Sinopsis Mother of Mine Episode 11 Part 3

Sinopsis Mother of Mine Episode 11 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa baca di tulisan yang ini yaaaa….

Kini Mi Ri bertengkar berdua dengan Ibunya.

“Ada apa? Omma kesal?”

Emak pun berteriak. “Ibu kesal karena kamu tahu!!!lihat apa yang kamu lakukan alih-alih menikah?”

“Kubilang aku tidak mau menikah. Kenapa membahas itu lagi?”

“Lantas kamu akan menua sendirian?”

“Ya!!!!”

“Beraninya kamu membantah Ibu!!!”

“Intinya, aku tidak mau menikah!!!”

“Kenapa?”

“Tidak mau!!!”

“Kenapa tidak mau???”

“TIDAK MAU SAJA!!!”

“Tidak ada istilah untuk itu. kamu akan hidup dengan Da Bin saat tua nanti?”

“Kurasa…aku tidak bisa membesarkan anak dengan baik. Kurasa aku tidak bisa menjadi ibu yang baik.”

“Kenapa kamu berkata begitu?”

“Kurasa aku tidak bisa membesarkan anak. Aku bisa menemui keponakanku kapan pun aku mau. Jika anakku merengek ketika aku bekerja, memohon untuk bermain, dan tidak menurutiku, kurasa aku akan meninggalkannya di suatu tempat meski itu anakku sendiri.” ini jelas trauma yang ditinggakan oleh In Sook.

“Yak!!! Orang tua mana yang akan mengabaikan anaknya karena itu?” mereka saling menatap. Kemudian Mi Sun datang.

“Ada apa? Kenapa aku dengar ada teriakkan?” Ucap Mi Sun.

“Ibu sedang memarahiku soal pernikahan lagi.”

“Di mana Da Bin?” Tanya Mi Sun.

“Di toserba dengan Paman.”

“Kenapa Omma ingin Mi Ri menikah? Dia menjalani hidup sukss dengan karir yang hebat. menikah adalah putusan gila! Aku juga mau tinggal sendiri jika memang bisa! Kencani saja pria baik…”

Emak marah dan akan memukul Mi Sun. “Unnie macam apa yang bicara seperti itu!!!!! kakak dan adik sama saja.”

Kemudian Mi Hye datang dan akan dipukul lagi oleh Emak.

“Kemarin kamu mabuk dan sekarang kamu menginap di luar???” Emak ngomel.

“Yak!!! Kamu bermalam di luar? Mau mati kamu ya?” Tanya Mi Ri.

“Heeehhh bisakah kamu menikah saja?” Tanya Mi Sun.

Mi Hye pun teriak!!!!! Dan Jae Bum muncul.  “Kang Mi Hye…. kamu bermalam di luar????”

“Aku berhasil meneken kontrak.” Semua nengok ke Mi Hye.

Jae Bum dan Emak pun tos karena sangat senang.

***

Jae Bum jadi pembantu Mi Hye lagi. Ia bahkan membuatkan Mi Hye ramen. Mi Hye tentu saja bertingkah seperti seorang raja. Mengesalkan emang Mi Hye itu. padahal belum tahu aja kontrak apaan. Wwkwkwkwkkw.

“Kenapa kamu terus datang?” Tanya Mi Hye.

“Aku pindah ke ruangan kerja di dekat sini.”

“Apa? Kenapa? untuk apa?”

“Aku mau bekerja di dekat tempat tinggalku.kenapa?”

“Kamu seharusnya berterima kasih aku bertahan denganmu.”

“Kamu bertemu dengan siapa? kamus seharusnya tidak boleh bermalam di luar.”

“Dengar Penulis Bang!!! Kamu tidak paham kerena tidak meneken kontrak untuk menerbitkan novel. Di dalam dunia literasi, kamu bisa merayakannya dengan minum-minum. Kamu mengerti?”

“Apakah semuanya lancar?”

“Tentu saja.”

“Berapa bayaranmu?”

“Pikirmu uang itu penting?”

“Tentu saja. lantas apa lagi?”

“TV dan penyiaran telah menodaimu.”

“Beri tahu saja jumlahnya.”

“Aigo… tidak heran kamu menulis judul “Ya.”  lalu apa sekarang? gadis yang berbahaya? Menjijikan sekali. Tidakkah menulis hal itu membuatmu merasa kosong dan malu?”

