Sinopsis Mother of Mine Episode 93 Part 2

Sinopsis Mother of Mine Episode 93 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti sinopsis hingga sejauh ini yaaaaaaaa…

Mi Sun kembali dikerjai oleh Ibu Mertuanya membersihkan ikan teri. Mi Sun tetap melakukannya dan tentu saja hanya ngedumel di belakang dan di dalam hati.

****

Di dalam acara talkshow, ada para mertua dan menantu yang dalam masalah tema tentang hari perayaan. Saat itu ada kakek Da Bin sebagai penonton dan panelis.

Kakek Da Bin ditanya pendapatnya oleh dua host.

“apa pendapat anda tentang stres yang diderita wanita sebelum dan sesudah liburan? Apa anda punya anak lelaki dan menantu wanita?”

“Ya. Aku punya.”

*dan disaat yang sama. Mi Sun dan Nenek yang sedang membersihkan teri dan nonton TV malah melihat kakek di TV.

Kakek malah mengatakan tentang istrinya yang merepotkan sebagai mertua. Wkwkwkkwkwk…

****

Teman-teman Mi Sun di kantor malah menyindir Mi Sun bahwa pekerjaan di rumah sama beratnya dan lebih baik bekerja.

****

Mi Ri memeriksakan kandungannya bersama Tae Ju. Mereka pun nampak bahagia.

Para pegawai di kantor pun sudah tahu bahwa Mi Ri mengandung karena tingkahnya yang tambah merepotkan. Pak Park malah berdoa bahwa bayinya akan mirip dengan Tae Ju saja dan jangan mirip dengan Mi Ri. Wkwkkwkw.

***

Na Hye Mi bertemu dengan selingkuhannya.

“Kenapa harus di sini? Banyak orang di sekitar sini.”

“ada apa? Katamu Jeon In Sook sudah tamat riwayatnya?”

“Itu benar. Tapi aku harus tetap waspada selama setahun lagi, sampai Kang Mi Ri diusir. Kenapa kamu sering datang ke korea? Bagaimana jika seseorang melihat kita sebelum Kang Mi Ri diusir?”

“Aku datang untuk bermain.”

“Mari kita makan saja.”

****

Kini giliran In Sook yang menghadap Pimpinan lagi.

“Anak-anak akan segera pindah lagi. Kamu sudah mendenger dari Tae Ju bukan?”

“Ya.”

“Aku hanya menerima Kang Mi Ri karena dia mengandung cucuku. Bukan berarti aku memaafkan fakta bahwa dia putrimu. Jadi, kamu harus ingat, bahwa kamu tidak akan dapat bagian. Jangan berpikir untuk memintanya.”

“Baiklah.”

“Aku tidak bisa duduk dan hanya melihat kamu dan putrimu tinggal di negara yang sama. Aku akan mendirikan cabang di LN. Kota kecil di amerika selatan. Kamu akan tinggal di sana dan melaporkan pekerjaan harianmu dicabang itu setiap hari.”

“Itu artinya, anda ingin terus mengawasiku.”

“Kamu berharap aku membiarkanmu? Kamu ingin pindah dari rumah ini dan hidup bebas? Anak-anak akan datang mengunjungimu di akhir pekan dan mereka bahkan membawa cucumu? Kamu pikir aku akan membiarkanmu bersenang-senang dengan mereka?”

“Aku tidak punya alasan untuk memanipulasi perusahaan anda.”

“Bagaimanapun, kamu harus bersyukur bahwa kamu masih hidup. Jangan pernah beniat kembali. Jangan pernah berharap akan bertemu dengan anak-anak juga.”

“Aku mengerti. Aku sudah siap. Aku ingin bilang satu hal terakhir sebelum pergi. Anak-anak bukan properti anda. Jangan mencoba memiliknya, tapi cobalah memahami mereka.”

“Apa katamu?”

“Konon, anak-anak tidak memahami orangtua mereka. Tapi ada lebih banyak orang tua yang dipahami anak-anaknya.”

“Beraninya kamu menceramahiku.”

“Meski anda bilang anda tidak akan memaafkan Mi Ri karena dia adalah putriku, anak-anak kembali ke rumah ini untuk memaafkan anda, jadi, kumohon jangan gunakan mereka sebagai alat perusahaan. Tolong buka hati anda dan cobalah akur dengan mereka.”

“Berandal kampret sepertimu mengajariku???”

In Sook pun pergi.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *