Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 4 Part 5

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 4 Part 5 – Episode selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa. terima kasih. Episode 4 kali ini judulnya adalah Zombie Kid.

“Beraninya kamu membentakku.” Teriak Pak Kwon.

****

Moon Gang Tae membasuh wajahnya. Membaca tulisan di dekat kaca. “tersenyum membuatmu bahagia.”

***

Moon Sang Tae ada di lingkungan RSJ OK. Dia menggunakan ponselnya untuk memotret. Jeprat sana… jepret sini.

Ahjumma yang menjadi pasien bahkan minta difoto. Tapi Sang Tae langsung lari ketika melihat kupu-kupu.

***

Ahjumma perawat dan Direktur melihat rekaman bahwa Pak Kwon menampar Gang Tae.

Ini adalah kelicikan Direktur.

“Aku akan menggunakannya dengan menyebarkan cuplikan rekaman ini ke media. Jika memungkinkan, meminta donasi juga untuk RS.”

“Kamu serius?” tanya ahjumma perawat.

“Kenapa tidak? Kondisi Kwon Gi do jauh membaik karena insiden penculikan itu. Aku hanya perlu menghukum orang yang memukul perawat kita.”

“Bukan aku yang menjadikanmu licik, bukan?”

***

Sang Tae melihat fotonya tentang taman RSJ OK. Ia membayangkan dengan kuas akan menggambar di tembok RS.

Kemudian Penulis Ko datang.

“Apa ini? apakah hanya orang baik yang bisa melihatnya?” tanya Penulis Ko menunjuk pada dinding.

“Ini laut.” Ucap Sang Tae.

“Akhirnya kita bertemu. Sang Tae Oppa.

Sang Tae dan Penulis Ko swafoto sampai Juri yang menyapa Sang Tae nggak diladeni.

“Apakah kamu datang karena ditelepon?” tanya Juri.

“Apa? kamu menyuruhku pura-pura tidak kenal. Telepon apa?”

“Kamu tidak mengajar hari ini. untuk apa kemari?”

“Aku dayang untuk mengajak Ko Dae Hwan jalan-jalan. Seseorang marah karena aku tidak menepati janji. Aku mau meredakan kemarahannya. Dan mengadakan jumpa penggemar gratis.”

“Gratis. Aku tahu itu. Jika memesan pizza ukuran penuh. Dapat karikatur gratis.” Ucap Sang Tae.

“Apa maksudmu? Konyol sekali?” tanya Ko.

“Wanita suka pria humoris. Astaga. Aku bersama dengan Penulis Ko.”

****

Sang Tae menggambar Ko.

“Cantik. Aku menyukainya.”

Oppa mengulurkan tangannya. “10.000 won.”

“Katamu gratis?”

“Memangnya kamu memesan piza? Kamu tidak memesan piza.”

“Astagaaa…. aku harus bagaimana? Kamu menggemaskan sekali. Kamu punya dino?”

“Ayolah. TWICE lebih menggemaskan dariku.”

Ko akan memegang Sang Tae tapi dicegah oleh Gang Tae yang datang.

“Jangan menyentuh rambut Hyung.”

“Kamu masih marah? Aku akan mengajak ayahku jalan-jalan. Kamu marah karena aku ingkar janji bukan?”

“Hyung tunggu aku di lobi.”

“Aku tidak mau. Aku mau di sini. Bersama dengan Penulis Ko.”

“Turuti aku!!!” Gang Tae mengeraskan suaranya. “Tunggu di lobi. Aku akan datang.”

“Siapa yang memukulmu?” tanya Ko yang melihat wajah Gang Tae. “Siapa yang memukulmu? Kenapa wajahmu?” Gang Tae menarik tangan Ko Mun Yeong. “Bajingan mana yang memukulmu? Siapa? Aku akan membalasnya. Katakan saja. kamu menahannya lagi? Kamu dipukul dan menahannya seperti pecundang? Siapa pelakunya?”

“Kenapa kamu marah?”

“Apa?”

“Kenapa kamu heboh?”

“Kamu dipukul!”

“Lalu? Hatimu terluka? Atau membuatmu  bersedih? bagaimana perasaanmu sekarang? Kamu tidak mengerti perasaan yang membuatmu bereaksi seperti ini. kamu juga tidak tahu. Kamu tidak merasakan apapun. Kamu hanya bersuara. Seperti tong kosong. Itu sebabnya, jangan bicara seolah kamu memahamiku. Jangan berkhayal. Bahkan hingga ajal menjemput, kamu tidak akan mengerti.”

Kemudian Moon pun pergi.

***

Moon Sang Tae bersembunyi di bawah meja. Ia ada di bagian dapur.

Ahjumma Ibunya Juri mencoba membujuk Sang Tae untuk keluar namun gagal.

Lanjut ke bagian 6 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!