Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 16 Part 4

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 16 Part 4 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti. Saya kasih rangkuman saja yaa. saya rekap bagian terpenting.

Ahjumma ibunya Juri memandang mural Sang Tae. “Kupikir kamu idiot, ternyata kamu cukup kompeten. Kamu membantu Sang Tae untuk terbang seperti kupu-kupu.”

“Aku tidak pernah  melakukan apapun. Dia terbang dengan kemampuannya sendiri. kamu terlihat anggun hari ini.”

“Menggelikan. Kamu kenapa?”

“Bolehkan aku datang ke rumahmu untuk dapat makanan gratis? Dulu aku sering melakukannya di pagar…. Sun Deookkkk Ahhhh Ayoooo mainnnnnn,,” tbtb teriak.

“Kamu sudah gila? Ada apa denganmu? Kamu demensia?”

****

Ahjumma Choi yang dulunya main di Hotel del Luna datang lagi. Itu lho, ahjumma yang pakai syal.

“Syalmu keren.”

“Leherku terasa hampa, jadi, aku membeli ini saat ada diskon di toserba. Ini hari yang penting…”

“Cocok untukmu.”

“Nanti mampirlah ke restoku untuk makan.”

***

Jeong Tae menunggu Ah Reum saat akan dipamerkannya buku.

Kemudian Ah Reum datang.

Jae Su yang datang dengan setelan jas mampu membuah Seung jae terpana.

****

Kalian ingat yang dulunya pamer anu? Di episode-episode awal? Dia juga datang ke acara peluncuran buku.

***

Mun Yeong bicara pada Oppa. “Dongeng ini aku yang membuat. Aku yang harus mendongeng. Oppa tidak boleh mengganggu.”

“Ko Mun Yeong. Aku yang menggambar ilustrasi. Setengah buku ini karyaku. Aku juga bisa mendongeng.”

“Oppa apa kamu suka caper?”

“Apa itu? nama singkatan raja dinasti Joseon?” kwkwkw.

“Berhenti bertengkar.” Ucap Gang Tae.

Keduanya masih bertengkar.

“Kalian tidak usah mendongeng. Aku saja.” Gang Tae pergi dengan kesal.

****

Pak Lee memberikan pembukaan acara. Tentang ucapan terima kasih dan tujuan acara. Semua tepuk tangan.

Mun Yeong membaca lebih dulu. Bergantian dengan Oppa Sang Tae.

“…. mereka naik mobil kemping untuk mencari jati diri mereka. Di dalam perjalanan mereka bertemu dengan ibu rubah yang sedang menangis di ladang yang penuh salju.”

Dan Gang Tae ikut membaca… “Anak lelaki yang selalu memakai topenh menanyakan Ibu Runah. Kenapa ahjumma menangis?”

Omma rubah menjawab. “Aku kehilangan anak di ladang salju ini….” kemudian tersorot ke ahjumma syal. “Saat menggendongnya di punggungku. Aku terlalu sibuk mencari makan.”

“Melihat Omma rubah yang terus menangis, sambil memukul-mukul dadanya,  anak lelaku pun mulai mengeluarkan air mata yang hangat…..

….Setelah beberapa lama, salju meleleh dan mereka berhasil menemukan anak rubah yang membeku tertimpa salju.

Mereka bertiga melanjutkan perjalanan. Dan bertemu dengan badut yang menari tanpa busana di ladang bunga yang berduri. Tong kosong bertanya, kenapa kamu menari dengan segenap hati di ladang yang penuh berduri?”

Badut menjawab, dengan begini, orang-orang akan memperhatikanku. Namun, orang-orang tetap tidak memperhatikannya. Itu hanya membuatnya kesakitan. Lalu, tong kosong memasuki ladang bunga berduri, dan menari bersama si badut. Karena aku adalah tong kosong, tertusuk duri pun tidak akan membuatku terluka. Saat setelah Tong Kosong mulai berlari dan menari, terdengar suara yang sangat nyaring di dalam tubuhnya. Orang-orang mulai berkumpul dan melihat mereka menari. Sambil bertepuk tangan.

Saat itu…. Oppa membaca menyela Ko Mun Yeong.

Dan mereka berantem di atas panggung. Wkkwkwkwkw.

Kacau.

Mereka emang bukan main.  Hahahhahaha…. KLIK DI SINI KELANJUTANNYA.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!