Sinopsis Mother of Mine Episode 32

Sinopsis Mother of Mine Episode 32 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini? Hoho… selamat membaca yaaaa….

Mi Ri bertemu In Sook yang sedang dipijat.

“Kamu tidak perlu memperlakukanku seformal itu.”

“Maaf.”

“Aku menelponmu, karena ingin menghabiskan waktu bersamamu. Kita sudah lama berpisah. Jadi, tidak pernah ada waktu berdua. Sudah pernah ke sini?”

“Aku kesini untuk membelikan tiket yang akan diberikan ke klien. Tidak pernah mencoba fasilitasnya.”

“Begitu ya? Aku juga mengalami itu saat masih seusiamu. Kamu belum cukup tua untuk sering-sering kemari. Manager-nim, tolong rawat dia dengan baik…. gantilah pakaianmu.”

Ehhh Mi Ri juga perawatan.

“Dia berbeda dengan kebanyakan yang meninta uang dari orangtua mereka. Dia manager umum pemasaran.” Ucap In Sook saat Mi Ri dikatai bahunya kaku.

“Omo… masih sangat muda sekali. Anda luar biasa.” Ucap terapis.

“Dia bisa sampai sejauh itu murni karena kompetensinya. Dia hebat bukan?”

****

Setelah pijat. Mereka pun menatara rambut berdua.

“Sebenarnya, aku selalu iri pada ibu-ibu di salon ini. Mereka selalu bicara dengan putri mereka dan saling memeriksa rambut mereka saat jam-jam membosankan. Tiap kali itu terjadi. Aku mengingat kamu yang ada di amerika. Aku senang akhirnya bisa merasakan momen itu denganmu.”

****

Setelah rambut. Mereka berdua pergi ke salon kuku.

***

Di rumah Emak, Mi Ri memakaikan kutek pada Emak.

“Kamu sudah bertemu dengan ibumu?”

“Sudah.”

“Ibumu bilang apa?”

“Dia mengajukan pertanyaan. Lalu kujawab pertanyaannya.”

“Menyenangkan bukan? Bukankah menemui ibumu menyenangkan?”

“Tidak terlalu.”

“Tidak terlalu bagaimana? Kamu harus bahagia karena bisa menemuinya setelah sekian lama. Tapi memang, semuanya akan membaik seiring waktu. Jangan berusaha terlalu keras. Perlahan saja. Masih banyak waktu. Kamu harus menikah. Kamu sudah cukup sukses dan sudah bertemu dengan ibu kandungmu.”

***

Mi Sun berlari menemui mertuanya di kafe.

“Mungkin akan lebih baik kamu merawat ibumu sebagai putri tertua.”

“Itu akan membuatku semakin tidak tahu malu.”

“Ahh yaa kamu memang sudah sangat sibuk. Aku menghubungimu untuk mentraktirmu makan.”

Mi Sun makan dengan lahap.

“Mi Sun, aku benar-benar minta maaf. Aku minta maaf mewakili ibu mertuamu dan suamimu. Terlebih karena Mi Ok meminta bayaran menjaga Da Bin.”

Yahhhh emang deh. Di drama ini yang paling pengertian itu kakek.

***

Sementara Mi Sun bersama Kakek. Jin Soo malah menitipkan mainan mahalnya di pos satpam. Takut dijual oleh Mi Sun.

Jin Soo pun bertemu Mi Sun dan kekeknya dan malah berpikiran buruk bahwa ayahnya membela Mi Sun jika mereka bercerai. Eeehhh… Jin Soo malah dihajar.

****

Karena kasmaran, Tae Joo menjemput Mi Ri di apartemennya dan berangkat bersama sambil bergandengan. Energi cinta membuat Tae Joo semangat dalam bekerja.

Dan Pak Park malah memperlakukan Tae Joo dengan baik dengan memberikan kopi.

***

Tae Joo menghadap In Sook.

