Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 13 Part 2

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 13 Part 2- Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa…. saya kasih rangkumannya saja. edun, dramanya makin panjang aja durasinya yaa…

“Aku termasuk keluarga itu?” tanya penulis Ko.

“Kita sudah berfoto bersama. Kita keluarga.” Gang Tae menggenggam tangan Ko Mun Yeong.

****

Ahjumma Dora bicara lewat telepon. Dia adalah ayahnya. Dan ia marah kemudian bilang tidak mau bertemu dan bilang saja dia sudah mati.

Ahjumma marah di depan para perawat.

****

Ibunya Juri menemui Pak Lee. Ahjumma membawakan makanan. Akhirnya Pak Lee bilang dia membohongi Juri demi mendapatkan perhatian Juri.

“Juri. Lebih menyukai ayahnya dibandingkan aku. Dan sangat mengandalkannya. Setelah ayahnya meninggal, dia harus berperan sebagai anak dan kepala keluarga. Hingga tidak mau mendalkan orang lain. Seandainya ayahnya masih hidup, dia akan merasa ada yang bisa diandalkan, dan mengungkapkan apa pin dengan percaya diri tanpa perlu memendamnya. Dia hanya membutuhkan seseorang yang perlu diandalkan saat kesulitan. Bukankah itu saja cukup?”

“Ahh yaa…”

*****

Dua Moon dan Penulis Ko sudah pulang.

“Aku akan memajang foto keluarga di sana. Pasti suasana seram di sini langsung hilang.” Ucap Penulis Ko. “Haruskah kita mengubah interornya juga? Bukankah kamarmu terlalu kecil untuk digunakan berdua?”

“Lalu? Ingin tukar kamar?”

“Tidak perlu. Kamu bisa berbagi kamar denganku. Pindah ke kamarku,”

“Tidak mau.”

“Kenapa?”

“Itu bekas kamar orang tuamu.”

“Lalu kenapa?”

“ko Mun Yeong. Jika aku mengajakmu ke tempat lain, mau ikut denganku?”

“Kenapa?”

“Mau ikut?”

“Kamu mau kabur lagi? Oppa sudah memimpikan kupu-kupu lagi? Kamu tidak perlu khawatir. Aku akan membunuh kupu-kupu itu. Kamu pasti tahu. Aku adalah pembunuh kupu-kupu.”

Gang Tae memeluk Ko. “Bukan begitu. Meskipun kupu-kupu itu muncul, jangan dibunuh. Kamu tidak boleh melakukannya.”

“Kenapa?”

“Bagaimana kalau aku kabur lagi?”

“Aku akan mengejarmu, lalu menangkap dan mematahkan kakimu. Baik janji……. jani keliling. Kemudian diberi cap…”

Eehh capnya kisseu.

Mereka masih nampak bahagia.

****

Oppa Sang Tae sedang menonton TV. Kemudian Gang Tae datang.

“Kenapa pipimu merah?”

“Mungkin karena mandi air panas.”

“Apa kamu malu? Pipimu merah, bola matamu bergerak ke kanan dan ke kiri. Kamu tersenyum canggung dan menghindari tatapanku. Itu artinya kamu sedang malu. Kamu melakukan sesuatu yang memalukan?”

“Tidak. Yaaa sedikit.”

“Apa kamu dicium?” wkwkkwwkkwkk ngakak.

“Ya. sedikit.”

“lebih baik berciuman daripada bertengkar. Jangan bertengkar. Atau aku akan marah.” Wkwkwkkw Sang Tae kocak.

“Hyung sendiri. suka Mun Yeong atau aku?”

“Aku….. lebih suka Ko Gil Dong.”

****

Kakek yang kemarin mendatangi Oppa Sang Tae yang sedang melukis.

“Apa telingamu sudah baik?”

“Ya. berkat kamu aku sudah membaik. Aku ke sini untuk mengembalikan buku.”

“Menyenangkan bukan?”

“Ya. aku sampai hafal seluruh ceritanya.”

“Bagian mana yang kamu suka?”

“Jangan lupakan itu. Ingatlah dan hadapi. Jika tidak dihadapi, kamu hanya akan selalu menjadi anak kecil dengan jiwa yang tidak bertumbuh.”

“Aku juga suka bagian itu….. hadapi…..”

“Kamu sedang melatih dirimu membuat gambar kupu-kupu?”

“Ya. berlatih sedikit demi sedikit di buku sketsaku.”

“Ahh begitu rupanya. Kalau begitu apakah kupu-kupu akan keluar di gambar ini? atau aku yang keluar dari rumah sakit ini.”

“Pintu. Tergantung siapa lebih dahulu yang menemukan pintunya.”

“Ahh benar juga. Mari kita temukan pintunya bersama.”

“Ya.”

Lanjut ke bagian 3 yaa… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!