Sinopsis Mother of Mine Episode 8 Part 3

Sinopsis Mother of Mine Episode 8 Part 3

Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Pada malam hari di hari yang dingin penuh dengan salju. Jeon In Sook membawa seorang anak perempuan dengan tas besar ke kedai milik Emak.

Anak itu ditinggalkan begitu saja seperti seekor kucing. Anak itu pun memangis. Ia hanya menangis.

*jadi Mi Ri anaknya Jeon In Sook yang dibuang. Hah?

***

Tae Joo bertemu dengan Mi Ri yang mabuk di dalam lift. “Bu Kang. Anda baru pulang? anda tidak kembali ke ruangan setelah menemui CEO. Kami semua menunggu dengan cemas. Apa terjadi hal buruk”

Tidak sempat menjawab. Mi Ri malah nampak akan terjatuh.

Dan dengan baik hatinya. Mi Ri digendong sampai ke huniannya oleh Tae Joo.

 

***

Jeon In Sook berada di unit Tae Joo saat ia pulang.

“Kamu sudah pulang?”

“Ya.” Tae Joo pun tersenyum dengan lebar. Begitu pula dengan In Sook.

***

Esoknya. Pukul 6 pagi. Mi Sun bangun dan sudah melihat Ibunya sedang merapikan pakaian. Awalnya Mi Sun kaget melihatnya.

“Omma…”

“Nasinya belum matang, sudah Ibu buatkan hidangan sampingan. Tidurlah lagi.”

“Ibu ke sini naik apa?”

“Menurutmu apa? Ibu naik bus paling pagi.”

“Omma…” Mi Sun pun memeluk Ibunya dari belakang. “Maafkan aku. Tidak akan kuulangi lagi.”

“Ibu lelah. Jangan memeluk ibu. Ibu bukan Da Bin. Peluklah anakmu sendiri. Omma yang terbaik.”

***

Ha Mi Ok nampak sedang berdandan.

“Kamu mau kemana?” Tanya suaminya.

“jangan bicara kepadaku. Aku sibuk.”

“Tunggu… kamu keluar kalau-kalau Da Bin akan kembali lagi?”

“Jangan bicara padaku. Aku sudah banyak pikiran.”

“Kenapa? kamu sibuk karena mau kabur sebelum cucu kita datang?”

“Ya. aku sibuk melarikan diri dari cucuku. Lantas, kamu mau aku menghabiskan sisa hidupku sembari merasa depresi karena menjaga Da Bin denganmu seharian?”

“Teganya kamu melakukan itu pada cucu kita.”

“Aku tahu. Jagalah cucu kesayanganmu sendiri. aku tidak sanggup lagi.” Mi Ok pun pergi.

“Dia jahat sekali. Astaga… aku harus apa dengannya?

***

Di luar, dengan memakai celemek. Emak sudah mengantarkan Da Bin. Ia pun melihat besan jahatnya yang sedang membawa alat golf.

“Aku harus bermain golf meski lututku sakit. Jika tidak, aku akan menderita karena yang lain.”

Emak pura-pura tidak melihat besannya. Kemudian Mi Ok melihat dan menghampiri Emak.

“Kamu mulai datang ke rumah Mi Sun lagi?”

“Ya. begitulah.”

“Jadi, akhirnya, kamu tetap datang. kenapa membuat cemas begitu?”

“Aku membuatmu cemas?”

“Kamu tahu maksudku. Lagipula kamu akan kembali. Kenapa repot-repot mogok? Kamu membuat Da Bin berkeliaran di mana-mana. Sekarang rumah Jin Soo berantakkan. Mereka bahkan tidak punya apa pun di kulkas. Jadi, Jin Soo ke rumahku untuk makan malam.”

“Bu Ha,,,,”

“Kenapa? aku salah?”

“Memangnya aku pembantu atau apa?”

“Kurasa kamu memiliki mental seorang korban. Aku tidak menyebutmu pembantu. Kenapa kamu membolak-balikan kata-kata begitu?”

“Lantas. Aku tidak perlu ke sini setiap hari. Haruskah aku mengurus mereka setiap hari? Apa yang kamu lakukan padahal rumahmu dekat?”

“Apa? Aku melakukan apa? Maaf ya… aku juga merawat Da Bin. Selama tiga hari belakangan, aku kesulitan menjaga Da Bin.”

“memangnya Da Bin hanya cucuku? Dia juga cucumu. Dia juga memiliki nama keluargamu. Aku hanya nenek dari pihak Ibu. Kamu neneknya dari pihak ayah. Bisa-bisanya berkata begitu sembari melotot pada besanmu? Tadinya aku mau diam, tapi…”

“Omooo apa katamu? Melotot? Kamu mau dapat penghargaan karena telah mengasuh anak dan membantu pekerjaan rumah tangga? Kamu memuji dirimu sendiri?”

“Apa katamu? Itulah yang kamu dapatkan saat anak kita menikah. Bukankah kamu mau mantel berbulu hanya karena kamu memiliki seorang putra?”

“Lantas, kenapa kamu membelikannya?”

“Untuk apa aku membelikannya? Aku saja tidak punya!!!!” Teriak Emak.

“Kamu meneriakkiku? Kamu bodoh sekali.”

“Apa? Bodoh? Baiklah…” Emak melepas celemeknya. “Mulai sekarang, kamu yang urus Da Bin. Aku bodoh dan berlagak. Jadi, aku tidak akan ikut campur.” Emak pun memberikan celemeknya kemudian ngacir pergi.

“Apa yang kamu lakuakan?”

“Da Bin harus dibesarkan oleh nenek yang berpendidikan. Dengan begitu, dia akan lebih pintar. Aku permisi… ahh iyaaa…tadi aku sedang mencuci pakaian mereka. kini sudah hampir selesai. Jemurlah semua cucian itu. aku juga hendak menyetrika semua kemeja Jin Soo. Kamu saja yang selesaikan. Lagi pula, itu pakaian putramu. Kamu pasti akan mengurusnya. Aku harus pergi.”

Bersambung.,,,,,,, klik di sini untuk episode selanjutnya.

Komentar…

8 episode berarti drama ini berjalan di 2 minggu pertama. Kalau lihat rating, ratingnya kalau nggak ranking 1 ya 2. Buat saya, makin menarik ketika tahu Mi Ri anaknya Jeon In Sook.

Nahh… Tae Joo anak siapa???

Kira-kira apa yang membuat In Sook membuang Mi Ri di depan kedai Park Sun Ja??? Terus Mi Sun dan Mi Hye anak siapa lagi? Anak kandung bukan?

Kita lihat nanti yaaa…

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *