Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 12 Part 4

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 12 Part 4 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti. Saya kasih rangkuman saja yaa. saya rekap bagian terpenting.

Penulis Ko mendatangi Moon Gang Tae yang sedang membalut lukanya.

“Ada apa dengan tanganmu?”

“Aku terluka saat bekerja.” Kali ini Gang Tae bersikap dingin lagi.

“Siapa yang membuatmu terluka? Apa kamu marah padaku? Apakah aku tidak bisa memahamimu dan bicara seperti tong kosong?”

“Aku hanya lelah. Aku kurang tidur. pulanglah dengan Hyung. Aku akan bekerja sampai malam.”

“Besok libur? Bagus. Aku dan Oppa akan melakukan foto keluarga. Aku sudah memsan studio dan kamu harus datang dengan jas.”

“Lain kali saja.”

“Aku sudah pesan.”

“Lain kali.”

“Tidak. Aku sudah memesan.”

“Pergi!!!!!!!!! Pergilah. Jebbal. Aku harus bekerja.”

Gang Tae meninggikan suaranya dan Ko Mun Yeong pun pergi.

Saat Ko sudah pergi.

Gang Tae mulai menangis.

*****

Saat malam hari. Oppa sudah bersiap memakai jas yang akan ia kenakan nanti. Oppa Sang Tae bahkan mulai mencoba bercermin dengan gaya.

****

Penulis Ko memikirkan kenapa Moon Gang Tae marah padanya sambil bicara sendiri.

Tbtb Jae Su datang. “Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan. Apa kamu memesan sepuluh kotak piza selarut ini agar aku jauh-jauh kemari untuk menanyakan alasan Gang Tae marah kepadamu?”

“Kamu pikir aku memanggilmu untuk mengajakmu menyantap sepuluh piza selarut ini? kenapa? Kenapa dia marah kepadaku? Kamu pasti tahu.”

“Dia tidak pernah membuka hatinya. Kamu tahu kenapa aku bisa mendekatinya selama ini? karena aku tidak tahu perasaannya sama sekali. Gang Tae selalu menyembunyikan perasaanya. Aku diam-diam menghibur di sampingnya. Hanya itu yang aku lakukan. Dia tidak pernah merengek manja. Dia terlalu sibuk pindah dan menahan diri. kemudian tbtb menjadi orang dewasa. bagaimana kamu tahu perasaan anak yang belum sempurna? Bahkan orang tua tidak tahu perasaan anaknya.”

****

Ost lagi. Moon Gang Tae ingat ucapan Ko tentang romeo dan juliet. Tentang orang tua mereka yang bermusuhan dan mereka tidak bisa bersatu.

Eehhhh tbtb Gang Tae ditemukan galau di RS oleh Direktur.

“Direktur, sepertinya kupu-kupu yang membunuh Ommaku, adalah Ibunya Mun Yeong.”

“Apa kamu yakin?”

“Aku takut kenyataan ini. aku berharap bukan. Tidak…. aku lebih baik tidak tahu apa-apa. ini terlalu kejam. Padahal baru kemarin aku sedikit lega. Akhirnya…. aku mulai merasa hidup seperti orang lain. Hanya karena kupu-kupu sialan itu, aku terpaksa sembunyi selama ini. tapi kenapa kupu-kupu itu adalah ibunya Ko? Aku selalu berpikir untuk membunuhnya. Tapi sekarang tidak bisa. aku merasa bersalah pada ibuku dan Hyungku. Aku sudah berjanji untuk melawan kupu-kupu itu. Aku meminta Sang Tae agar tidak kabur lagi. Aku ingin melarikan diri dari keadaan sialan ini.”

Gang Tae menangis. Dir RS menepuk punggungnya.

“Aku sangat berharap…. Mun Yeong tidak mengetahui kenyataanya. Aku tidak mau dia terluka. Aku tidak mau dia memedulikan perasaan orang lain. Seperti tong kosong, tidak mengatakan apa pun.”

****

Moon Gang Tae pulang. Menemui Ko yang tertidur. Ingat bahwa Ko pernah bilang ia bahagia. Sebab dulu, di rumah itu ibunya mati dan ayahnya menjadi gila.

“Ibuku berlumuran darah di ruang bawah tanah. Kemudian omma menghilang dari sana. Entah apa dia benar-benar menghilang, atau meninggal. Hanya ayah yang tahu kebenarannya.”

“Bagaimana jika ibumu kembali?”

“Aku sangat takut. Dan sesak. Meski begitu, dia tetap ommaku.”

Lanjut ke bagian 5 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!