Sinopsis Mother of Mine Episode 96

Sinopsis Mother of Mine Episode 96 – Episode sebelumnya di sini. ngkapSelenya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa… hehahahhehahahakah ayo dong bentar lagi kelarrrrr.. kelaaarrrlaaahhh…

Jae Bum memutuskan kekasihnya karena masih menyukai Mi Hye. Sedangkan Mi Hye sendiri memberi kabar pada Jae Bum bahwa ia akan menikah dengan Woo Jin karena sudah mendapatkan restu Emak.

Entah sudah yang keberapa Jae Bum dikecewakan lagi. Jae Bum bahkan pingsan mendengarnya. Sampai manggil ambulance segala.

***

Mi Ri nampak bekerja lebih keras sebelumnya walaupun Na Hye Mi selalu mengatakan bahwa Mi Ri tidak ada apa-apanya tanpa bayi yang dia kandung.

***

Nenek menghubungi Jin Soo karena Mi Sun tidak mengunjunginya saat dia sakit. Jin Soo malah pergi ke toserba dan melihat Mi Sun bekerja sambil dimarahi pelanggan.

Melihat istrinya bekerja. Jin Soo menangis sembunyi-sembunyi.

***

In Sook memasak masakan khusus untuk Pimpinan Han. Saat memasak dan menggunakan dapur di rumah Tuan Han, In Sook mendengarkan bahwa Na Do Jin dan Na Hye Mi akan mengusir Mi Ri usai dia melahirkan.

***

Pimpinan memakan masakan buatan In Sook.

“Apa yang kamu inginkan?” Tanya Pimpinan.

“Besan anda, maksudku, Park Sun Ja yang membesarkan Mi Ri sakit. Dia didiagnosis mengidap kanker paru stadium akhir. Waktunya hanya tersisa 3 bulan lagi.”

“Aigoooo jadi, apa Tae Ju dan Mi Ri tahu?”

“Tidak. Mereka belum tahu. Karena itulah, tolong biarkan aku pergi setelah melihat kakak ipar meninggal.”

*Pimpinan setuju In Sook mengurus Emak karena dia takut Mi Ri mengalami masalah di kehamilan mudanya jika tahu Emak mengidap kanker.

***

Sementara itu, Tae Ju mengajak Mi Ri jalan-jalan. Tae Ju meminta Mi Ri untuk tidak bekerja terlalu keras.

Tae Ju bahkan memberikan Mi Ri cincin baru.

***

Emak hanya tersiksa sendirian di dalam kamarnya. Dan hanya mendapatkan telepon Mi Sun yang terus marah-marah.

“Bagus. Kamu nanti bisa melakukan apapun saat Ibu mati.”

“Ibu selalu bilang akan mati. Aku juga muak mendengar Ibu mengatakan itu.”

“Ibu minta maaf karena kamu muak mendengarnya. Lagi pula, ibu akan segera mati. Jalani hidupmu sesuka hatimu.” Emak menangis dan menutup teleponnya.

***

In Sook menemui Mi Sun di toserba.

“Bagaimana Bibi tahu aku di sini? Jangan menatapku seperti itu. Benar, setelah berhenti bekerja dari pekerjaan bergaji besar. Aku bekerja paruh waktu untuk membayar uang sekolah anakku.”

“Aku ingin mengatakan sesuatu.”

“Katakan saja kepadaku dan pergi. Apa? Mi Ri kenapa?”

“Tidak. Ini bukan tentang Mi Ri. Mi Sun aah…. hidup ibumu tidak akan lama lagi.”

“Apa? Apa maksud bibi?”

“Ibumu, mengidap paru-paru stadium akhir. Dia hanya punya maksimal 3 bulan lagi. Jangan berada di sini. Kamu harus menemui Ibumu. Paham?”

***

Mi Sun oleng, dia berjalan dengan lemas. Mi Sun menangis di jalanan.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Komentar….

Kalau sampai 100. Drama ini akan selesai di minggu depan. Kalau molor? Wkwkwkwkkw nggak tahu deh guys.

Yang jelas. Mungkin bakalan sad ending gitu. Kalau peran utama kita malah berpulang karena penyakitnya.

Seperti biasa, nanti drama ini saya buat reviewnya secara terpisah. Saya juga nggak bikin kesan pertamanya.

Dan akhirnya, saya tahan juga bikin sinopsis drama yang panjangnya kayak kereta api.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *