Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 15 Part 6

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 15 Part 6 – Episode selengkapnya di sini. Episode sebelumnya di sini. Terima kasih sudah mengikuti sinopsisnya yaaaa… terima kasih pokoknya!!! Saya buat rangkuman yaa!

“Kamu habis dari mana?” tanya Sang Tae,

“oppaa…”

“Nafasmu bau miras.”

“Oppa…. bisakah kamu tanyakan kepada Gang Tae? Alasan apa yang dia gunakan agar tidak pergi dari sini. Aku baru dari rumah kalian. Setelah aku periksa. Pipa airnya tidak bocor.”

“Lawan aku jika berani. Kamu harus memeriksa tugasku.”

“Sudah kubilang. Tidak perlu dikerjakan. Mulai sekarang, aku tidak akan menulis dongeng. Diberhentikan… tunggu. Berhenti selamanya.”

“Tugasku harus diperiksa agar bisa menjadi ilustrator yang sesungguhnya. Karena itulah. Tolong terima tugasku.”

“Astagaa. Kamu keras kepala sekali.”

“Jika kamu tidak menulis lagi, aku akan membuat dongeng dengan penulis lain. Aku akan terus menggambar.”

“Kamu sama sekali tidak setia. Mengganti pasangan seperti anjing.”

“Aku manusia.”

“Baik. Ayo lihat tugasmu.”

Mun Yeong melihat lukisan Gang Tae. “Ini bahagia. Saat menyukai seseorang, dia tersenyum seperti ini. lihat ini. dia terseyum. Ini ekspresi bahagia Gang Tae, ini bukan pura-pura ini yang asli. Aku pernah melihatnya. Kamu melihat eskpresi bahagia. Kenapa menangis?”

“Karena ini bagus.”

“Kamu mau gambarnya?”

“Ya. bolehkah aku menyimpannya?” gambar itu pun dirobek oleh Oppa dan diberikan ke Mun Yeong.

“Aku sangat ingin merilis buku dongeng. Jika bukuku dirilis, aku mau memamerkannya pada Ommaku. Aku akan bilang aku ilustratornya.”

“Omma?”

“Ya. kami menanam pohon di rumah sakit jiwa ok.”

****

Pohon itu dilihat Mun Yeong.

“Maafkan aku…..”

Kemudian Gang Tae muncul.

“Aku membuntutimu. Hobimu menculik. Hobiku membuntuti orang lain.”

“Apa menurutmu lucu?”

“Aku mungkin membosankan. Tapi aku ingin membuat kamu terkesan. Aku akan terus berusaha apaun yang terjadi. Aku akan terus melawan dan menghadapinya, berhentilah. Terima aku sekarang.”

Mun Yeong pergi.

“Bagaimana kalau kamu mengganti rugi.” Ucap Moon menghalangi jalan Ko. Moon menunjukkan luka di tangannya.

“Maafkan sudah melukaimu….”

Mun Yeong melangkah pergi.

“Sarangeee…. sarangeee… Ko Mun Yeong. Sarangandagoo… saranganikaaa… sincaaa nomu nomu sarangee… kenapa kamu kabur!!!!! Yak!!!!! Ko Mun Yeong tunggu.” Dan kali ini adegan dibalik.

Para pasien menonton.

“Kupikir dia harusnya dirawat.” Ucap ahjumma Dora.

“Perawat Moon sudah berubah banyak.”

“cinta mengubah seseorang. itulah.”

****

Masih mengikuti sampai ke rumah.

“Sarangee… kamu mau hal lain? Bicaralah!!

“Jika mengatakan “aku mencintaimu” lagi, aku akan… haahh…”

“Kamu mau apa?” dan Mun yeong dikecup. Wkwkw. “Seperti ini?”

Dan digendong dong…

Mau kisseu lagi. Mun Yeong mundur-mundur. Dan bersambung….

Ahahahhaha…. klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!