“itu yang akan kamu rasakan saat uangnya masuk.”

“Terserah. Aku tidak menyesal bertahan di bidang ini.”

“Penerbit Dong Dam Gil… katamu dia tampan dan ramping?”

“Ya…. kamu tidak akan pernah ramping jika selalu makan ramen.”

“Dia tampan?”

“ya. dia sangat tampan.”

“Apakah ini penipuan? Kamu tahukan? Para penipu itu berwajah tampan?”

“Maksudmu aku tidak akan pernah meneken kontrak kecuali dengan penipu karena aku tidak kompeten?”

“Tidak Mi Hye… kamu salah paham.”

“Yak Bang Jae Bum. Aku mencoba bersikap baik padamu? Tapi apa?”

Dan yaaa masak Jae Bum membereskan mangkok dan piring. Mi Hye sangat menyebalkan.

***

Mi Ri membersihkan rumahnya yang berantakkan. Kemudian ini menemukan tanda pengenal milik Tae Joo. Mi Ri pun langsung mendatangi hunian Tae Joo.

“Kenapa ini ada di kamarku?” tanya Mi Ri tanpa babibu. Tae Joo malah tersenyum. “Ada apa dengan senyuman itu? tampak mencurigakan.”

“Akhirnya anda menemukannya. Anda sudah makan malam? Aku baru mau pergi makan. Maukah anda makan malam denganku?”

***

Mereka pun makan bersama.

“Baiklah. Katakan kepadaku ada apa. Kenapa tanda pengenalmu ada di kamarku?”

“Anda sungguh tidak ingat apapun? Anda menelponku dan menanyai nomor kamarku. Kupikir anda ingat semuanya. Jadi, aku menunggu anda untuk mentraktirku makan malam.”

“Kenapa aku harus mentraktirmu malam ini?”

“Karena anda berhutang kepadaku.”

“Aku berhutang padamu? Sungguh?”

“Anda mabuk berat hari itu.karena sudah hampir pingsan di lift, aku menggendong anda di punggung dan melewati lorong… ahhh anda sangat berat. Intinya, ada cukup baik sampai mau memberi tahu nomor kamar dan bahkan nomor sandinya.”

“Hentikan!!!”

“Aku serius. Aku baru tahu keesokan harinya.bahwa tanda pengenalku ada di kamar anda. Tapi anda terus mencecarku dan meninggalkanku sendirian.”

“Sulit dipercaya… aku pasti sudah gila.”

“Jadi, anda harus mentraktirku malam ini. aku pantas menerimanya bukan?”

“Baik… intinyaaa….gumawoooo…” Mi Ri mengatakannya sambil malu.

“Tapi. Aku juga minta maaf.”

“Untuk apa?”

“Aku tidak bermaksud membantah anda. Aku bersalah karena sudah memaksa.”

“Tidak apa-apa. Aku sudah lupa. Aku tidak lama mendendam.”

“Kurasa tidak begitu. salinan dokumen, tanda terima, kopi, galon, tisu, ……..”

“Yak Han Tae Joo. Berhent bicara dan makan saja.”

***

Setelah makan. Mereka pulang sambil minum kopi dan berjalan kaki.

“Bagaimana kopinya?” Tanya Tae Joo.

“Ya. lumayan juga.”

“Ternyata banyak restoran enak di sekitar sini.”

“Aku tidak tahu sama sekali. Aku kebanyakan menghabiskan waktu di kantor dan rumah.”

“Ahhh ya. bukankah anda harus pulang? aku tidak tahu anda menjalani hidup sulit.”

“Apa maksudmu?”

“Aku tidak sengaja melihat anda kemarin. Anda pulang dengan anak kecil.”

Mi Ri pun keselek.

Bersambung….. klik di sini kelanjutannya.

Komentar….

Saya masih nggak suka Kang Mi Hye sama sekali hingga detik ini. aktingnya juga kerasa cukup lebay bgt… chakckaakhlKWHClwkclaacCBk…..*ikut kzl kayak emak.

Dan begitulah seseorang meninggalkan trauma. Mungkin orang akan macam-macam mengira Mi Ri. Padahal di dalam sosok tangguhnya ada sosok anak kecil yang terluka karena ditinggal oleh ibunya.

11 episode masih kerasa santai yaa… belum ke masalah yang meledak-ledak. Saya berharap ada masalah seru sih ke depannya… ahhh masih panjang episodenya. Wkwkwk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *