Sinopsis Mother of Mine Episode 40 Part 2

Sinopsis Mother of Mine Episode 40 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. Terima kasih sudah membaca dan mengikuti di besokpagi.com yaaa…

Kakek bicara sendiri di ruangannya. “tidak mungkin. Mustahil dia setuju untuk menjaga Da Bin. Untuk apa seseorang yang menyebutku pelayan dan meminta bercerai memutuskan menjaga Da Bin lagi?”

****

Saat nenek pergi toserba untuk membeli makanan Da Bin. Guru Mi Ok sudah menunggu di depan apartemennya.

“Halo, Bu Ha.”

“Apa yang terjadi? Kenapa kakimu bisa terluka? Kamu baik-baik saja kemarin.”

“Kemarin aku baik-baik saja. Tapi manusia bisa tidak pernah tahu ada apa pada detik selanjutnya.”

“Kenapa kamu datang ke sini padahal kakimu terluka?”

“Aku punya sesuatu untukmu.”

Kemudian obrolan mereka pun berlanjut.

****

Jin Soo dan Mi Sun berjalan bersama saat pulang.

“Kenapa ibu tbtb setuju untuk menjaga Da Bin lagi? Apa ada rahasia?”

“Rahasia apa? Kami baru berbaikan.”

“Meskipun begitu, ibu bukanlah tipe orang yang menyerah semudah itu.”

“Kamu putranya. Kenapa pikiranmu negatif sekali terhadapnya?”

“Apa? Kamu lebih membencinya.”

“Anggap saja. Sebenarnya, ibumu sangat kesepian. Itu saja. Kamu juga putra yang buruk.”

****

“Apa? 3000 dolar? Katamu itu hadiah?” Ucap Mi Ok pada gurunya.

“Ya. Tadinya aku mau memberikannya sebagai hadiah. Tapi Bu Ha, aku tbtb terlibat kecelakaan. Karena itulah ini menjadi milikmu hanya dengan 3.000 dolar. Sebenarnya, bisa menambah 0 satu lagi di belakangnya.”

“Tapi Guru…. aku….”

“Tidakkah kamu menyukai semangat artistikku? Hanya kamulah orang yang mengakuiku. Tolong bantu aku.”

Dan guru memegang tangan Mi Ok lagi. Kali ini kasusnya berbeda karean kakek melihat mereka dari belakang.

Kakek mendatangi mereka. “Berani sekali kamu. Sedang apa kamu bergandengan dengannya di dalam kompleks rumah sendiri. Siapa orang bodoh itu? Yang gondrong ini? Apa pria yang kamu kencani?”

Karena marah. Guru Mi Ok auto berdiri. Ehhh tapi kemudian pura-pura kesakitan kembali.

Saat keributan ini terjadi. Jin Soo dan Mi Sun lewat.

“Bukankah itu ibu dan ayah?” Tanya Jin Soo.

Kemudian Jin Soo dan Mi Sun auto lari menuju kakek karena kakek akan memukul dan membanting guci milik guru.

Akhirnya. Guci itu pun dipecahkan kakek.

****

In Sook sedang mengadakan rapat. “Sudah cukup berdiskusi dan aku sudah mendengar opini kalian. Berikut keputusanku. Direktur pengelola senior Choi Hyun Kyu dan Park Jin Sung, akan kutunjuk sebagai Direktur untuk Tim Dukungan Managemen dan Tim Keuangan. Manager Umum Tim Managemen Produksi, Kim Jae Wook, akan dipromosikan menjadi Direktur Pengelola Junior. Dengan negitu, dia bisa mengawasi produksi dan kualitas. Kalian semua setuju?”

“Ya.” Ucap para anggota rapat. “Bu Jeon bagaimana dengan Direktur Umum pemasaran? Anda menunjuk siapa?”

Yang lain menjawab. “Bukankah sudah jelas siapa yang akan menempati posisi itu? Ada Kang Mi Ri dari Tim Perencanaan.”

“Benar dia masih muda. Tapi karena kelebihan itulah dia lebih cepat tanggap akan tren mode terkini.” Samber yang lain.

“Benar, pada dasarnya performa dan reputasinya baik di dalam atau di luar perusahaan. Tidak ada yang lebih mumpuni dari dia.” Tambah yang lainnya.

In Sook menjawab. “Aku juga sangat mengetahui kemampuan Bu Kang Mi Ri. Tapi sayangnya, posisi itu bukan untuknya. Han Tae Joo dari Tim Pemasaran akan menjadi Direktur Pengelola Junior dan mengambil alih tugas sebagai Direktur Umum Pemasaran.”

“Han Tae Joo?”

“Aku tahu kalian semua terkejut. Tapi ini perintah Pimpinan. Kami punya alasan sendiri. Pada alasannya, kalian akan segera tahu. Buatlah pengumuman.” In Sook pun pergi.

****

Tae Joo dapat telepon dan langsung menemui Pimpinan.

“Tampaknya kamu terburu-buru.” Ucap Pimpinan.

“Ayah!!!!!” Tae Joo teriak.

“Ayah tetaplah ayahmu meski kamu tidak menyebutkannya. Kamu juga tetap putra ayah. Jadi, ayah hanya mau mengungkapkannya pada dunia. Ada masalah apa? Semuanya gara-gara kamu!!! Beraninya kamu mengundurkan diri tanpa memberi tahu ayah. Kamu pikir bisa memutus hubungan dengan ayah semudah itu? Apa itu mengubah fakta bahwa kamu putra ayah? Beraninya kamu melakukan trik murahan itu? Kamu akan berhenti menjadi pegawai biasa mulai besok. Kamu akan menjadi eksekutif menggantikan Kang Mi Ri.”

“Tidak mau. Aku tidak pernah mau.”

Bagaimana jika aku mengusik Kang Mi Ri?”

Usai ayahnya mengomel. Tae Joo berusaha menelepon Mi Ri tapi tidak bisa.

****

Mi Ri baru sampai dibandara. Ia melihat pengumuman dari ponselnya, awalnya ia tersemyum karena mungkin akan naik jabatan.

Tapi senyum itu mendadak hilang dari wajahnya ketika melihat nama Han Tae Joo.

Bersambung…. klik di sini kelanjutannya.

*kalau mepet sama hari lebaran. Nanti buat sinopsisnya molor yaaa guys. Mohon maklum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *