Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 14 Part 6

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 14 Part 6 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa…. saya kasih rangkumannya saja. edun, dramanya makin panjang aja durasinya yaa… 1 jam 17 menit guys.

Jae Su dan Sang Tae pun pulang.

Saat Gang Tae di pintu, ia menemukan paket amplop coklat. Ia pun membukanya. Setelah paket dibuka, isinya adalah  buku berjudul “tangan dan sang monkfish” ia pun membukanya. Ternyata buku dongeng.

….dulu kala, gadis kecil lahir. Di keluarga yang sangat kaya. Sang ibu mencintai anaknya yang cantik dan berkulit putih bagai bunga magnolia. Sang Omma bahkan bersumpah. Dan menjanjikannya matahari dan bulan. Sang Omma sangat senang, ketika anaknya mulai makan. “Anakku, mulai sekarang, omma akan menyuapimu… aaaa….buka mulutmu. Sang anak berlari ke ibunya ketika melihatnya mulai berjalan. “anakku aku akan mengendongmu.” Sang Omma melakukan apa pun yang diperlukan untuk membesarkan anaknya dengan sempurna, lalu berkata, anakku yang kucintai. Omma harus beristirahat. Mulai sekarang, sediakan aku makanan. Lalu anak itu berkata, “Omma aku tidak punya tangan. Tanganku menghilang karena tidak pernah digunakan.”

“Kalau begitu. Gendong aku. Kakiku sakit.”

Lalu anak berkata. “Omma aku tidak punya kaki. Aku tidak pernah menginjak tanah, karena aku tidak pernah menggunakan kakiku dan selalu digendong. Namun, aku punya mulut yang sangat besar.” Kemudian ia membuka mulutnya yang sangat lebar.

Sang Omma marah dan berteriak. Setelah kuperhatikan, kamu bukan anakku yang sempurna. Kamu hanya monkfish bermulut besar tidak berguna. Kamu adalah kegagalan dan tidak bisa bisa diberikan ke siapapun. Sang Omma membuang anaknya ke laut.

Setelah hari itu, saat cuaca buruk dan angin laut berhembus kencang, para pelaut sering mendengar suara tangisan anak itu. “Ommmaaa… Ommaaaa….. apa salahku? Tolong bawa aku kembali. Tolong bawa aku…. dan kembalilah.”

Suara yang membacakan adalah ahjumma perawat.

Suara ahjumma berkata. “Ini adalah bukumu yang gagal tapi ini buku yang paling kusuka. Karena kamu seorang penulis, kamu juga pasti tahu. Semua yang gagal harus dibuang.”

Itu memo dari ahjumma di belakang buku.

****

Ko Mun Yeong mengeluarkan naskah. Itu adalah naskah novel seri terakhir milik Ibunya.

Ko menelepon kontak bertuliskan kritikus bajingan. “lama tidak berjumpa. Aku akan membayarmu. Bisa gunakan penamu kembali?”

****

Nona Yoon membangunkan Pak Lee. Ternyata ada berita bahwa buku penyihir dari barat seri ke 10 akan segera terbit.

“Sial. Apa-apaan ini?” Pak Lee melihatnya di komputer.

Yoon dan Pak Lee bingung. Karena merekalah yang diberitakan akan menerbitkan novelnya.

Pak Lee langsung bergegas untuk menemui Mun Yeong.

****

Mun Yeong sedang berdandan dengan baju merahnya. Kali ini kuteknya hitam. “Kali ini datanglah padaku. Omma…”

****

Gang Tae menerima telepon dari Pak Lee. “Ya. aku sudah membaca berita.”

*dan Sang Tae di rumah atap mendapatkan telepon dari ahjumma perawat. Ia pun turun menemui Ibunya Ko Mun Yeong.

“Apa kabar?”

“Kepala perawat cantik sekali hari ini. aku nyaris tidak mengenalimu.”

“Benarkah? Apa aku terlihat berbeda?” ahjumma berputar dengan gaunnya.

“Ya.”

“Benar. Aku berbeda hari ini.”

Oppa Sang Tae ditelepon Gang Tae tapi nggak diangkat juga.

Karena khawatir. Gang Tae pun bergegas pergi.

Lanjut ke bagian 7 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!