Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 10 Part 2

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 10 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. Saya buat rekapnya saja yaaa. rangkumannya saja. kalau mau nonton jelas, silakan nonton saja. Rate drama ini 15 tahun ke atas.

Penulis Ko mulai bicara. “Mulai sekarang, berhenti membatasi hidupmu demi Sang Tae. Seperti tahanan. Kamu pasti ingin hidup bersamaku. Kamu ingin memelukku dan bermain bersamaku.”

“Tidak.”

“Meski mulut bohong. Matamu tidak.”

“Aku…. sudah bangun dari mimpiku. Ini salahku. Seharusnya aku hanya memperhatikan Hyung. Kamu bukan siapa-siapa. Maaf sudah menjadi tuasmu. Kita tak seharusnya bersama.”

“Jangan berakting.”

“Kumohon. Pergilah dari hidupku.” Ucap Gang Tae.

“Kamu bilang tidak akan kabur lagi.”

“Ya. itu semua hanya omong kosong. Bermain untuk pertama kalinya membuatku senang. Hingga aku melakukannya tanpa berpikir. Hyung sudah cukup merepotkan. Jebbal….. berhenti mengguncang hidupku dan pergilah.”

“Bohong. Kamu pernah bilang. Tiap kamu mengusirku. Kamu bilang tidak mau aku pergi. Ucapanmu, malah seperti permohonan.” Ko memegang tangan Gang Tae. “Jangan pergi.”

“Tidak. Bagiku, kamu hanya perayaan sesaat seperti kembang api. Aku sudah cukup bersenang-senang.” Kemudian Moon Gang Tae pergi lagi. Meninggalkan Ko Mun Yeong yang menangis.”

“Aku bukan kembang api!!! Tapi Bom. Saat meledak. Aku tidak hanya lenyap, tapi membunuh semua orang juga.” Ia teriak. Tapi Gang Tae malah pergi begitu saja.

****

Ko Mun Yeong kembali ke rumahnya.

***

Gang Tae menengok kakaknya yang masih terbaring di ruang isolasi. Ia melihat Hyungnya dengan menangis.

****

Nona Yoo ada di depan rumahnya Penulis Ko. Pak Lee menugasinya untuk menunggu. Saat mau bilang mengundurkan diri, Pak Lee langsung menutup telepon karena ada Juri.

Nona Yoo hanya bisa mengumpat.

****

Juri diajak pergi dengan Pak Lee.

Karena mobil Pak Lee sudah tidak sebagus dulu kala, bahkan pemanasnya tidak menyala dan mobil bergerak sendiri.

Haahhhhh,,, benar-benar kayak Rebecca.

Juri akhirnya naik taxi. Gagalah rencana Pak Lee yang menganggap hal ini adalah kencan.

Mobil Pak Lee dibawa oleh mobil derek. Pak Lee malah ditinggal dan Juri malah terlihat senang.

****

Perawat Kepala membawa dino besar berwarna hijau. Oppa Sang Tae malah menjelaskan Ibu dan anak-anak dino. Saat ditanya apakah Ibunya Sang Tae baik. Sang Tae bilang ibunya baik padanya dan buruk pada Gang Tae.

***

Ahjumma Ibunya Juri memberikan Gang Tae makan di kantin. Ahjumma sejuta drakor.

“Makin membenci seseorang, kamu akan terus meperhatikannya. Aku sangat membencimu, tapi aku terus memasak untukmu. Kamu menghancurkan hati putriku dan memberi hatimu pada orang lain. Tentu saja aku membencimu.”

“Haruskah aku pindah?”

“Setelah mengusir kalian, aku tak yakin bisa tidur dengan tenang. Aku akan membawa Sang Tae hari ini. tenangkan pikiran dan hatimu terlebih dahulu.”

Gang Tae menangis. “Terima kasih.”

“Jika kamu tidak bisa menjadi menantuku. Jadilah putraku di kehidupan berikutnya, untuk membayar semua makanan yang aku berikan.”

****

Sang Tae pergi dengan ahjumma dan membawa dino pemberian kepala perawat.

Juri tbtb memberikan Gang Tae nasehat sambil melihat Oppa dan Ibunya yang berjalan pergi. “Menjadi egois tidak masalah. Jika terlalu sulit, pikirkan saja kebahagiaanmu. Kamu boleh melakukan itu.”

“Kalau begitu, bolehkah aku meminta permintaan egois?”

****

Penulis Ko menghabiskan waktu dengan nonton kartun. Ia kemudian memoret dirinya dan berkata jika para Moon tidak pulang. Maka akan menghabus rekaman Dolly (dinosaurus).

Ia terus mencari perhatian. Bahkan pura-pura sakit. Dengan memberikan foto termometer demam.

Lanjur ke bagian 3 yaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!