Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 1 Part 4

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 1 Part 4 – Saya coba buat sinopsisnya yaaa. belum tahu kuat apa nggak buatnya. Kwkwkwk. Di sini untuk bagian link selengkapnya. Di sini bagian sebelumnya. Belum tahu mau dibagi jadi berapa. Karena buat yaa buat aja.

Ayah Go Eun yang panik mencari anaknya ke bangsal anak. tapi Go Eun tidak ditemukan. Pasien yang kabur pun dicari oleh Perawat Moon.

Moon dengan sigap berlarian sambil membawa suntikannya.

Ternyata, ahjussi malah masuk ke tempat Penulis Ko membacakan dongengnya. Acara mendadak dibubarkan pihak rumah sakit padahal Ko belum selesai membaca dongengnya.

Penulis Ko langsung marah dan minta anak-anak masuk kembali.

****

Go Eun sudah ditemukan oleh ayahnya. Go Eun ketakutan. Mereka ada di belakang panggung.

“Jika kita tertangkap, ayah akan terjebak di rumah sakit jiwa.” Ucap ayah. “Dan kamu akan masuk panti asuhan. Apa kamu bisa hidup terpisah dengan ayah?”

“Aku ingin hidup. Aku tidak mau mati.” Rengek si anak.

Penulis Ko masuk ke belakang panggung dan melihat mereka.

“Ayah pernah bilang. Anak-anak tidak bisa hidup sendiri. daripada kita hidup terpisah. Lebih baik kita mati berdua.”

“Astagaa… omong kosong. Waahhh  aku sudah lama tidak bertemu orang yang lebih hina daripada hewan.” Ucap Ko. “Lihat wajah memuakkan itu.”

“Siapa kamu? Kamu ingin mati?” tanya ahjussi.

“Apa kamu pernah membunuh? Kamu tidak punya nyali untuk hidup. Tapi tidak mau mati seorang diri. kamu menggunakan anakkmu untuk membuka jalan kematian? Jangan menjadi pecundang. Mati saja seorang diri.”

“Dasar wanita gila!.”

Saat ahjussi maju ke arah Ko. Ko langsung memukulnya dengan tas. Pisau yang ada di tas Ko langsung jatuh di lantai bersama dengan ahjussi. Ahjussi akan mengambil pisaunya. Tapi Ko keburu menaruh sepatu haknya di atas tangan ahjussi. Ahjussi berteriak kesakitan.

Ahjussi yang marah langsung mencekik Ko.

***

Go Eun lari keluar dan dia bertemu dengan Perawat Moon.

“Kamu baik-baik saja?”

“Ayahku di sana.”

Kemudian Moon malah mendapatkan telepon dan mengangkatnya.

****

“Aku akan membunuhmu. Beraninya ikut campur!” Teriak ahjussi. “Dia anakku. Aku berhak membunuhnya jika mau.”

“Cekik aku lebih keras bedebah.”

“Dasar gila!!!! Mati!!!!”

Ingatan Ko malah melayang di kejadian yang sama saat ayahnya mencoba untuk membunuhnya saat dia masih kecil. Ko melihat wajah ayahnya pada ahjussi.

Kemudian Moon datang dan langsung mencoba menangkap ahjussi.

Ahjussi diikat oleh Moon. Saat itu, yang marah juga adalah Ko. Ko langsung mengambil pisaunya. Akan menusuk ahjussi. Tapi Moon malah memegang pisau itu dan tentu saja jadi berdarah tangannya. Darah mengalir ke lantai dan siku Moon.

Moon menatap Ko.

“Rupanya ini bukan takdir.” Ucap Ko. “Aku berharap kamu tidak ikut campur.”

“Lepaskan pisaunya. Dia adalah pasien.”

“Bukan. Dia bukan pasien, tapi hama.”

“Apa kamu sudah gila? Kamu benar-benar sudah gila.” Ucap ahjussi. “Kamu seperti psikopat.” Ahjussi pun mencoba lari dan ditangkap oleh perawat lainnya.

***

Pisau dilepaskan Ko.

Moon malah memasukkan pisaunya ke sapu tangan. “Apa pisaunya terluka? Kenapa kamu membalit pisaunya?” tanya Ko. “Jika dia mengalami gangguan jiwa, aku hanya membela diri. aku hanya berniat memberikan sayatan. Kamu terluka karena kamu bersikap berlebihan. Berikan kepadaku. Bukan pisaunya. Tapi tanganmu.” Ko melemparkan pisaunya dan mengambil sapu tangan itu. “Ini pelayanan istimewa dariku. Di dunia ini, ada orang yang pantas mati mengenaskan. Berkat psikopat yang diam-diam membunuh mereka. Warga yang lain bisa tidur dengan aman.”

Ko mengikat dengan kencang sampai Moon kesakitan.

“Menurutku aku yang mana?” tanya Ko.

Moon menjawab. “Psikopat tidak tahu apa pun.”

Ko malah tersenyum.

Lanjut ke bagian 5 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!