Sinopsis Hotel del Luna Episode 16 Part 4

Sinopsis Hotel del Luna Episode 16 Part 4 -mn Episode sebeluya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca.

“Kamu akan pergi ke alam baka, aku akan pergi ke LN. Ayo kita tinggalkan kuburan kita di sini. Dan ucapkan selamat tinggal.” Yoona pun pergi.

****

Choi menemui Mbak hamil yang masih kerja di apotek.

“Aku sudah melihatmu memperhatikan dari luar apotek. Apa mungkin kamu kerabat ayah bayiku?”

“Aku pernah menjadi menantu keluarga Myeongju Yoon.”

“Bayiku tidak akan menjadi keluarga Yoon. Dia akan menggunakan nama keluargaku.”

“Jika dia lelaki, dia akan menjadi pewaris tunggal.”

“Dan jika perempuan, dia juga akan menjadi pewaris tunggal.”

“Perempuan tidak membawa garis keluarga. Begitu dia menikah, dia akan menjadi anggota keluarga suaminya dan….”

“Apa kamu dari Joseon? Tidak ada yang berpikir seperti itu sekarang. Nenek dan kakeknya boleh mengunjungi bayiku, entah dia lelaki atau perempuan, dia hanyalah anakku.”

*Choi jadi ingat kisah lamanya. Yang bayinya mati saat ia menyerahkannya.

Choi menangis. “Kenapa aku tidak pernah memikirkan itu untuk putriku? Aku merasa bersalah kepadanya. Anak yang di dalam perutmu, aku harap dia lahir sehat dan menjalani hidup bahagia.”

****

Udah acara kuliner lagi aja anjay….

Man Wol biasa jeprat jepret dan Kim idolanya menekan suka pada foto yang Man Wol posting.

“Sejak kapan kamu menyukai Kim Joon Hyun?”

“Sejak pertama kali melihatnya, dia seperti seseorang yang pernah aku kenal. Seseorang pernah merekomendasikanku makan di tempat-tempat enak.”

“Itu aku. 200 tahun lalu itu, aku ke sana. Mengambil bunga pohon bulan, main baduk dan membuat peta kuliner.”

“Jangan konyol. Dia berbadan seperti Kim Joon Hyun.”

“Waahhh Mago mengubah ingatanmu.”

Chan Sung diberikan obat biar nggak bisa lihat hantu lagi.

“Kamu harus makan itu nanti. Harus.”

****

Ji sudah berganti pakaian. Ia menemui Choi.

“Aku harus pergi menjemput Hyun Mi. Tae Suk menghubungiku.”

“Bawa adikmu ke sini. Aku akan beri tahu Sajang-Nim.”

***

Hyun Mi tutup usia. Ji langsung menjemputnya. Sang nenek menjelma gadis kecil lagi saat memeluk Ji.

“Kamu tahu seberapa lama Oraboeni menunggumu? Ayo pergi.”

Mereka pun melihat Yoona yang menangis.

***

Hyun Mi kecil dibawa ke del luna, Ji hanya menitipkan arloji dan pesan bahwa waktu yang ia habiskan dengan Yoona sangat berharga dan semoga Yoona hidup bahagia.

Adegannya kini Choi memeluk Ji.

***

Yoona lari menemui Mago. Ia bertemu Mago Pink.

“Tidak apa kamu ambil sisa umurku.”

Mago malah tersenyum.

***

Hyun Mi sudah di mobil. Ji akan masuk dan Yoona memanggilnya.

Yoona membawakan bunga. “Bawa ini bersamamu. Kamu meninggalkan bunga di kuburanku juga. Aku mendapatkan ini untukmu. Aku meminta Nenek Mago dan menempatkan diriku dalam utang besat untuk mendapatkan ini untukmu. Dia bilang, aku harus menjalani kehidupan yang sangat baik untuk membalasnya atas bantuan yang dia lakukan untukku. Jadi, aku tidak perlu mengkhawatirkanmu.”

“Terima kasih. Aku tidak khawatir.”

“Sampai jumpa Ji Hyun Joong.”

“kerja bagus.”

Ji pun naik mobilnya.

Yoona menangis. Dan Ji menangis di dalam mobilnya.

***

“Kenapa tbtb ingin bertemu dengan orangtua Mira. Sepertinya kalian berencana untuk menikah.” Ucap Sancez.

“Kami akan menikah di musim dingin.”

“Itu kan penting. Kok mau ketemunya di restoran pizza?”

“Kami memilih tempat ini karenamu. Aku tidak tahu seberapa besar orangtuaku memercayaimu. Jika orangtuaku tidak menyukai Yeong Su, kamu kamu bisa membantu kami bukan?”

*wkwkwkkw Sancez dibuat perisai gitu.

Lanjut ke bagian 5 yaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!