Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 13 Part 5

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 13 Part 5 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa…. saya kasih rangkumannya saja. edun, dramanya makin panjang aja durasinya yaa…

“Karena Gang Tae ada shif malam. Aku memanggilmu.” Ucap penulis Ko pada Juri yang ia panggil ke rumahnya.

“Perasaanmu tidak baik? Apakah karena ayahmu?”

Ko teriak. “Raja mempunyai telinga keledai….” kemudian tertawa. “Aku memanggilmu karena ini. supaya aku merasa lega.”

“Kalau begitu. Aku tidak boleh mabuk hari ini.”

“Juri yaa. jika aku terlahir sebagai anak ibumu, dan kamu terlahir sebagai anak ayahku. Apa yang akan terjadi?”

“Aku bisa memastikan. Kamu pasti akan dipukuli oleh ibuku karena bersikap tidak sopan.”

Keduanya tertawa.

*****

Pak Lee nonton TV bareng ahjumma.

“Juri akan pulang malam dan minum,”

“Bersama siapa?”

“Mun Yeong.”

“Mereka tidak boleh bersama.”

“Sudahlah. biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka. Saat aku masih menjadi koki restoran, Mun Yeong adalah teman pertama Juri yang diperkenalkan kepadaku. Dia sangat kurus dan kecil, tapi makan nasi banyak sekali. Seperti anak yang tidak pernah diberi makan, aku tebak ada masalah dengan keluarganya.”

“Aku kurang tahu. Aku hanya tahu dia mengalami masa sulit saat anak-anak.”

*****

Perawat ahjumma mendengarkan perkataan Ko Dae Hwan. “Aku telah melakukan kesalahan besar. Tidak seorang pun bisa mengampuniku. Aku… membunuh istriku.”

“Siapa yang kamu bunuh?”

“Wanita itu bersenandung setelah membunuh orang.”

****

Ibunya Ko Mun Yeong saat itu ada di rumah. Ayahnya Ko sudah menderita sakit tumor yang ada di kepala.

Sang suami bertanya. “Wahhh suasana hatimu sedang baik hari ini?”

“Benar. Sangat baik.”

Ko Dae Hwan menyalakan radio dan ada berita tentang ibunya dua Moon yang meninggal karena dibunuh.

“Ahjumma pembantu itu kenapa tidak datang?” tanya Ko Dae Hwan.

“Dia tidak akan datang lagi. Dia tidak seharusnya bersikap lancang.” Ibunya Ko malah tersenyum. Ia pun keluar.

“Pasti kamu pelakunya bukan? Kamu membunuh wanita itu?”

“Jangan khawatir. Tidak ada yang tahu.” Ia menjawab dengan santai sambil jalan.

“Jika, aku meninggal dunia, Mun Yeong, putriku akan menjadi monster sepertimu. Jadi, kumohon…”

Malah ketawa denger ini.

Dan di saat ini, Ko Dae Hwan mendorong sang istri ke bawah. Ia jatuh dari lantai dua.

****

“Aku yakin sudah membunuhnya.” Ucap Ko saat cerita.

Gang Tae melihatnya di pintu dan mengetuk masuk.

“…. Mun Yeong melihat semuanya…..dia melihatku saat aku membunuh wanita itu. Putriku masih sangat kecil untuk menyaksikan semuanya.”

****

Ahjumma terjatuh. Ko Dae Hwan memeriksanya. Ia pun menangis.

Dan dari lantai dua. Ko Mun Yeong kecil melihat semuanya.

Ko Dae Hwan membawa tubuh istrinya ke dalam ruang bawah tanah dan menguncinya.

***

“Appa. Apa dari mana?” tanya Ko Mun Yeong pada ayahnya.

“Ayah tidak bisa tidur. jadi, ayah memancing ke waduk.”

****

Sebongkah kotak besar jatuh ke dalam air. Ko Dae Hwan sudah membuangnya. Saat itu Mun Yeong tahu sepatu ayahnya penuh dengan lumpur.

****

“Lalu…kamu berusaha membunuh putrimu?” tanya Gang Tae pada Ko Dae Hwan.

“Tidak. Aku hanya takut Mun Yeong akan tumbuh seperti monster, seperti ibunya. Itulah alasanku melakukannya. putriku tidak bersalah. Aku yang bersalah.” Ko Dae Hwan menangis.

Lanjut ke bagian 6 klik di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!