari penerbit.” Ucap Ku Chan Sung.

Kim malah mau nangis. Kwkwkwkw

****

Karena malu banget. Kim pulang ke rumah Chan Sung.

Chan Sung sudah membawa manuskrip dengan uang yang dimiliki Man Wol. Chan Sung membeli manuskip dari penerbit.

*btw, ini langsung gitu ya. Nggak ada adegan beli manuskrip. Keknya agak brbr gitu.

“Katakan sebenarnya apa yang terjadi?” Tanya Chan Sung di rumahnya.

“Semua orang memanggilku jenius karena aku lulus ujian negara tiga tahunan pada usia yang sangat muda. Namun, aku gagal ujian PNS tiap tahun. Sesudah usia 40 tahun, aku meninggalkan kampung halaman dan menetap di Hanyang. Kemudian aku fokus belajar untuk ujian. Menyaksikan cara hidup orang lain adalah satu-satunya hal yang memberiku kegembiraan, sambil belajar sangat keras. Tapi kadang membuatku kesepian. Aku melihat pemudi yang mengurus ayahnya yang buta, dan aku juga melihat kakak beradik dan keluarganya yang selalu bertengkar. Indahnya muda-mudi yang jatuh cinta tanpa melihat status sosial mereka. Jika bosan, aku membaca buku dan aku menulis apa yang telah aku lihat di jalanan. Cerita yang kutuliskan sama sekali tidak rendahan.”

“Tunggu. Kamu menulis cerita tentang anak berbakti, wanita setia, dan kakak beradik…”

“Sim Cgeong, Chun Hyang, Heung Bu dan Nol Bu????” wkwkwkkwkw ini cerita lawas semua. “Kim yang menuliskan semuanya?”

“Penulis kisah-kisah ini tidak terkenal di dunia ini.”

“Hah???? Jika benar, kamu adalah Shakespeare dari Dinasti Joseon.” Ucap Chan Sung.

“Tapi kisah-kisah itu menghancurkan hidupku.”

*jadi, para cendekiawan lain nggak terima kalau cerita itu ada karena mengusung cerita orang biasa alias rakyat jelata. Gelar Kim akhirnya dicabut. Ayahnya meninggal karena malu. Dan tak lama, Kim pun meninggal sendirian.

Begitulah cerita Kim yang akhirnya memang jadi pupuler tapi jadi semacam cerita rakyat saja.

*sumpah deehhh… buat saya emmm banget gitu. Aahh gimana yaaa. Nanti saya buat review jujurnya ya.

klik di sini bagian 3 nya.

2 thoughts on “Sinopsis Hotel del Luna Episode 16 Part 2

  • 02/09/2019 at 12:44 pm
    Permalink

    baru 2 part udah ada rasa kecewa sama eps terakhir wkwkwk

    btw aku blm nonton dramanya nunggu selesai dulu baca sinopsis biar hemat kuota hahaha

    Reply
    • 02/09/2019 at 12:49 pm
      Permalink

      wwkwkkw sabar sabar yaaa…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!