Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 13 Part 1

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 13 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa…. saya kasih rangkumannya saja. edun, dramanya makin panjang aja durasinya yaa…

Moon Gang Tae membaca memo dari kupu-kupu. “Aku akan segera menghampirimu.” Ia ada di luar rumah kastil. Memandang hidupnya begitu menyedihkan. Kemudian ia masuk dengan lemas.

“Mun Yeong. Aku sangat berharap dia tidak mengetahuinya,” Gang Tae datang ke kamar Mun Yeong yang sedang tidur. “Aku tidak mau dia tidak terluka. Aku tidak mau dia memedulikan perasaan orang lain seperti omong kosong. Aku merasa bersalah pada ibu dan Hyungku.”

Ini ucapannya sama direktur RS yang diutrakan kembali ya.

****

Kemudian kita kembali pada pagi yang di mana mereka akan melakukan pemotretan.

Gang Tae memandang jas yang disiapkan oleh Ko Mun Yeong. Ada memo di jaketnya. Ia pun memukanya dan menemukan boneka Mang Tae. Man Tae membawa memo lagi.

“Aku sudah tidak bermimpi buruk lagi berkat Mang Tae yang kamu berikan. Aku senang sekali bisa memiliki keluarga. Seperti Oppa, kamu dan Mang Tae. PS, tolong kembalikan Mang Tae, dia milikku.”

Lalu si ganteng pun bersiap dengan setelannya.

Ia pergi ke tempat pemotretan.

Sama seperti kisah sebelumnya.

****

“Yoon kamu mau ke mana?” tanya Pak Lee.

“Mau riset dengan Penulis Ko dan ilustratornya.”

“Bagaimana aku tahu? Kamu memintaku mematikan ponsel,”

“Diam. Ada Juri di dalam. Sepertinya rencana kita berhasil.”

“Benarkah?” mereka pun berbisik.

“Jadi, Juri sebelum Juri bertanya mengenai kencan buta, jangan pernah membahasnya lebih dahulu. Mengerti?”

“Kenapa?” tanya Pak Lee. “Bukankah kamu berbohong soal bertemu wanita yang mirip dengan Song Hye Kyo?”

“Lakukan saja seperti kataku. Aku harus pergi. Aku pamit.”

“Ya. hati-hati di jalan.”

****

Pak Lee mengetuk pintu Juri. Meminta izin untuk masuk. Juri mengizinkan.

“Aku sudah pulang. Aku membawa makanan untuk ibumu,”

“Aku sudah makan.”

“Baik.” Pak Lee mau keluar. “Aku habis berkencan.”

“Aku tahu.”

“Dia mirip dengan Song Hye Kyo. Sejak pertemuan pertama suasananya bagus karena dia adalah tipe idealku.”

“Pak Lee… aku harus pelajari materi untuk pelatihan besok.”

“Baik. Maafkan aku. Belajarlah dengan giat.” Pak Lee pergi dan menutup pintu. Ia menampari mulutnya sendiri karena sudah melanggar nasehat yang diberikan Yoon.

Diam-diam Juri kesal juga.

****

Yoon kesal karena menunggu. Padahal yang ia tunggu sudah ada di belakangnya.

“Tidak apa. keluarkan saja agar tidak menjadi penyakit. Semoga panjang umur, Seung Jae.”

“Ya.”

Kemudian Sang Tae dan Gang Tae keluar. Yoon langsung terpana akan penampilan Gang Tae. Penulis Ko tidak suka.

“Mulai saat ini. jangan pakai setelan.”

“Kenapa?”

“Seragam perawat lebih cocok untukmu.”

“Begitu? Aku berniat beli beberapa setelan. Ternyata nyaman dipakai.”

“Tidak nyaman dilihat. Jangan dipakai.”

“Baiklah. Kamu juga jangan pakai itu. Karena tidak nyaman dilihat.”

“Sialan. Jangan pakai jas. Atau aku akan merobeknya.” Teriak lagi seperti biasanya.

****

Oppa Sang Tae diberikan beberapa penjelasan oleh Yoon tentang bagaimana membuat ilustator sesuai yang dimau oleh Penulis Ko.

Sedangkan Oppa Sang Tae seperti punya keinginan sendiri.

****

“Kamu mirip seperti anjing musim semi.” Ucap Penulis Ko saat melihat Gang Tae membuka buku anjing musim semi.

“Kenapa aku begitu?”

“Temanmu, Jae Su, atau Jae Min? Dia yang memberitahuku. Kamu selalu menyembunyikan perasaanmu. Dan menangis sendirian. Seperti anjing musim semi.”

“Kalian berdua bertemu?”

“Aku memanggilnya ke rumah. Untuk menanyakan alasan kenapa kamu marah. Aku pesan 10 piza dan dengan sekejap dia datang.”

“Lalu? Apa katanya?”

“Jangan mencari tahu lebih lanjut. Percuma memaksa mencari tahu perasaanmu. Aku sudah merelakannya. Aku tidak penasaran lagi.”

“Ko Mun Yeong… aku………… sangat muak dan lelah melindungi dan merawat orang lain. Aku melakukannya dengan paksa dan itulah alasanku dilahirkan. Aku juga mencari uang. aku mau mengubah kewajiban itu menjadi tujuan hidupku. Setelah aku pikirkan. Melindungi keluarga keren dan luar biasa. Aku tidak akan membiarkan siapapun mengganggu keluargaku. Jika keluargaku direnggut, aku akan mencarinya sampai ketemu. Aku pasti melindungi keluargaku.”

Lanjut ke bagian 2 yaaa klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!