Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 10 Part 1

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 10 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. Saya buat rekapnya saja yaaa. rangkumannya saja. kalau mau nonton jelas, silakan nonton saja. Rate drama ini 15 tahun ke atas.

Keadaan Sang Tae sangat tidak stabil dan dia mendapatkan suntikan penenang di RSJ OK.

Gang Tae berjalan tidak tentu arah dan diikuti oleh Ko Mun Yeong. Gang Tae tidak mau diikuti.

“Aku sungguh berharap dia mati saat meninggalkannya. Hyung tahu itu. Kamu sendiri juga tahu. Aku bersalah.”

“Lalu? Kamu mengorbankan seluruh hidupmu demi Hyung demi menebus dosamu?”

“Kenapa kamu menolongku saat itu? Seharusnya kamu membiarkanku saja. kalau aku mati, aku tidak akan hidup seperti ini.” Gang Tae kemudian pergi. Meninggalkan Penulis Ko yang menangis.

****

Para ahjumma di rumah sakit bergunjung soal Gang Tae bersama dengan perawat. Oppa pacarnya marah dan menyemburkan pemadam kebakaran pada mereka.

Perawat Kepala ngobrol dengan Ahjumma Ok Ran.

“Kenapa Pak Ko membunuh istrinya? Karena salah paham.” kemudian Ok Ran tertawa. Awalnya mereka membahas tentang apakah Gang Tae benar-benar akan membunuh kakaknya.

***

Hari sudah malam. Oppa Sang Tae tidak mau pulang dan masih di ruangan isolasi.

Gang Tae menunggunya di luar ruangan.

Sedangkan Penulis Ko sendirian di rumahnya sambil mengumpat. “Bajingan.”

Hari sudah berganti pagi. Gang Tae masih menunggu dan Sang Tae masih bersembunyi di dalam selimut. Dir RS membawa Gang Tae ke ruangannya.

“Cobalah bertahan. Siapa tahu Hyungmu akan menjadi penolongmu nanti.” Ucap Dir RS pada Gang Tae.”

“Aku pikir, Hyung sudah melupakan semuanya. Dia tidak pernah membicarakan hal itu.”

“Kebanyakan penderita autisme memiliki daya ingat yang sangat baik. Namun, kadang mereka menghindari perasaan mereka. Atau mengungkapkannya dengan cara berbeda dengan kita.”

“Menghindar?”

“Jangan menghindar. Tapi hadapi. Cepat mulai kerja. Mantan Ah Reum mencabut tuntutan. Kamu bisa bekerja.”

*****

Oppanya Ah Reum mulai berulah dengan para Perawat yang membuat gosip. Tangan perawat O sampai di gigit.

Walaupun sudah jahat. Saat Gang Tae mulai bekerja. Ia masih mau memberikan obat pada Perawat yang tukang gosip itu.

****

Jae Su datang ke RS menemui Gang Tae. Ia cemas pada Sang Tae maupun Gang Tae. Ia bilang sudah memperingati Gang Tae agar tidak usah mendekati Penulis Ko. Tapi Gang Tae tidak mau dengar.

“Jae Su. Aku bangun dari mimpi. Setelah meninggalkan Hyung,  aku berani mendambakan sesuatu. Aku melupakan keadaanku. Aku malah mendambakan hal yang mustahil.”

****

Jae Su masuk ke ruangan Sang Tae dan membawa satu kotak pizza.

Ia mencoba memasang umpan berupa pizza.

Jae Su pun hanya meninggalkan sekotak pizza itu di ranjang. Saat Jae Su pergi. Barulah Oppa Sang Tae membukakan matanya.

****

Penulis Ko menelepon dan terus diabaikan oleh Gang Tae. Sampai Penulis Ko datang ke RSJ OK.

“Kamu terlihat lelah. Kamu seperti kurma merah kering.” Wkwkkw.

“Ada apa?”

“Karena kamu tidak kunjung pulang, aku bawa CD. Segitiga, kotak, tali dan jala. Entah apa seleramu, jadi aku bawa semua.” Wkwkkwkwk

“Ikuti aku.”

*para perawat yang denger malah bergunjing lagi.

****

Oppa Sang Tae memakan pizza. Ada buku diselipkan di ruangannya dan itu adalah buku yang ditulis oleh Ibunya Ko.

Ada memo juga di dalamnya. “Sang kakak yang dibunuh sang adik.”

***

Ok Ran nampak sibuk memperhatikan lukisan mural buatan Sang Tae. Dari bawah tangga, Ahjumma perawat memperhatikannya.

Jangan-jangan Ok Ran ini Emaknya Penulis Ko?

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!