Sinopsis Mother of Mine Episode 3 Part 3

Sinopsis Mother of Mine Episode 3 Part 3

Episode yang sebelumnya ada di tulisan yang ini yakkkk guys.

Salah satu ahjumma dalam makan malam ngomong lagi. “Omong-omong, Bu Ha tampak selalu percaya diri.”

“Tentu saja, aku harus percaya diri agar diperlakukan dengan baik. Kita bekerja keras membesarkan anak-anak. Mereka harus memperlakukan kita dengan benar.”

“Kamu selalu membahas memberi dan menerima.” Jawab ahjumma.

Mertua jahara menjawab. “Astaga, hidup itu memang soal memberi dan menerima.”

Dan para ahjumma ini bersulang lagi.

Sementara di sisi lain Emak pulang dengan lemas ke kedainya.

***

Di TV sedang dibacakan penghargaan.

“Selanjutnya, anugerah penulis penghargaan konten korea. akan aku umumkan pemenangnya. Anugrah penulis 2019 jatuh kepada… selamat. Miniseri KTM. Pemenangnya adalah Park Jae Bum. Dari Falling fot your eyes. Jae Bum mendapatkan rating 30 persen atas miniserinya.”

Jae Bum pun naik panggung dengan senang.

“terima kasih. Pertama, aku mau berterima kasih kepada direktur Kim. Serta direktur Choi dan Kwon dari Lee Chang production. Terima kasih atas kerja keras kalian. Serta selain itu, aku mau terima kasih kepada semua pemirsa yang menyukai dramaku. Terima kasih.”

Dan ternyata Mi Hye sedang menontonnya di taman. Mi Hye malah marah-marah. “Astagaaaa…. aku tidak percaya ini.”

***

Mi Hye bekerja sambilan menjadi tukang parkir. Hingga Jae Bum datang untuk pamer.

“Anda mau ke mana?” Ucap Mi Hye yang tidak tahu di dalamnya ada Jae Bum. Hingga Jae Bum pun keluar dari mobilnya.

“Jae Bum, sedang apa di sini?” Tanya Mi Hye.

“Lama tidak jumpa.”

“Ya. lama tidak jumpa. Sudah lama sekali.”

“Aku sempat kemari untuk makan sup tulang sapi saat kamu tidak ada.”

“Apa kamu membayar?” Tanya Mi Hye.

“Tentu saja. aku memberikan hadiah untuk ibumu.”

“Apa ibuku mau menerimanya?”

“Dia masih menantiku. Apa kamu masih menatiku?”

“Kamu sudah gila? Untuk apa aku menanti bedebah sepertimu? Kenapa kamu datang? apa maumu?”

“Aku kemari untuk bilang sesuatu.” Jae Bum pun mendekat. “Aku menang penghargaan.”

“Aku tahu. Aku menontonnya.” Mi Hye menutup mulutnya karena kelepasan bicara.

“Serta dramaku diekspor ke 150 negara menuruti pasar konten yang selalu berubah.”

“Memangnya itu panci presto? Diekspor ke 150 negara? Memangnya kenapa? apa intinya?”

Jae Bum menjentikkan jarinya dengan sombong. “Di beberapa negara, ratingnya mencapai 70 persen. Itu mencatat rating tertinggi di bawah “Huh Joon” dan “Tempation of Wife”

“Yaaaaa…. orang-orang di negara itu menonton drama dan tidak melakukan hal lain?”

“Itu terlalu menyenangkan. Itulah alasan seluruh negara menontonnya.”

“Omong-omong,, kamu …. memangnya kenapa?” Mi Hye mulai kesal.

“Aku hanya mau bilang begitu.” Jae Bum pun pamer lagi. “Mi Hye, aku pergi dulu.” jae Bum yang pamer pun meninggalkan Mi Hye yang sangat kesal.

Tbtb Paman Young Dal pun muncul. “Apakah itu Bang Jae Bum? Dia sudah banyak berubah. Dia nampak seperti orang yang berbeda. Dia tampak amat keren.”

“SAMCUN!!!!” Mi Hye pun teriak.

“Kamu mengagetkan!!!”

***

Emak lagi di kedai, menyanyikan lagu untuk para togenya yang sedang dibersihkan. Mi Hye pun datang dan keduanya saling melotot. Sampai-sampai Mi Hye ini nabrak kulkas. Wkwkwk.

“Pergilah ke kamarmu dan tidur.” Omel Emak.

***

Mi Ri ada di tempat mewah sambil minum-minum. Ia mengingat kalimat In Seok yang membuatnya sangat kesal.

Kemudian Mi Ri mendapatkan telpon dari Mi Hye.

“Unnie… unnie sedang apa?” Tanya Mi Hye.

“Kenapa? terjadi sesuatu?”

“Aku harus tinggal di tempat kakak mulai besok. Aku tidak bisa tinggal dengan Ibu lagi. Aku mau sukses seperti kakak apapun yang terjadi. Aku butuh bantuan kakak.”

“Ada apa?” Tanya Mi Ri.

“Jae Bum menang penghargaan. Dia menang anugerah penulis. Aku harus mulai menulis lagi.”

“Kamu tidak bisa melakukannya hanya dengan kegigihan. Jadi, kenapa kamu melakukan itu kepada Jae Bum? Kamu seharusnya menyesali perbuatanmu kepadanya dahulu. Kamu tidak bisa sekadar marah kepadanya seperti ini.”

“Unnieeee…”

“Yakkk Kang Mi Hye. Kamu adik kakak, kamu harus instrospeksi.”

“Unnie sungguh ingin melakukan ini kepadaku?”

“Sudah… ada telpon lain masuk. Dahhh” wkwkwkwkkw curhat ke kakaknya gini semua guys.

***

Mi Ri pun mengangkat telpon dari Pak Park.

“Bu Kang. Ada di mana?” Tanya Pak Park yang mabuk. “Kenapa tidak datang? aku menanti anda…”

Dan ada Tae Joo yang sibuk memanggang dan memotong daging. “Astagaa… Tae Joo… kamu amat andal memotong daging.”

“Apa kamu bekerja di restoran barbeku?” Tanya pegawai lain.

“Tidak. Aku tidak bernah bekerja di restoran barbeku. Aku hanya…”

Dan Pak Park menutup telponnya. Meneruskan kalimat Tae Joo. “Bagi marinir. Ini bukan apa-apa. Tidak seperti penampilannya, hidupnya cukup berat. Dia punya banyak pengalaman magang dan paruh waktu. Dia sepertiku saat masih muda.”

“Yakkk kamu tidak bisa membandingkan dirimu dengannya.” Ucap pegawai lain.

“Kamu menyerangku di depan pegawai baru?” Pak Park pun ngomel.

Dan Tae Joo pun masih sibuk memotong-motong daging.

Bersambung ke episode 4. klik di sini.

Komentar dulu…

Mengingat Marry Me Now yang tahun kemarin anaknya 4 dan sekarang Mother of Mine anaknya 3. Kayaknya ini lebih solid walaupun masih belum jelas bagaimana. Kayak Mi Ri yang punya kekesalan dengan bos barunya dan Mi Hye dengan Jae Bum.

Mi Hye ini kalau sudah sama Emak, ini kocak lho walaupun mereka nggak akur. wkwkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *