Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 14 Part 1

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 14 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa…. saya kasih rangkumannya saja. edun, dramanya makin panjang aja durasinya yaa… 1 jam 17 menit guys.

“Lepaskan aku.”

“Jebbal. Dengarkan aku.”

“Ada tiga pasang sayap. Kupu-kupu mutan itu…hanya ada satu. bros yang dirancang khusus oleh ibuku. Kenapa kupu-kupu itu di lukisan mural Oppa?”

“Bukan begitu. Ini tidak seperti yang kamu pikirkan.”

“Saat aku bertanya, kamu seharusnya langsung bilang tidak. Aku tidak akan kabur. Tolong berhenti mengikutiku. Aku perlu waktu untuk berpikir. kita akan bicara nanti.” Ko Mun Yeong pun pergi.

****

Gang Tae menelepon Pak Lee. “Pak Lee. Bisa memeriksa keadaan Mun Yeong? Kuceritakan detailnya nanti. Tolong bantu aku.”

Gang Tae kemudian mendapatkan telepon lain.

****

Ahjumma Ibunya Juri berkata pada Gang Tae. “Dia bersembunyi di bawah wastfel dan tidak mau keluar. Kenapa dia begitu lagi?”

Gang Tae langsung melihat Oppa Sang Tae.

“Kenapa ada kupu-kupu itu di lukisanku? Seseorang menggambarnya. Tidak….”

“Hyung. Ayo keluar.”

“Kupu-kupu itu yang membunuh Omma datang mengejarku. Ia datang mengejarku sampai ke sini.”

“Kupu-kupu itu bukan kupu-kupu ibu dan anak. tapi kupu-kupu mutan dengan tiga pasang sayap.”

“Mutan? Bukan kupu-kupu yang kulihat?”

“Ya. meski terlihat berbeda, mereka termasuk varian yang sangat umum. Aku pernah melihatnya di taman rumah sakit.”

“Aku tidak pernah melihatnya.”

“Hyung kamu tidak melihat jelas karena takut. Sepertinya seseorang menggambarnya di muralmu karena terlihat menarik dan unik.”

“Kenapa dia mencorat-coret di lukisan orang lain? Tidak sopan sekali.”

“Benar juga. Aku akan menangkap pelakunya lalu memarahinya. Ayo keluar….”

Kemudian Hyung mau keluar.

“Hyung kamu sudah janji padaku. Kamu tidak akan kabur meskipun kupu-kupu itu muncul.”

“Ya. aku sudah berjanji. Karena janji bukan tisu bekas ingus, aku tidak akan kabur. Namun kepalaku sakit saat melihat kupu-kupu. Aku bisa melawannya jika kamu sedikit membantu.”

“Ya. Hyungku keren sekali.”

Ahjumma datang. “Moon Sang Tae. Karenamu adikmu tidak bisa bekerja. Kamu merepotkan sekali.”

“Maafkan aku.”

“Bisa temani Sang Tae hari ini?” tanya Gang Tae.

Akhirnya Sang Tae dipakaikan baju koki dan ahjumma memintanya bekerja untuknya di dapur.

****

Direktur RS datang dan melihat lukisan. Ahjussi menjelaskan. “Ini… katanya bukan Sang Tae yang menggambarnya.”

“Dia berteriak-teriak agar gambar ini dihilangkan. Kami mau menghapusnya.”

“Ya. lebih baik begitu.” Ucap Dir RS kemudian masuk ke ruangannya.

****

Gang Tae datang ke ruang direktur. Mereka membahas masalah kupu-kupu.

Direkrur mencoba mencari di komputernya. Mencari di CCTV siapa yang menggambarnya. Dan dengan jelas kepala perawat yang menggambarnya. Bahkan dengan terang-terangan kepala perawat tersenyum pada kamera.

Gang Tae mengingat semua yang dikatakan ahjumma perawat. Dia tidak suka buku dongeng dan lebih suka novel tragis.

****

Mun Yeong pergi ke ruang bawah tanah. Ia mencari sesuatu.

“Aku yakin ada di sini….”

Mun Yeong jelas menyangka ibunya yang membunuh Ibunya kedua Moon. Mun Yeong juga ingat ucapan ibunya yang ingin dia menjadi sepertinya. Ucapan ayahnya yang tidak mau anaknya seperti ibunya.

****

“Maafkan aku.” Ucap Direktur RS pada Gang Tae. “Aku benar-benar merasa bersalah. Maafkan aku.”

“Dia tepat di depan mataku, tapi aku tidak tahu. Aku menitipkan Hyungku pada wanita itu. Dan bahkan berterima kasih.”

“Semua adalah salahku. Jangan salahkan dirimu sendiri. karena identitas Do Hui Jae terkuak. Kita harus menemukannya. Aku akan meminta polisi untuk menyelidikinya. Ambil saja cuti untuk sementara. Jagalah Penulis Ko dan Sang Tae. Kenapa dia terus bertahan di rumah sakit untuk waktu yang lama yang dipenuhi oleh CCTV?”

LANJUT KE BAGIAN 2 KLIK DI SINI YAAA….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!