Sinopsis Mother of Mine Episode 80

Sinopsis Mother of Mine Episode 80 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti sinopsis dimarihhhh guys, hahahhahaha…lanjut biar cepet selesai.

Dua lajang di kantor Mi Sun melihat dua sunbaenya, termasuk Mi Sun, menjadi tidak ingin menikah. Wkwkwkw.

***

Di rumah, kesehatan Emak makin memburuk. Emak nampak lemas dan tidak bertenaga.

Mi Hye sendiri malah tidak pulang karena malah mabuk-mabukan di kantor bersama Bang Jae Bum dan Peter.

****

Pagi-pagi sekali, sebelum Mi Hye terbangun. Woo Jin mengunjungi Emak di kedai. Woo Jin malah ditawari makan.

“Kapan terakhir kali kamu makan begini?” tanya Emak.

“Aku tidak ingat.”

“Kapan orangtuamu bercerai?”

“Saat aku kelas 3 SD. Aku tinggal di amerika. SMP dan SMA di asrama di amerika.”

“Apa pekerjaanmu di amerika? Apa mengelola penerbitan juga?”

“Tidak. Aku mengelola bisnis komputer di Sillicon Valley. Masih sampai saat ini.”

“Kenapa kamu ke korea?”

“Karena ayahku. Aku tidak di sisinya saat dia meninggal. Dia menjalani kehidupan yang sepi sendirian. Aku ke korea untuk penutup perusahaan penerbiatannya dan akan bagus jika aku menerbitakan kembali penulis lamanya. Jangan khawatir. Aku akan kembali ke amerika setelah semua selesai.”

“Lupakanlah masa lalumu dan berbahagialah.” Emak pun memberikan sesuap ikan di sendok Woo Jin. Woo Jin makan sambil berkaca-kaca.

*lhaaa saya ikutan nangis.

***

Pimpinan memarahi Tae Ju. “Ada apa sebenarnya ini? jeon In Sook mengundurkan diri? Tanpa seizin ayah? Kabarnya dia menjadikan Kang Mi Ri CEO sementara.”

“Jangan usik Jeon In Sook. Biarkan dia hidup seperti kehidupannya sendiri.”

“Bawakan dia untukku.”

“Sejak kapan Jeon In Sook bernapas harus seizin ayah?”

“Dia adalah asetku.”

Tae Ju memberikan dokumen. “CEO Jeon tidak menggelapkan dana apapun. Ayah bisa menyuruh orang lain atau orang Na Hye Mi kalau tidak percaya.”

**

Mi Ri mencari In Sook di panti tapi tidak ada. ia akhirnya menemui Neneknya.

“Siapa kamu?” tanya nenek. “Ahhh kamu yang menahan In Sook saat dia menggila. Kamu sekretarisnya?”

“Aku bukan Sekretaris. Aku Direktur Kang Mi Ri dari Hansung Apparel.”

“Lantas, kamu istrinya Tae Ju?” Nenek meninggikan suaranya.

“Ya.”

“BERANINYA KAMU KE SINI DASAR JALANG!!!!” Mi Ri dilempari buah. “Kamu memecat In Ho bukan? Kamu menyuruhnya pindah ke perusahaan lain!”

“Aku hanya menyarankan dia ke perusahaan yang lebih baik.”

“Kakaknya satu perusahaan dengannya. Beraninya kamu membuat dia bekerja untuk orang lain?” *teriak lagi.

“Bagaimana dengan Jeon In Sook.”

“Dia itu anak perempuan. Begitu sudah menikah, tugasnya adalah menuruti keluarga besan.”

“Tuga? Memang tugas apa yang tidak dilakukan Jeon In Sook?”

“APAAAA???”

“Jeon In Sook, sudah cukup berusaha untuk kalian semua. Anda mengasihani putra anda yang harus menunduk di depan orang lain. Apa pantas anak perempuan yang harus berlutut dan memohon? Tahukah anda kehidupan macam apa yang dijalani putri anda?”

“Aigiooooooo…”

“Jeon In Sook bukan orang baik. Dia kejam. Aku tahu itu. Tapi harusnya kalian mengasihaninya sedikit saja. Dia memohon sambil berlutut karena kesalahan kalian. Dia memohon dengan amat sangat demi uang yang kalian habiskan. Hanya demi menafkahi kalian, dia tega membuang putrinya sendiri. Teganya kalian…”

“Dia seharusnya menuruti Ibunya. Jika saja dia menikahi pria kaya sejak dari awal!!!”

“Sadarlah!!!! Hanya karena anda melahirkannya!!! Bukan berarti anda memilikinya!!! Anda Ibunya, tapi teganya memoroti Jeon In Sook seperti budak!!! Kenapa anda membesarkannya? Kenapa tidak dibuang saja!” Mi Ri menangis.

“Kamu siapa? Kamu putrinya In Sook bukan? Kamu Seung Yeon bukan. Yaaa.. kamu mirip. Kamu mirip in Sook saat masih muda.” Nenek tertawa. Mi Ri pergi. Nenek merasa mendapatkan jackpot.

Mi Ri keluar, ia mual kembali.

***

Na Do Jin masuk usai Mi Ri keluar menemui Nenek.

Nenek malah bilang ke Na Do Jin bahwa perempuan tadi mirip sekali dengan In Sook.

***

Mi Sun datang ke rumah Emak sambil membawa kulkas dan mengatakan bahwa dia sudah berhenti bekerja.

***

Woo Jin menangis di rumah abu ayahnya. Dia mengatakan untuk tidak pergi dan akan percaya bahwa ada kebahagiaan sekali lagi dalam hidupnya.

Saat itu pula ada Mi Hye yang mendengarkan doanya.

Mi Hye pun memeluk Woo Jin.

Wkwkwkwk jadian juga.

***

Mi Ri pulang ke rumah mertuanya.

Na Hye Mi langsung bertanya. “Di mana ibumu? Ibu kandungmu. Jeon In Sook.”

Saat itu Tae Ju yang baru pulang juga mendengar.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *