Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 2 Part 5

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 2 Part 5 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah membaca yaaa. terima kasih.

Moon Gang Tae mengejar Penulis Ko.

Ahjussi di bawah tangga berkata. “Sudah kuduga, kamu pasti mengejarku. Sudah lama aku mengamati tulisanmu. Keadaan mental penulis bisa terbaca.”

“Apakah sekarang kamu bisa membaca yang akan kulakukan?”

“Jangan sentuh aku. Aku tidak akan mati sendirian. Aku akan menyeretmu dan Pak Lee. Kamu tahu kenapa orang menyenutku Pengebom bunuh diri?”

“Karena kamu adalah tikus bajianganyang tidak mau mati sendirian? Begitu?”

“Jika aku membuka mulut, karirmu akan tamat. Kamu pasti sudah tahu. Orang dengan gangguan antisosial yang tidak tahu kepolosan anak kecil menulis buku untuk anak-anak. bagaimana jika fakta ini terungkap?”

“Apa yang kamu inginkan?”

“Aku sudah mulai bosan dengan uang suap ini. aku berhadap kamu lebih baik menghiburku.”

Ko menyentuh Ahjussi. “Itu mudah.” Kemudian puplennya diambil. “Aku bisa mengganggumu dengan pena.”

Saat pena dibuka. Ujungnya diarahkan ke bagian mata. Ahjussi sangat kaget. Ia hampir jatuh sedangkan uang yang ia bawa sudah berjatuhan di bawah.

Dengan kekuatan hanya ditoyor. Ahjussi sudah menggelinding ke bawah. Di bawah sudah ada Moon Gang Tae.

Gang Tae menatap Ko.

Ahjussi pun dibawa oleh ambulance.

****

“Dia seharusnya mati. Kenapa orang-orang yang pantas mati malah berumur panjang.” Ucap Ko sangat kesal. “Menyebalkan.”

“Berhenti.” Ucap Moon.

Saat akan menengok. Ko dipegang bahunya oleh Moon. “Apa yang akan kamu lakukan?”

“Tarik napas.”

“Huh.”

“Lebih dalam.”

“Apa yang kamu…”

“Tutup matamu.”

Ko menutup matanya.

“Jika kamu tidak bisa menahan diri. silangkan tanganmu seperti ini dan tepuk pundakmu secara bergantian. Ini akan membuatmu lebih tenang.”

Ko membuka matanya. “Apa-apaan ini?”

“Pelukan kupu-kupu. Ini metode terapi diri untuk pasien trauma.”

Di gudang. Sang Tae pun melakukan hal yang sama.

“Aku tidak suka cara ini.” Ucap Ko menyentuh tangan Moon.

Moon didekatkan pada Penulis Ko.

“Trauma harus dihadapi seperti ini. bukan dirangkul dari belakang.”

*agak mirip sama Deok Man di Quen Seon Deok nggak sih guys?

****

“Kenapa kamu tbtb kabur?” tanya Ko.

“Aku mau menemui Hyungku.”

“Pelan-pelan. Kakiku sakit. Yak!!!! Yak!!!!!!!! Jangan buat aku marah. Aku bisa meledak.”

“Makanya aku mengajarimu metode itu.”

“Itu tidak akan berhasil. Jadilah tuas pengamanku,”

“Apa?”

“Aku mau kamu menahanku supaya tidak meledak.”

“Katamu tidak mau dihalangi. Katamu aku tidak punya hak.”

“Dasar Pendendam.”

“Memang.”

“Sekarang kamu berhak, menjadi tuas pengaman Jo Mun Yeong.”

“Kenapa aku harus melakukannya?”

“Karena kamu seorang perawat. Bukankah itu adalah tugas perawat?”

“Carilah orang lain.”

“Aku akan beri bayaran tinggi. Berapa maumu,”

“ada kalimat yang selalu kami ucapkan kepada pasien yang sembuh.”

“apa itu?”

“Jangan sampai kita bertemu lagi. Jebbal, kita jangan bertemu lagi. Cukup sampai di sini. Jangan ikuti aku.” Halaahhh baru aja episode 2.

“Aku bukan pasien. Jangan sampai bertemu lagi? Itu ucapan perpisahan pada pasien. Tapi aku bukan pasien.”

“Benar juga. Kamu berbeda dengan pasien.”

“Benar.”

“Disuntik dan minum obat tidak akan meyembuhkanmu. Kamu hanya terlahir seperti ini. jadi, tidak ada obatnya.prognosismu buruk. Menghindar adalah pilihan terbaik.”

Mereka bicara di depan lift. Lift terbuka. Moon masuk.

“Itu bukan menghindar. Kamu kabur karena ketakutan.” Ucap Ko. “dasar penakut.” Kemudian lift tertutup.

Lanjut ke bagian 6 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!