Sinopsis Mother of Mine Episode 37 Part 1

Sinopsis Mother of Mine Episode 37 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys. Terima kasih sudah mengikuti di besok pagi yaaaaaap.

Usai marah kepada Ibunya, Mi Ri pun keluar ruangan. In Sook pun hanya menangis.

****

Emak turun ke lobi dengan mata sembab. Di lobi, ia berpapasan dengan anggota tim lain dan Tae Joo.

Tae Joo langsung menyapa Emak. “Ada apa kemari? Ahhh anda pasi menemui Bu Kang.”

“Ya. Kami makan siang bersama. Dia mengajakku melihat-lihat kantor. Aku hendak pulang usai melihat-lihat. Bagaimana kabarmu?”

“Aku baik-baik saja. Ibu.”

“Aku tidak mendengar kabarmu sejak kali terakhir kamu datang untuk makan sup tulang sapi di restoranku.”

“Ahhh sebenarnya aku ingin mengunjungi anda.”

“Yakkk Tae Joo, siapa dia?” Ucap Pak Park yang kepo.

“Ahh sapalah dia. Dia ibunya Ibu Kang.” Kemudian langsung barengan memberi salam. Tae Joo pun mengantarkan Emak untuk mendapatkan taxi.

****

Mi Ri mencoba mengejar Ibunya. Tapi Tae Joo mengatakan dia sudah mengantarkan Ibu mendapatkan taxi. Mi Ri pun lemas dan duduk di tangga darurat.

“Ada apa? Ibumu tampak khawatir. Apa keluargamu sedang ada masalah?”

“Bukan begitu.”

“Sulit mengerti. Setiap hari, kamu menghadapi sesuatu yang aku tidak tahu. Kenapa sangat sulit mengenalmu. Sunbae?”

“Aku akan memberitahumu nanti. Biarkan aku sendiri dulu saat ini. Aku sangat kesulitan hingga tidak tahan.”

“Baiklah. Istirahatlah.”

****

Emak pulang dan mendengarkan pendapat Young Dal tentang Mi Ri dan Ibunya. “Ibu Mi Ri sangat terkenal. Paparazi bisa mengambil fotonya untuk diunggah di internet. Bagaimana reporter tahu dia bekerja dengan putrinya? Itu akan menyebabkan masalah.”

“Itu konyol. Dia seharusnya mengaku saja jika orang-orang bergosip tentang mereka. Itu tidak akan menyebabkan masalah. Lagipula, Mi Ri bukan orang bodoh. Seharusnya dia bahagia membanggakan putrinya yang pintar dan cantik. Kenapa itu bisa menjadi masalah?”

“Mi Ri pintar dan cantik. Tapi itu masalah lain. Kenapa dia tidak pernah menemui Mi Ri jika ingin membanggakan Mi Ri? Seharusnya dia datang sejak dulu. Kakak harus pikirkan baik-baik sebelum menemui Mi Ri di kantornya.”

“Ahh sudah. Aku tidak mau mendengar bualanmu.

****

Kini giliran Mi Hye yang memarahi Jae Bum lagi.

“Sudah kubilang, tidak ada apa-apa di antara kita. Bahkan sebelum itu kita tidak pernah berciuman atau semacamnya. Ada apa denganmu?”

Mi Hye memukul Jae Bum dan langsung ditangkis. “Cukup, Kang Mi Hye. Kamu selalu memukulku. Itu kebiasaanmu. Kamu pikir aku lemah hanya karena aku tidak membicarakannya?”

“Daebak. Kamu menakutiku sekarang?”

“Tolong jangan takut kepadaku. Kamu tidak boleh memperlakukanku seolah-olah aku lemah. Apa pentingnya afeksi fisik? Yang terpenting adalah aku ada disisimu. Apakah kamu menyukai Kim Woo Jin?”

Kemudian Mi Hye segukan.

****

Peter bertanya pada Woo Jin. “Kamu sungguh tidak mau meneken kontrak itu?”

“Dia memukulku dan menculik Dol Dam. Aku tidak bisa mengambil kontrak dengan orang semacam itu. Aku tidak gila.”

“Kamu seharusnya menekennya. Dia akan menghasilkan uang. Kamu seharusnya tidak menolak tawaran itu. Kamu harus menerbitkan buku Nona Kang. Kita butuh hal lain yang bisa menghasilkan uang selama masa ini. Hyung… bagus jika kamu ingin mengikuti cara ayahmu. Tapi penulis baru tidak menghasilkan uang. Aku sudah baca proposal Bang. Tidak banyak yang disunting. Kamu akan menghubungi desainer untuk mengerjakan desainnya dan itu lebih mudah dibandingkan ke-10 biaya promosi rata-rata. Kita akan menghasilkan uang dengan bekerja sama dengan Bang Jae Bum. Selain Nona Kang menulis buku. Kamu pun bisa mengajari penulis baru. Ini sempurna.”

“Pergilah bekerja selagi aku masih baik.”

“Aku tidak akan menyerah. Aku juga pemegang saham perusahaan ini.” Ucap Peter dengan mantap kemudian pergi.

****

Mi Sun membersihkan rumah. Saat Da Bin dan Jin Soo akan keluar, Mi Sun tidak menghiraukan mereka.

Nenek Mi Ok juga masih kesal dengan Mi Sun yang membantahnya.

Para lelaki dan Da Bin akhirnya makan bersama.

“Kenapa kita harus bertengkar saat kedua wanita itu bertengkar?” Ucap Jin Soo.

“Dasar bodoh. Seharusnya kamu bersikap baik kepada Mi Sun sejak awal.”

“Ayah juga membuat kesal dengan membahas tentang bikini itu. Kita harus bagaimana sekarang?” Tanya Jin Soo.

“Ayo sewa tempat untuk kita bertiga. Aku akan menjaga Da Bin. Zaman sekarang banyak kakek menjaga cucunya. Itu sebuah tren.”

Mi Sun sendiri mencoba meminta Mi Hye menjaga Da Bin dalam waktu sehari namun Mi Hye menolak hal itu.

lanjut ke bagian 2 klik di sini kelanjutannya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *