Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 14 Part 3

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 14 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa…. saya kasih rangkumannya saja. edun, dramanya makin panjang aja durasinya yaa… 1 jam 17 menit guys.

Pak Lee menjelaskan. “Penulis Do adalah berasal dari keluarga yang berkarir di dunia medis. Tanpa alasan yang jelas, dia berhenti kuliah kedokteran di tahun ketiga. Dan memilih menjadi penulis. Setelah menikah, dia memutuskan hubungan dengan keluarganya. Dia mengurung diri dalam kastel ini dan hanya membuat novel. Setelah 10 tahun mengenal Mun Yeong, hanya itu yang aku ketahui. Aku tidak tahu apa yang dialami oleh Mun Yeong, orang-orang dari penerbit terus datang dan mengganggu Mun Yeong. Mereka semua datang meminta seri terakhir pembunuhan penyihir dari barat yang ditulis oleh ibunya. Dasar bedebah.”

“Lantas bagaimana nasib jilid terakhir itu?”

“Kamu tahu bukunya tidak pernah rilis karena naskah terakhirnya juga ikut menghilang.”

*****

Gang Tae mendatangi kamar Ko tapi nggak ada orang. Yang terbuka hanya pintu menuju ruang bawah tanah.

Gang Tae pun masuk ke dalamnya.

“Ko Mun Yeong…”

“Benarkan ibuku membunuh ibumu? Kupu-kupu yang terus menggangu Hyung-mu dan membuat hidupmu menderita adalah ibuku?” Ko menangis. Kemudian ia berbalik. “Pasti salah. Aku pasti salah, bukan? Itu tidak mungkin terjadi. Sejak kapan kamu tahu semua ini?”

“Belum lama ini.”

Ko tambah menangis. Ia kemudian berjalan dan Gang Tae berkata. “Ko Mun Yeong, dengarkan aku. Kamu berbeda dengan ibumu. Sampai akhir ajalku, aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Bagiku, kamu hanya Ko Mun Yeong yang aku sukai sejak kecil.”

“Munafik.”

Dan Gang Tae melepaskan tangan Ko. Ko menangis dan pergi perlahan dari ruangan bawah tanah.

****

Ko benar-benar menangis. Dia menyilangkan sendiri tangannya. Tapi tetap menangis memilukan. Jadi ingat Sang Mi di drama Save Me.

****

“Hyung? Kamu tinggal di sini karena Mun Yeong sangat marah kepada Gang Tae?” tanya Jae Su. “Aku mencium ada aroma kebohongan.”

Oppa malah sibuk makan mie.

“Kurasa mereka mengirimmu kemari agar bisa bermesraan dan menikmati waktu berdua. Tanpa adanya gangguan darimu.”

“Jae Su sshi…”

“Benar? Menurutmu juga begitu?”

“Ekspresinya sedih. Dia sangat sedih.”

“Siapa?”

“Mun Yeong. Ekspresinyaa… dia terlihat takut dan sedih. Kenapa begitu ya? kenapa dia bereskpresi begitu?”

****

Ahjumma Ibunya Juri menemui Direktur RS.

“Kenapa kemari?”

“Juri memintaku ke sini. Katanya kamu terlihat sangat kesulitan.”

“Psikiatri tidak semudah yang kupikirkan.”

“Kenapa? Kamu sungguh berpikir ingin pensiun?”

“Tampaknya sebentar lagi, aku harus pensiun dengan sukarela. Aku tidak bisa melakukan apapun setelah ditusuk dari belakang oleh orang kepercayaanku.”

“Kamu selalu bilang begitu, tapi kamu baik-baik saja sampai sekarang. Kenapa tbtb seperti ini?”

“Aku terlalu banyak berlagak. Aku sengaja memberikan resep kepada Penulis Ko dan Sang Tae untuk menahan mereka di sini. Sebaliknya, itu malah menjadi racun. Aku harus bagaimana? Aku merasa bersalah kepada mereka. Aahh aku akan bertambah tua dengan percuma.”

“Orang dewasa tidak selalu benar. Kita pasti terus melakukan kesalahan. Dokter tidak bisa selalu menolong orang. Kamu bukan Tuhan. Tidak apa-apa merasa tidak baik. Itu tertulis di sana.” Ahjumma menunjuk pada salah satu tulisan di ruangan.

“Sun Deok ah… apa kamu mau menggantikanku menjadi direktur?” wwkkwkw.

“Astagaaa. Persetan.” Ahjumma kesal kemudian pergi.

Lanjut ke bagian 4 yaaa guys. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!