Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 6 Part 5

Sinopsis It’s Okay to Not Be Okay Episode 6 Part 5 – Saya coba buat sinopsisnya yaaa. belum tahu kuat apa nggak buatnya. Kwkwkwk. Di sini untuk bagian link selengkapnya. Terima kasih.

Esoknya, Penulis Ko terbangun. Ia tidur nyeyak sekali. Oppa Sang Tae sibuk membersihkan rumah dari debu.

Oppa bahkan mengepel. Ia berbenah.

Moon Gang Tae membuatkan makanan. Ko Mun Yeong tertegun akan pemandangan yang tidak biasa. Gang Tae bahkan mengambilkan nasi.

Porsi kuli sesuai kemauan Ko Mun Yeong.

***

Ahjumma yang kemarin mau menjodohkan Gang Tae dengan anaknya ada di telepon umun. “Datanglah. Dia sungguh lelaki yang baik. Ingat kencan butamu di Dogok-dong? Dokter bedah plastik itu mirip gurita. Lelaki ini 1000x lebih tampan darinya. Kamu hanya melihat penampilan luar sepertiku. Sungguh? Kamu akan datang hari ini?”

****

Ko Mun Yeong, dua Moon sama-sama pergi ke RSJ OK.

Sang Tae sibuk dengan pekerjaannya melukis di dinding.

“Aneh sekali. Ada yang kurang. Kupu-kupu. Jika ada bunga, seharusnya ada kupu-kupu.” Ucap Dir RS yang melihat. “Padahal bunganya banyak sekali. Kenapa tidak ada seekorpun? Hasilnya belum selesai. Aku yakin kamu akan

melukisnya.”

“Aku menolak.” Ucap Sang Tae.

“Apa sulitnya digambar? Kalau begitu aku yang gambar.”

Oppa Sang Tae langsung panik dan ketakutan.

****

Penulis Ko ada kelas di RS hari ini. ia dicari oleh Moon Gang Tae karena orang-orang menunggunya. Penulis Ko malah mengikuti ahjumma bermantel yang habis menelepon anaknya itu.

“Kenapa kaget?” tanya ahjumma. “Apa kamu sudah lupa? Ini Omma….” Ucap ahjumma. “Aku sudah menunggumu selama ini.” ahjumma pun mendekat. “Kamu sangat kurus sekarang.” Ia menyentuh wajah Ko. “Meski begitu, kamu yang paling cantik di dunia. Kenapa kamu diam saja? jangan bilang kamu tidak mengenaliku setelah Omma menjalani operasi plastik.”

“Omma? Benarkah kamu adalah ibuku? Kamu kembali?”

“Ada apa denganmu? Setelah sebulan melakukan konser, kamu bertingkah seperti orang lain.” Di pintu sudah ada Moon Gang Tae menguping.

“Konser?”

“Aku sudah beri tahu lewat telepon. Aku akan menemukan lelaki yang sesuai untukmu. Tidak ada ruginya mendengarkan perkataan Omma. Temui dia. Kamu pasti menyukainya. Dia tinggi, kuat dan yang paling penting, tatapan matanya sangat bagus.”

“Dasar wanita gila!!!” Ko kesal dan menarik syal ahjumma. Moon Gang Tae datang dan melerai.

“Hentikan. Bu Kang, kamu harus minum obat.”

“Ahh kamu. Aku mencarimu.” Ucap ahjumma Kang. “Ini lelaki yang aku bilang.” Ahjumma berbisik pada Ko. “Bagaimana? Bukankah dia tampan?”

“Ayo kembali ke kamarmu.”

Ahjumma bicara sambil dibawa oleh Moon. “Dia memang sedikit kasar. Lulusan sekolah musik jerman, kini pemain seruling di orkes simfoni. Dia sering bolak balik antara jerman dan korea hanya untuk merawatku.”

****

“Depresi Psikotik.” Ucap ahjumma perawat pada Gang Tae. “Dia mengidap depresi akut. Sehingga berhalusinasi dan delusi. Dia menerima bantuan pemerintah, tapi berkhayal bahwa dia wanita simpanan pebisnis kaya.”

“Dia sepertinya punya putri.”

“Memang. Anaknya dibesarkan tanpa suami dengan susah payah. Tapi tewas beberapa bulan lalu karena kecelakaan. Dia percaya putrinya masih hidup. Pasti masih sulit menerima kenyataan itu.”

****

Seorang pasien membacakan ceritanya. “Emile merasa gelisah. Mungkin hanya jebakan ibunya agar dia memakan herba pahit. Emile mengorek hidungnya……”

Dan di kuping Ko terdengar suaraaa… “Ommmaaa yaaaaaa…”

“DIAM!!!!!” teriak Moon yang membuat pasien yang membaca karangannya ketakutan hingga bukunya jatuh.

Lanjut ke bagian 6 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!