Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 12 Part 1

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 12 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti. Saya kasih rangkuman saja yaa. saya rekap bagian terpenting.

Pagi-pagi Sang Tae dan Penulis Ko sudah rapat di meja makan tentang proyek mereka. Saat Gang Tae bangun dan mendatangi mereka, malah dicueki.

****

Pak Lee memberikan minuman kesehatan untuk ahjumma. Rupanya ahjumma sudah mencium hubungan mereka yang lebih baik daripada sebelumnya.

****

Moon Gang Tae pergi ke resto piza milik Jae Su. Banyak wanita muda mengincar Moon Gang Tae. Jae Su langsung berkata dalam sms bahwa Gang Tae dikerubuti seperti semut.

Dengan menyumpah dan marah, Ko Mun Yeong langsung menuju resto.

****

Perawat kepala bilang bahwa Ok Ran tidak bisa ke rumah sakit jika OK lagi. “Mengenai Pak Dae Hwan saat melihat Ok Ran. Kenapa bisa mengamuk?”

“Kemungkinan besar karena delusi. Sepertinya dia keliru mengira Ok Ran sebagai istrinya.”

“Penulis Do Hui Jae?”

“Kurasa dia benci dan takut kepada istrinya.”

“Kenapa?”

“Dia bilang istrinya membunuh orang.” *jangan-jangan emaknya dua Moon?

“Siapa yang dia bunuh?”

Kemudian Sang Tae datang dan memberi salam pada Dir.RS.

****

Ada anak-anak di restonya Jae Si. Ribut banget.

“Aku benci hewan dan anak-anak.”

“Kenapa?”

“Mereka suka bertingkah, selalu merengek, dan haus cinta.”

“Aku menyukainya.” Ucap Gang Tae. “Mereka membantuku cemas karena suka bertingkah, terlihat menggemaskan saat merengek. Dan karena mereka haus cinta. Hatiku menjadi luluh. Seperti dirimu.”

“Aku tidak mau hamil anakmu,” Mendengar ini Moon keselek. “Jangan berharap. Aku tidak mau cemburu dengan anakku.”

“Mendekatlah.”

Dikira mau dikisseu malah jidatnya diselentik. “Kamu pikir semua orang bisa menjadi Omma?” tanya Moon.

****

Direktur RS menjelaskan pada Sang Tae bahwa kupu-kupu dalam bahasa lain berarti penyembuhan, masih banyak kupu-kupu baik. Dir RS berharap lukisan Sang Tae berisi kupu-kupu baik.

Perlahan menghadapi trauma.

****

Saat dalam perjalanan di mobil. Penulis Ko bilang akan membuat cerita tentang mereka bertiga. Anak tanpa jiwa, tong kosong, dan ahjussi yang terjebak dalam kotak.

Hanya itu yang dibocorkan. Dan Moon Gang Tae berharap kisahnya akan happy ending.

****

Mereka belanja.

“Setelah dipikirkan. Aku mau anak yang mirip denganmu. Aku yakin tidak akan cemburu. Aku ingin punya satu putra.”

“Tolong jangan berpikir terlalu jauh.”

“Kenapa? Aku ingin punya satu putra. Ayo buat. Aku mau punya satu.” keras ngomongnya kayak biasa. “aku mau. Kamu tidak? Bantu aku!!!”

“Jangan berisik.”

*para ahjumma berbisik suaminya nggak mau punya anak. wkkwkw.

*****

Di RS ada berita bahwa dokter Kwon akan menikah. Dokter Kwon membagi undangan, pada Juri. Ia bilang calon istrinya adalah tipe idealnya.

***

Penulis Ko memeluk Moon. “Kapan kita satu ka mar?”

“Aku bersama dengan Hyung.”

Ada Oppa Sang Tae masuk. Penulis Ko bilang mereka di dapur. Karena nggak mau dilepas, akhirnya Moon Gang Tae bilang di kamar Ko Mun Yeong. Mun Yeong pun berkata dia akan menunggu.

****

“Kupu-kupu harus dihadapi. Dengan begitu adikku tidak menderita.”

“Direktur bilang begitu?”

“Ya.”

“Hyung, kamu bisa menghadapinya?”

Dan Sang Tae malah bertanya tentang alat lukisnya. “Apakah ini mahal?”

“Bayar setelah kamu menjual banyak buku yaaa. aku mau mandi.”

“Pschye adalah penyembuhan. Kupu-kupu baik menyembuhkan.” Oppa mengucapkan kalimat direktur berkali-kali.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!