“Maaf. Seharusnya ibu tidak menelponmu di kantor.”

“Tidak apa-apa. Tampaknya mendesak, aku kemari, ada masalah?”

“Ini bukan soal pekerjaan. Lain kali saja.”

“Aku juga ingin mengatakan sesuatu pada ibu. Apa ada sesuatu antara Ibu dan Kang Mi Ri?”

“Kenapa kamu bertanya soal itu?”

“Aku menemui ayah 2 hari lalu. Dia memanggilku dan membicarakan Ibu.  Ibu harus menemui ayah agar dia tidak salah paham lagi.”

***

Mi Sun curhat dengan Sunbaenya. “Mertuamu keren sekali. Kenapa bisa mendapatkan putra seperti suamimu?”

“Itu maksudku.”

“para suami tidak tahu apa yang kita alami.”

****

Di rumah Mi Ok. Da Bin seharian libur dan mengerjai neneknya. Sedangkan Emak malah nyanyi-nyanyi di rumahnya.

*****

Malam hari. In Sook memberikan tiket pada Mi Ri.

“Ini apa?” Tanya Mi Ri.

“Kamu ingin kuliah di LN. Pergilah. Aku akan membayarkan biaya kuliah dan biaya hidupmu di sana. Kenapa? Katanya kamu ingin belajar lebih banyak? Kamu pasti sudah lelah bekerja sekarang. Kamu juga mungkin butuh waktu untuk mengisi tenagamu lagi. Jadi. Kamu harus belajar seperti keinginanmu. Beristirahatlah dan coba bepergian juga.”

“Aku tidak mau melakukannya. Aku menyukai keadaanku sekarang.”

“Kenapa? Kamu bilang mau ke LN. Bahkan sampai menyerahkan surat pengunduran diri.”

“Aku berubah pikiran. Anda mau aku pergi?”

****

Saat Mi Ri pulang. Direktur Park pun masuk ke rumah In Sook.

“Bu Jeon.” In Sook langsung kaget melihat Pak Park.

“Kamu tahu sejauh apa?”

“Aku tadi melihat Bu Kang keluar dari rumah ini.”

“Pimpinan bagaimana?”

“Aku belum memberitahunya. Kenapa tidak anda saja yang memberi tahu dia dahulu? Kurasa aku bisa membalas kebaikan anda kepadaku dengan cara seperti ini. Jadi, aku mendatangi anda lebih dahulu.”

“Aku tidak tahu.”

“Bu Kang sudah bekerja 10 tahun di perusahaan kita. Kenapa anda bisa bilang tidak tahu?”

“Aku serius. Aku sungguh tidak tahu. Aku tidak tahu dia putriku.”

“Anda tidak boleh berbohong kepadaku. Mana mungkin anda tidak mengenali putri sendiri?”

“Itu bisa saja terjadi. Apa semua ibu harus mengenali putri mereka? Sudah lama sekali. Kami belum bertemu sekali pun sejak dia berusia enam tahun. Anak perempuan banyak berubah seiring mereka dewasa. Mana bisa aku mengenalinya? Kenapa? Apa karena aku ibunya, intuisiku harus langsung mengenali dia begitu melihat wajahnya setelah 28 tahun berlalu? Hanya dengan begitu aku baru bisa menjadi ibu?”

“Bu Jeon.”

“Aku tidak tahu. Kamu mau apa?” In Sook pun menangis.

Bersambung…. klik di sini kelanjutannya ya.

Komentar Ahhhhh….

Episode kali ini agak tenang banget, udah kayak masa tenang sebelum badai yaa. Dan udah 32 episode sudah dibuat *dan emang baru segitu dramanya. Besok-besok mimin ada rencana buat sinopsis yang pemainnya peya di The Last Empress. Nanti keknya buatnya di besoksore.com aja ya guys. Hehehe….

Semoga saya kuat yaaaa buat sampai selesai.

One Reply to “Sinopsis Mother of Mine Episode 32”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *