Sinopsis Secret Boutique Episode 22 Part 1

Sinopsis Secret Boutique Episode 22 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih telah membaca yaaa…

Ahjumma yang tadinya ditumpangi telepon oleh Ibu Lee Hyun Ji agak gila. Dua orang polisi pun datang. “Kamu kenal seorang perempuan? Seorang polisi wanita.”

“Temukan dia.” Ahjumma pun tertawa.

Padahal ahjumma ada di kotak peti di rumah yang sama. Ia bersembunyi.

***

Di dalam penjara. Ada perempuan dewasa yang sangat galak. Nenek yang juga ibu bos preman diminta untuk memukul Lee Hyun Ji menggunakan buku tebal.

Karena diancam. Nenek pun melakukannya dengan gemetaran.

Tak lama, ahjumma datang menjenguk Lee Hyun Ji.

“Hidupmu sungguh luar biasa. Kamu kabur di tengah malam, diculik, dan diancam. Serta mengunjungi orang di penjara. Itu semua salahku.” Ucap Lee Hyun Ji.

“Wajamu kenapa? Kamu dan ibumu. Kenapa ini terjadi pada kita? Aku tidak tahu kamu di sini. Saat Yoon menawarkan untuk membuka resto untukku. Aku melompat kegirangan.”

“Terimalah tawaran itu. Buka restoran, bekerja keras dan hasilkan uang. Kamu butuh uang untuk makan Ye Jun dan membiayai pendidikannya. Terima. Tidak peduli uang siapa.”

“Hyun Ji, malangnya dirimu,” ahjumma menangis.

****

Bos preman akhirnya mau ke penjara. Tidak dijelaskan apa yang mereka bicarakan. Hanya usai melihat ibunya. Bos Preman terdiam.

***

Jenny Jang menemui Walikota Do. Saat ini, walikita Do nampak menjilat Jenny lagi karena ketakutan kebusukkannya. “Letnan Park Ju Hyeon yang menghilang dari kapal pesiar, tempat kamu mendapat masalah, telah muncul.”

“Jasadnya mengapung di atas air?”

“Dia masih hidup.”

“Oh Tae Suk sudah menghabisinya. Dia masih hidup?”

“Jika Polisi Park membuka mulut. Sebuah kasus akan dibuka atas kejahatan malam itu. Maka tamatlah riwayatmu. Hal semacam ini bukanlah masalah bagimu.”

“Jika aku jatuh, kamu dan Grup Deo juga akan hancur. Itu akan menghancurkan semua proyek.”

“Kamu butuh banyak bersih-bersih. Jika kamu merepotkan. Kamulah yang akan kubersihkan.” Jenny kesal. Membanting pintu dan pergi.

*karena bos preman memasang penyadap di ruangan walikota Do. Ia pun mendengar percakapan ini.

***

“Saat putraku mengalami pubertas. Aku lari dari rumah. Kami hanya hidup berdua karena aku tidak punya suami. Aku menemui pria lain, aku ingin anakku punya ayah.  Tapi dia ternyata gila dan berkata ingin membunuh dengan meracuni anakku. Oleh karenanya aku membunuhnya. Aku harap putraku hidup bahagia dan melupakanku.” Nenek curhat dengan Lee Hyun Ji. “Putraku pernah mengunjungi sekali. Mungkin aku tidak akan menemuinya kembali. Nona… maafkan aku telah memukulmu.”

Nenek memegang tangan Lee Hyun Ji.

***

Dari tempat persembunyian semula. Ahjumma Park akhirnya keluar. Bukan hanya Sun Woo yang mencari ahjumma ibu polisi. Namun, Bos Preman dan kawanannya juga mencari polisi Park.

Ahjumma yang ada di pasar ketahuan para sekumpan preman. Adegan kejar-kejaran di dalam pasar pun terjadi.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *