Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 1 Part 7

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 1 Part 7 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah membaca yaaa. terima kasih.

Kemudian pesan itu dibalas Moon dengan kata “ya.”

***

Ahjussi yang tadinya akan membunuh Go Eun akhirnya mati di ruang isolasti. Polisi sedang mencari tahu penyebab kematiannya.

***

Penulis Ko memikirkan Moon. “Matanya sangat indah.”

****

Moon memikirkan Ko. Saat Ko memakaikan sapu tangan di tangannya. Ia beranjak dari tempat tidurnya karna Jae Su mulai mengigau.

Ia pun melihat Hyungnya yang tidur dan memberikan selimut. Di samping Hyung ada buku tulisan penulis Ko. Akhirnya. Moon membacanya.

“Anak lelaki itu terbangun dari mimpi buruk. Kenangan buruk dari masa lalu yang ingin dilupakan. Muncul kembali dalam mimpinya setiap malam. Dan terus mengganggu. Seiring dengan waktu, anak lelaki itu tumbuh dewasa. Walaupun tidak bermimpi buruk lagi, dia tidak bahagia sedikitpun. Suatu malam, penyihir muncul di hadapannya. Untuk menagih janji anak kecil itu. Dengan penuh kebencian, dia berteriak kepada penyihir. Semua kenangan burukku lenyap, tapi kenapa? Kenapa aku tidak bisa bahagia?”

Di sisi lain. Penulis Ko sedang memandangi foto yang hanya sebagian. Sebagian yang dilipat ada wajah ayahnya.

“Sesuai dengan perjanjian, penyihir membawa anak itu. Dan berkata, “Kenangan yang menyakitkan. Kenangan akan penyesalan. Kenangan saat melukai dan dilukai. Kenangan saat dibuang dan kembali.orang biasa bisa tumbuh dengan kenangan itu dan menjadi lebih kuat, bersemangat, dan mudah menyesuaikan diri. orang seperti itu mendapatkan kebahagiaan.”

Belum sempat selesai. Sang kakak nampak terlihat sedang bermimpu buruk.

****

Go Eun membuka bukunya. Buku itu bertuliskan. “Jangan lupakan hari ini.” buku tulisan penulis Ko.

Ada perawat masuk.

“Di mana ayahku?”

“Semuanya akan membaik. Kamu tidak perlu khawatir.”

“Apa tertangkap oleh polisi? Atau terjebak di RS-jiwa?”

“Kamu takut ayahmu akan mengganggumu lagi? Itu akan tidak terjadi.”

“Ayahku… ayahku… bukan orang jahat. Dia mengatakan dan melakukannya karena dia sakit. Jadi, jangan tangkap dia dan biarkan aku tinggap bersama dengan Appa.” Si bocah menangis.

***

“Oleh karenanya. Jangan lupakan semua itu.” Ucap Ko dan Moon. “Jika tidak dihadapi, kamu hanya akan selalu menjadi anak kecil yang jiwanya tidak bisa tumbuh.” Itulah kalimat terakhirnya.

Moon selesai membaca.

Ia meletakkan kembali buku itu di dekat kakaknya.

*****

Seorang pria nampak ada di hutan yang gelap dan ketakutan karena dikejar oleh sekawanan kupu-kupu. Ternyata ia adalah Sang Tae. Sang Tae kemudian terbangun.

Moon dan Jae Su melihatnya,

“Benar. Sudah datang. Kupu-kupu.” Ucap Jae Su.

Sang Tae ketakutan karena mengira akan dibunuh kupu-kupu dalam mimpinya.

****

Ahjumma mengedor-gedor pintu saat pagi.

“Belum saatnya pindah. Kenapa mau pindah? Ini tidak masuk akal. Masa sewamu masih lama. Kenapa tbtb mau pindah.”

Jae So yang keluar. “Cepat pangil Gang Tae.”

“Kami teman. Kenapa kamu memperlakukan kami berbeda? Aku tidak tahu di mana dia pergi pagi-pagi.”

****

Moon pergi ke kantor penerbitan.

Yoo menemuinya. “Halo. Bosku dalam perjalanan kemari dari percetakan.dia akan tiba dalam 10 menit.”

****

Ko menyetir mobilnya dengan ugal-ugalan. Ia bahkan parkir sembarangan dan nggak lurus di tempat parkir Bos.

Sementara menunggu bos yang belum datang. Moon melihat-lihat buku tulisan Ko. Ia melihat bukunya sudah diberi ttd.

Lanjut ke bagian 8 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!