Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 5 Part 4

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 5 Part 4 – Saya coba buat sinopsisnya yaaa. belum tahu kuat apa nggak buatnya. Kwkwkwk. Di sini untuk bagian link selengkapnya. Terima kasih.

“Itulah yang terpenting untukku.” Ucap Moon melanjutkan bicaranya. “Aku tidak peduli itu palsu. Karena tersenyum, tidaklah sulit.”

****

Sang Tae tidur di tempat Jae Su. Ia sibuk nonton kartun.

****

“Tersenyumlah kepadaku, katamu tidak sulit? Tersenyumlah.”

“Cepat tidur. sudah malam.”

“Apa kamu begini saat masih kecil? Aku melihat fotomu. Apa senyum itu juga palsu?”

“Entahlah. Aku bahkan tidak ingat.”

“Bagaimana dengan dia? Gadis yang pernah kamu sukai. Gadis yang punya tatapan sepertiku. Masih terpikirkan? Kamu merindukannya?”

“Tidak. Aku ingin melupakannya.”

“Dia memang jahat.”

“Justru sebaliknya. Akulah yang jahat. Dia menyelamatkanku, tapi aku malah kabur. Seperti pengecut. Setelah itu, aku terus melarikan diri.”

“Kenapa kamu menjemputku? Kamu bisa saja melarika diri tapi malah menghampiriku.”

“Aku menyesalinya sekarang.”

“Walaupun begitu, kamu terlihat sangat keren.” Ko kemudian tertidur.

Moon memandanginya dengan tampan. TAMPAAAANNNN….

****

Dalam bayangan Pak Ko, ada perempuan dengan baju hitam mencekiknya. Monitornya nyala dan pasien lainnya memanggil bantuan.

***

Penulis Ko sengaja sekali berguling ke arah Moon. Dan langsung saja Moon menarik Ko ke arah pintu. Menjauh darinya.

***

Pagi tiba.

Penulis Ko memandangi tabel ekspresi sedangkan Moon Gang Tae masih tertidur.

***

Ahjumma sedang menyiram bunga ada Juri pun datang. Juri langsung memberikan susu milik Gang Tae ke lantai 2.

Dan Juri malah melihat Penulis Ko di atap sedang berdiri memandang pemandangan di bawah. Penulis Ko sedang merokok.

“Sedang apa kamu di sini?” tanya Juri.

“Aku ada sepagi ini karena semalam tidur di sini. Kamu sendiri? perkerjaanmu ada dua? Pengantar susu juga?”

“Aku tinggal di sini. Ini rumahku.”

“Jadi, kamu membuat Moon Gang Tae pindah kemari?”

“Ya. aku yang mengenalkan rumah ini. begitu juga dengan RSJ OK. Gang Tae yang memutuskan.”

“Kamu bicara seolah-olah dia kembali ke Kota Seongjin karena dirimu. Kamu menyukainya? Benar, sudah menyatakan cinta?”

“Bukan urusanmu.”

“Aku sudah.” Ucap Ko. “Sarange. Sarangantagoo… saranganikaaa…aku mengatakannya seperti itu.” Eehh bener nggak pelapalannya seperti itu?

“Jangan berbohong.”

“Aku serius. Dia terus mendekatiku seolah-olah meninginkanku, jadi, kuturuti dia.”

“Kamu sedang bersedekah?” eehh serius itu terjemahannya gitu.

Ko tertawa. “Kamu pencuri.”

“Apa?”

“Jangan tergiur. Dia milikku sejak dahulu.”

“Semua yang kamu inginkan akan menjadi milikmu? Jika tidak bisa dimiliki, kamu akan memaksa walaupun harus menghancurkannya. Kamu permainkan dia hingga bisan, lalu kamu akan membuangnya. Itukah cinta? Itu hanya obsesi dan keserakahan.”

Ko tertawa lagi. “Munafik. Kamu menusuk dari belakang, tapi berpura-pura di depan. Berpura-pura baik, lemah, dan lugu. Pantas kamu dikucilkan saat sekolah. Kamu mengerti sekarang?”

Plaaakkkkk… Juri menampar Ko Mun Yeong.

“Wanita gila.” Ucap Juri mulai menunjukkan wajah aslinya. “Dasar penyihir gila.”

Ko tertawa lagi. Kemudian ia menjambak Juri. “Kamu mau mati?”

“Kamu saja yang mati!!!”

“Kamu mau makan obat tikus?”

Mereka berantem. Juri teriak-teriak sampai Moon Gang Tae datang. “Ko Mun Yeong!!!! Lepaskan!.”

Dan Sang Tae beserta Jae Su naik ke atas karena ada keributan. Ada ahjumma juga.

***

“Dia memukulku lebih dahulu.” Teriak Penulis Ko saat diseret Moon Gang Tae.

“Hentikan.”

“Kenapa? Kenapa kamu membentakku? Wanita munafik itu yang mulai.”

“Aku tidak peduli siapa yang mulai.”

“Kenapa kamu membelanya?”

“Siapa?”

“Ko Mun Yeong!!!!” kamu hanya meneriaki namaku saja!”

“Jangan mengomel. Cepatlah pulang.”

“Ikut denganku. Keluar dari gubuk ini. kamu tidak boleh di sini.”

“Jangan ikut campur. Aku berhak tinggal di mana pun… selain itu, aku bukan milikmu.”

“Sejak kapan kamu menguping?”

“Sarange… mulai dari sarangandago….” haissshhhhh aku pikir nyatain cintaaaa Tuhaaaan!!! Ternyata bukan!!!!. Moon memberikan uang. “Ini, cinta yang pernah kamu berikan, aku kembalikan dengan uang.” kemudian Moon Sang Tae masuk kembali.

Ko yang kesal langsung melepas uangnya.

Lanjut ke bagian 5 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!