Sinopsis Mother of Mine Episode 30 Part 2

Sinopsis Mother of Mine Episode 30 Part 2 – Episode sebelumnya bisa dibaca di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini…

Jae Bum dibawa oleh paman Young Dal ke rumah Emak.

***

Di dalam kamar, Emak dan Mi Sun masih saling bicara.

“Omong-omong, bagaimana kabar metuamu?”

“Dia masih sama.”

“Apakah dia kesulitan dengan Da Bin?”

“Tidak, dia tidak bilang begitu, kurasa dia menyukai Da Bin.”

“Pasti. Da Bin adalah cucunya. Kenapa dia kejam sekali padahal menyayangi Da Bin? Kamu sebaiknya pulang. Bawa kue yang dibawa oleh Jae Bum.”

“Kenapa Ibu tidak memakannya?”

“Ibu tidak suka krim, terlalu berlemak. Berikan kepada Da Bin dan Jin Soo.”

***

Di kedai, Mi Ri mengurus para tamu yang datang untuk makan. Sementara itu, Tae Joo uring-uringan kerena selalu sulit bertemu dengan Mi Ri.

****

Direktur bicara pada pimpinan yang sedang menyusun potongan puzzle.

“Sudah berapa lama kamu bekerja untukku?”

“30 tahun Pimpinan.”

“Bagaimana dengan wanita itu?”

“Maksud anda siapa?”

“Jeon In Sook.”

“Dia bergabung dua tahun setelah aku mulai bekerja untuk anda.”

“Kamu sudah bekerja sedikit lebih lama. Aku masih ingat, hari dia duduk di sini, terlihat seperti bunga.”

“Dia sungguh elegen dan cantik. Masih begitu sampai sekarang.”

“Itulah alasanku menerimanya. Tapi apa? Cari tahu hubungan Kang Mi Ri dan Jeon In Sook. Aku punya firasat ada gambar yang belum kulihat.”

***

Jin Soo pun membujuk ibunya. Tapi Mi Ok malah berkata. “Kamu harus membayar Ibu. Hanya dengan begitulah kamu belajar bahwa hidup ibu juga penting. Waktu ibu tidak banyak di dunia ini.”

“Aku tahu. Ibu bisa menjalani hidup penuh pencapaian dengan mengurus cucu yang berharga. Serta ibu bisa membantu kami saat kami sedang sibuk.”

“Tidak ada yang mau ibu katakan lagi. Jika kamu menganggap ibu seperti itu. Ibu tidak mau mengurus Da Bin. Serta habiskan uangmu untuk merekrut pengasuh. Ibu dengar pengasuh mendapatkan lebih dari 2,000 dolar per bulan.”

Mi Sun pun datang membawa uang dan kue. “Ini untuk mengurus Da Bin. Sebelum ibu meminta, aku seharusnya sudah mengurusnya. Maaf.”

“Ibu senang kamu sadar.”

Ibu akan mengambilnya namun dihentikan oleh Jin Soo.

Hingga kakek keluar karena ribut-ribut yang terjadi. “Aku tidak tahan dengan ini. Da Bin ada di sini. Apa yang kalian lakukan? Sang putra memaksa tidak memberikan uang dan ibu bertekad mendapatkan uang. Sebagai kepala keluarga ini, aku terlalu malu melihat wajah Da Bin. Jika kalian terus begini, kita berpisah saja. Ini bukan keluarga.”

Kakek bahkan membanting kue yang Mi Sun bawa ke arah bola dunia milik Mi Ok. Da Bin keluar dari ruangan sambil menangis.

****

Dan dengan bodohnya. Jin Soo berpikiran agar ibu mertuanya mengasuh Da Bin lagi. Mi Sun tidak terima dan marah besar hingga memberikan tendangan maut pada Jin Soo.

Sumpah ditendang beneran. Wwwkwkwkwkwk…. setelah ditendang. Jin Soo pun dijambak.

****

Mi Ri terus minta maaf pada Tae Joo yang merajuk.

“Aku sungguh minta maaf, Tae Joo.”

“Maaf saja tidak cukup. Kamu membuatku menunggu.”

“Aku tidak punya pilihan. Aku harus membawa ibuku ke rumah sakit. Dia amat kesakitan.”

“Lantas, seharusnya kamu menelponku. Kamu tidak menjawab telponku. Aku mengirim pesan tapi apa? Apakah aku anak anjing. Anak anjing yang menggonggong?”

“Baik. Aku minta maaf. Akan kubelikan makan siang enak.”

“Lupakan saja.”

“Apa yang membuatmu merasa lebih baik.” *Dan saat percakapan ini. In Sook mulai naik ke lantai 14. “Kamu mau aku berbuat apa?” Mi Ri pun menggong-gong. Kkwkwkwkwk. “Apa ini cukup?”

Tae Joo menahan tawanya. “Ahhh manis sekali.”

Tae Joo berbalik dan langsung memeluk Mi Ri. “Aku sungguh merindukanmu.”

Dan yaaakkkk In Sook kaget melihat mereka berdua kemudian In Sook pun bersembunyi. In Sook melihatnya dengan wajah resah dan penuh ketakutan.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *