Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 4 Part 5 – Episode selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa. terima kasih. Episode 4 kali ini judulnya adalah Zombie Kid.

Ko menyisir rambutnya. Dan sosok itu. Ibunya datang. Ia menjadi Ko kecil.

“Kamu memang berbeda. Kamu sangat istimewa. Kamu adalah karya terbaik yang pernah kubuat. Kamu adalah anakku yang berbeda. Aku mencintaimu, putriku.”

****

Ko kecil membawa kunci. Di hadapannya ada ruangan. Belum saja ia membuka. Ada darah keluar dari lubang kunci. Di dalam ruangan sebelah. Ibunya sudah tewas.

****

Pak Lee makan di tempat Jae Su. Dituliskan akan dapat karikatur gratis. Tapi saat itu Sang Tae tidak ada.

“Kamu menipu.” Ucap Pak Lee. “Aku tertipu. Bagaimana caraku menipu Ko Mun Yeong untuk kembali ke Seoul?”

Kemudian ada Juri masuk menyapa Jae Su.

“Oppa.”

Rupanya Juri datang untuk makan dan minum bir. Pak Lee yang terpesona dengan Juri mengajaknya makan bersama. Tapi Juri menolak. Wkkwkw.

Keduanya mengeluhkan orang yang sama. Ko Mun Yeong.

Orang korea itu suka bicara sendirian ya?

****

Sang Tae memilih alat lukisnya di toko. Ia menemukan ada dino kesukaannya. Sedangkan, Moon Gang Tae terus menerus memikirkan Ko Mun Yeong yang bilang sarange padanya.

Sang Tae bahkan membeli dino karena dia menyukainya.

*****

Pak Kwon dan kawanannya datang ke RS Jiwa OK.

Dan rupanya ahjumma Ibunya Juri juga kerja untuk RS JIWA OK. Mereka mulai menggunjingkan perihal pertumpahan darah yang akan terjadi.

Pak Kwon menerobos masuk ke tempat direktur RS.

“Wanita yang menculik di gila itu dan membawanya ke kampayeku, perawat yang bersekongkol dengan wanita gila itu. Juga direktur RS yang gagal mengatur mereka. Hingga merusak reputasiku harus berlutut di hadapanku. Bawa mereka kemari!!!”

****

*baik Gang Tae dan Penulis Ko mulai dihubungi. Saat Juri akan menelepon Ko. Moon berkata pada Juri bahwa Penulis Ko tidak perlu datang dan dia hanya perlu menyelesaikannya sendiri.

*****

Moon Gang Tae bertemu pria yang pernah dia hajar.

“kubilang, apa yang akan terjadi.” Ucap Si ahjussi mengejek Gang Tae.

Gang Tae tidak peduli dan masuk ruangan.

****

“Ke mana wanita gila komplotanmu?” tanya Pak Kwon.

“Dia tidak datang. Dia tidak perlu datang.”

“Dia pelakunya! Kenapa dia tidak datang?”

“Putramu kabur atas kemauannya sendiri. tidak ada yang memaksanya.”

“Yak!!! Anak itu tidak waras. Dia pasien gangguan jiwa yang suka melepas bajunya, pipis sembarangan dan menghabiskan puluhan juta won semalaman. Aku mengurungnya di sini agar dia tidak berkeliaran. Tidak kusangka dia lepas sampai ke tempat kampanyeku. Kalian pasti sengaja. Karena aku ingin menutup RSJ ini, kalian sengaja melepaskan anak gila itu supaya aku dihujat publik.”

“Meski kamu dihujat publik, putramu menjadi lebih baik atas insiden itu.” Ucap Direktur RS. “Doa bahkan bisa segera pulang.”

“Kamu gila?” teriak Pak Kwon. “Siapa yang akan mengurusnya jika dia keluar dari sini?”

“Itulah cara kerja psikodrama. Saat dia menjadi pusat perhatian dan meluapkan emosi yang terpendam…”

“Lupakan saja.” Teriak Pak Kwon. “Ada ribuan RSJ di negeri ini. aku bisa terus membuatnya di RSJ selamanya!”

“Kamu tidak boleh kejam dengan anakmu sendiri.” Ucap Direktur RS.

“aku tidak butuh anak yang tidak berguna untukku!”

“Tidak berguna?” tanya Moon Gang Tae. “Apakah seorang anak harus berguna bagi orang tuanya?”

“Yak!!! Anak terlahir karena dibutuhkan orang tua. Tanyakan saja pada Ommamu. Apakah mereka membutuhkan anak yang tidak berguna?”

“Seharusnya tidak usah dilahirkan.” Teriak Moon.

Dan Moon malah ditampar.

Lanjut ke bagian 5 yaaa. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!