Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 16 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti. Saya kasih rangkuman saja yaa. saya rekap bagian terpenting.

Tbtb ada suara rusa dari luar. “Dasar rusa sialan. Diam!!! Rusa sialan!!!” Teriak Moon Gang Tae. Hal ini membuat Mun Yeong tertawa. “Sarangee….”

Dan kisseulah mereka.

Bab terakhir. Mencari jati diri sesungguhnya.

****

Oppa Sang Tae kali ini pamit pada Jae Su dia tidak akan menjadi pekerja paruh waktu dan ingin menjadi ilustrator sungguhan.

Jae Su malah kesal dan minta Sang Tae mencarikan pekerja penggantinya. Yang mau bekerja sebaik Sang Tae. Sejujurnya, Jae Su itu sedih ketika Sang Tae begini.

***

Kembali ke pasangan yang sedang… yaah begitu.

“Kenapa kamu menggantung fotoku di pohon ibumu?”

“Kupikir Omma pasti ingin mengetahuimu.”

“Kamu memperkenalkanmu sebagai apa?”

“Teman Sang Tae yang selalu Omma harapkan. Dan juga, wanita yang sangat kucintai. Karena kita saling mencintai, ibuku pasti tidak cemas.”

“Kukira dia sangat membenciku.”

“Sejujurnya,  kamu bukan tipe yang aku sukai.”

“Kamu mau mati?” tanya Mun Yeong.

“Kamu tidak perlu berbuat baik agar orang lain menyukaimu. Baikan denganku sudah cukup.” Gombalan aktor 2 milyar lebih.

“Aku mengantuk. Aku mengantuk!!!!”

****

Jae Su akan mengantar Sang Tae. Tapi Sang Tae tahu diri akan tidur di tempat Jae Su karena Moon Gang Tae dan Mun Yeong harus berbaikan.

“Hyungnim. Aku ingin punya kakak sepertimu.” Jae Su menangis.

****

Dann yaakkkkk… barang-barang tergeletak di lantai.

Dan begini!!!!

****

Saat Moon Gang Tae masak. Mun Yeong mendekat. “Hati-hati aku memegang pisau. Setelah aku pikirkan,  ada yang belum aku sampaikan.”

“Apa?”

“Aku pengangguran.”

“Kamu berhenti bekerja? Kenapa?”

“Aku mau mencoba melakukan hal lain.”

“Jangan bilang kamu mau sekolah?”

“Aku akan belajar untuk masuk perguruan tinggi.”

“Tidak boleh. Daring saja.”

“Aku tidak perlu meminta izinmu.”

“Hidupmu menderita selama ini. tidak perlu belajar. Jangan. Hidup bersamaku dan tidak perlu melakukan apapun. Seperti parasit.”

“Aku sedang pegang pisau.”

“Aku salah bicara.”

“Apa yang akan kamu lakukan? Kamu bilang tidak akan menulis lagi.”

“Tidak ada cerita yang ingin kutulis.”

“Bagaimana dengan tiga orang bepergian dengan mobil kemah? Aku sangat menantikan cerita itu.”

“Kamu mau membacanya?”

“Aku mau memamerkannya. Karena itu karyamu dan Hyung. Aku ingin memamerkannya.”

“Ikuti aku.”

****

Mun Yeong menunjukkan gambar dari Sang Tae, gambar Gang Tae.

“Apa kamu sungguh menyukainya sampai  bahagia memimpikannya?”

“Ya. ini…. tidak terlihat seperti diriku.”

“Setelah melihat ini. aku mengubah naskahku. Aku tidak mau memberi tahu. Kamu senang?”

“Ya. senang.”

“Kamu lebih suka aku atau Oppa?”

“Aku paling sukaa…. diriku sendiri.”

Wkwkwkwkkw.

“Aisshhh dasar rubah licik.” Dan Sang Tae Oppa pun pulang.

****

Direktur RS main catur dengan kakek pasien. Direktur memberikan bingkisan berupa sepatu agar kakek bisa menggunakannya saat keluar dari RS.

Kakek pun langsung memakainya.

Iklan. Biasa.

****

Perawat O tidur di tempat penyimpanan selimut. Ayahnya, Direktur datang dan bilang “Apaaaaa sakit!!!!!!”

Direktur RS membawanya keluar dan bilang anaknya dipecat saja. para perawat dan dokter pun baru tahu mereka ayah dan anak.

****

“Kalian sudah berbaikan?” tanya Sang Tae. “Lebih baik berciuman daripada bertengkar.” Wkwkwkkw Oppa.

“Tidak perlu cemas Oppa. Kami sudah berbaikan dan berciuman.”

Kaki Gang Tae menginjak Mun Yeong.

“Kalian kisseu?”

“Ya… kisseu saja tidak cukup… kami…”

Dan Gang Tae batuk kenceng banget. Moon Gang Tae terus mengalihkan perhatian dengan membahas buku baru. Oppa Sang Tae pun teralihkan.

klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!