Sinopsis Mother of Mine Episode 72

Sinopsis Mother of Mine Episode 72 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah ngikutin sinopsisnya ayayayayaya…

Pengasuh Da Bin yang baru bekerja hanya bermalas-malasan sambil teleponan. Kemudian, ndilalah, Nenek Mi Ok datang. Nenek Mi Ok pun merasa ada yang janggal dengan pengasuh Da Bin yang baru.

***

Ahjumma pembantu datang ke rumah In Sook dan In Sook sangat berantakan. In Sook hidup dengan urakan dan rupanya dia sangat suka minum alkohol.

***

In Sook menemui pimpinan dengan sebelumnya menimum satu gelas minol.

“Tidak aneh aku mencari dia. Kamu tampak gelisah, bahkan sampai tidak masuk kerja. Itu hanya makin membuatku curiga.”

“Putriku sudah mati.”

“Kenapa?”

“Anda sendiri yang bilang. Saat aku berlutut kepada anda untuk membawa putriku. Anda bilang dia sudah mati.”

“Aku bilang begitu karena asal bicara.”

“Tapi!!! Kenapa anda mencari orang yang sudah mati. Kenapa nada repot-repot menggali kuburannya? Anda melarangku mengacaukan silsilah keluarga anda. Aku menjalani hidup seperti anjing keluarga ini. aku membuang anakku untuk mencari nafkah sendiri. Aku melakukan perintah anda. Aku melakukan semua yang anda suruh. Saat anakku gemetaran ketakutan setelah kehilangan ibunya, aku bahkan membesarkan anak orang lain. Aku tidak mengenalinya meski dia muncul di hadapanku. Aku tidak tahu namanya dan hidup macam apa yang dia jalani. Aku tidak tahu pekerjaannya. Aku tidak tahu kabarnya. Memangnya siapa kalian mencari Putriku????” In Sook mengatakannya sambil teriak dan mabuk.

“Tenanglah. Kamu bilang sedang tidak enak badan. Kamu habis minum?”

“ya. Aku minum. Yang kalian sangat konyol sampai aku tidak bisa berkata-kata. Kalian pikir aku menggelapkan uang atas nama putriku? Aku katakan ini. PASTI SUDAH KULAKUKAN JIKA MEMANG BISA. Jika bisa menebus kesalahanku dengan memberinya uang…. jika bisa mengganti masa hidupnya bersama orang lain. Aku akan memberinya uang!!!! Jadi, temukan dia dan bawa dia kehadapanku!!! Akan kuganti masa-masa hidupku sebagai anjing kalian dengan uang dan hidup selayaknya seorang Ibu. Bawa dia kepadaku!!!!”

In Sook mengamuk sampai Pimpinan Han takut. “Baik. Aku memercayaimu”

“Jangan mencari-cari gara-gara dengan anakku lagi. Akan kubuat wanita muda yang selalu menempeli anda itu mengalami hal serupa seperti aku. Rasa sakit yang sama.”

“Jangan bersikap menakutkan begitu.”

In Sook pun pergi.

****

Pimpinan Han pun malah mengomeli istrinya karena In Sook mengamuk. Na Hye Mi masih belum menyerah dengan mencari Kang Seung Yeon melakui Na Do Jin.

***

Mi Hye melakukan aksi mogok makan. Wkwkwk.

Emak bahkan memanggil Mi Sun dan Mi Ri. Emak mengatakan tentang betapa gantengnya Woo Jin yang disukai Mi Hye. Sedangkan Emak lebih suka Jae Bum yang punya hati yang tulus.

Mi Sun juga lebih memilih Jae Bum. Mi Hye bahkan dijambak Mi Sun dan berteriak bahwa dia sangat menyukai Woo Jin bukan karena dia tampan.

***

Tae Ju pergi ke tempat sup tulang sapi milik kakak ipar In Sook di tempat yang lama. Setelah dicari tahu, keluarga Kang dikatakan sudah pindah ke Seoul oleh kakek yang punya toko kelontong.

Tae Ju pun diberi nama tokonya di Seoul.

***

In Sook mengatakan pada Mi Ri lewat telepon bahwa masalah mencari Seung Yeon sudah ia urus. Dan apabila pamannya menghubungi, Mi Ri hanya perlu mengabaikan saja karena pamannya menyusahkan.

***

Tae Ju mendapatkan alamat dari kakek.

Ia menuju Seoul. Dan ternyata. Alamatnya adalah rumah Mi Ri.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Komentar…

Kalau aja saya nonton sesuai jadwal, maka 71 dan 72 adalah kesukan saya. Kenapa? Disamping, sisi lain dari In Sook terungkap. Saya merasa Emak dan 3 putrinya begitu punya kekuatan jika berkumpul.

Masih ingat kalimat orang tua memberikan yang terbaik untuk anaknya? Menitipkan Mi Ri pada keluarga Park Sun Ja adalah kebijaksanaan bagi In Sook. Mi Ri setidaknya tidak kurang kasih sayang. Hidupnya tidak menderita.

Sementara, sang anak yang pikirannya dangkal dan menyangka Ibunya menelantarkannya, diam-diam menaruh dendam dan akan merebut posisi In Sook.

Kalau dibilang boleh kabur, saya yakin In Sook sudah melakukannya lama. Nyatanya, In Sook hanya anjing di keluarga Han dan dia hanya Jongsos atas keluarganya sendiri.

Satu hal lagi.

Drama ini dapat rating gila-gilaan dari awal tayang sampai episode berapapun. Karena materi dan konflik yang dibangun dekat dengan keseharian.

Tentang mengurus anak, mencari pengasuh, suami yang seenaknya, mertua yang nggak mau paham, cinta bertepuk sebelah tangan, cinlok diantara pegawai. Hal-hal kayak gitu.

Bagian yang saya suka di episode 71 72 adalah saat Emak bilang ke Mi Ri tentang perempuan. Juga tentang Woo Jin yang menyatakan cinta.

Suka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *