Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 15 Part 5

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 15 Part 5 – Episode selengkapnya di sini. Episode sebelumnya di sini. Terima kasih sudah mengikuti sinopsisnya yaaaa… terima kasih pokoknya!!! Saya buat rangkuman yaa!

Gang Tae sudah menyiapkan makan malan. Ko Mun Yeong minta bicara lagi. “Kapan kamu akan pergi?”

“Kamu harus makan. Kamu belum makan apa pun.”

“Kamu meniru ibu pemilik rumah? Kembalilah ke rumah kalian.”

“Aku tidak bisa pergi.”

“Kenapa?”

“Pipa air di rumah bocor. Rumah kami penuh dengan air. Jadi, perlu perbaikan beberapa hari.”

****

Juri menelepon Mun Yeong.

“Mun Yeong bisa aku minta tolong?”

“Tidak.”

“Ibuku sakit. Dia sampai mengambil cuti hari ini karena sakit parah. Setelah mendengarkannya. Aku cemas. Karena kondisinya sangat buruk. Pak Lee dan Yoon pergi seminar.”

“Minta tolong Moon Gang Tae saja.”

“Maaf merepotkan. Tapi bisakah kamu melihat Ibuku? Aku tahu dia sudah tua. Kamu mungkin tidak nyaman melihatnya. Apa kamu tidak bisa.”

“Tidak. Kenapa pula kamu meminta bantuanku.”

****

Mun Yeong pun datang juga.

Ia melihat ahjumma tertawa sambil nonton TV.

“Kamu tidak sakit? Kamu terlihat lebih sehat dari diriku.”

“Diusia ini, semua badan akan terasa sakit.”

“Nam Juri dasar wanita munafik.”

“Jangan menghina anakku. Kemarilah dan makan.”

Ahjumma malah menyiapkan makanan dan meminta Ko Mun Yeong duduk dan makan.

****

Kilas balik.

Semalam. Moon Gang Tae menelepon Pak Lee.

“Aku hanya ingin meminta bantuan yang sedikit memalukan.”

“Apa? memalukan?”

****

Akhirnya, Juri, ahjumma, Pak Lee dan Yoon rapat mengenai rencana membuat Mun Yeong luluh.

Dan naga-naganya Jae Su naksir sama Yoon nih.

****

Ko Mun Yeong makan saat masih panas dan mengumpat. Ahjumma bilang bicara yang baik. Kenapa kalimat kasar muncul dari mulut yang cantik.

“Kenapa semua orang bersikap baik padaku. Aku bukan keluargamu.”

“Karena kamu cantik. Aku senang melihat wajahmu bahkan ketika kamu makan.” Dduhhh ini beda nasib sama Oh Hae Young yaaakk. “Aku juga senang melihatmu menyukai orang yang tidak punya apa pun, tapi berbaik hati seperti Gang Tae.”

Kemudian Mun yeong makan dengan lahap.

Jae Su pun datang.

****

Gang Tae dan Oppa Sang Tae selesai menanam pohon.

“Apakah pohon ini untuk Omma?”

“Ya. tiap merindukan Omma, kita bisa ke pohon ini.”

“Ommma… ni foto keluarga baru kami. Gadis yang ada di tengah adalah Mun Yeong. Dia cantik. Dia lebih cantik saat berambut panjang. Tapi Gang Tae memotong rambutnya seperti ini.”

“Ommaaaa… aku tumbuh dengan baik, bukan?”

“Yaa. kamu tumbuh dengan baik. Aku juga.”

“Aku akan terus menjaga Hyung Omma.”

“Kamu terlahir bukan untuk menjagaku. Kamu terlahir bukan untuk merawatku. Omma melahirkanmu bukan untuk itu. aku yang akan menjagamu. Makanya saat wanita itu jahat. Aku memukul kepalanya. Aku menjagamu saat kamu tertidur.”

Moon Gang Tae terharu. “Hyung, benar.”

“Tapi kamu sudah besar. Dan aku sibuk sekarang. Sampai jumpa Omma…” kemudian Sang Tae pergi.

“Omma. Kamu dengar bukan?” kemudian Moon Gang Tae ikut mengikuti.

****

“Aku berpikir dia adalah psikopat. Dia terlihat dingin dan acuh sekali.”

“Tepat sekali. Ekspresi munafiknya sangat menyebalkan.”

“Benar.” Ucap Jae Su. “Dia juga memimpikan hal mustahil. Kamu tahu apa yang dia katakan saat direstoku? Serengeti….. apa kamu tahu di mana serengeti? Kupikir spageti. Serengeti Afrikaa…. serengeti ada di afrika!!!! Dia bahkan tidak punya paspor. Tapi ingin pergi main ke sana. Dia benar-benar sudah gila.”

“Kenapa itu gila? Apa salahnya main ke serengeti? Jawab.” Mun Yeong marah.

Lanjut ke bagian 6 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!