Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 1 Part 8

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 1 Part 8 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih yaaa… drama ini update tiap hari sabtu yaaa. nantikan saja di besokpagi.

Bagian ini adalah bagian akhir yaaa…

“Kasus ini tadinya judi ilegal. Tapi jadi pembunuhan?”

“Aku tidak bisa lembur.” Ucap Jung. “Ah aku tidak becanda. Aku serius. Tidak sampai ada anggota baru.”

Polisi Park Moon Sik yang lebih tua berkata. “Tapi tak ada yang mau bergabung dengan Divisi kejahatan dan kekerasan. Naik pangkat sama, gaji sedikit, mudah luka dan sering dihukum. Memangnya kamu mau?”

“Tapi kami mau melakukannya.” Ucap 3 detektif muda menantang. Kkwkw.

“Tapi kenapa dengan pakaianmu?”

“Kenapa? Wanita karir urban. Ini gaya.” Ucap Jung. “Tapi kamu tadi panggil apa? ahjumma?”

“Pastinya.”

Dua orang pria di sisi Jung pindah ke Park. Kwkwkw.

****

Di kerajaan corea beda lagi. Di pacuan kuda. Lee Gon melihat keberadaan kelinci lagi. Ia langsung panik dan mengejarnya.

***

Ada lagi Lee Lim yang mengaduk-aduk cairan merah. Dia jadi seniman?

***

“Aku menemukan identitasnya.” Ucap Jung ditelepon. “Dia anggota situs web judi ilegal Kim Bok Man. Dia menang judi seharga satu buah gedung. Tapi dia menjual tokonya dan istrinya tidak bisa dihubungi lagi. Aku akan kembali saat mendapatkan informasi lagi.”

“Ya, aku datang melihat CCTV, Kita bahas ini di kantor.” Ucap Kang di telepon.

****

Lee Gon mengejar dengan Maximus.

Mendadak Maximus ngerem dan nggak mau jalan.

“Kenapa Maximus?”

Rupanya tempat ini adalah hutan bambu yang didatangi Lee Lim. Suara ranting dan petir terdengar kembali.

 Ada juga suara seperti runtuhan.

Lagi-lagi portal menunjukkan dirinya dan terbuka.

Lee Gon masuk ke portal dengan Maximus.

***

Lee Lim masih sibuk dengan cairannya.

Saat mangkoknya akan jatuh. Mangkok itu diam saja.

Tapi, kemudian pecah.

***

Di dalam mobil saat macet. Jung melihat ke spion dan melihat dirinya yang lain dengan topi kelinci di belakang. Ia langsung kaget. Tapi ternyata nggak ada.

“ahhh menakutkan sekali. Umur memang nggak bisa bohong. Kenapa aku berimajinasi yang aneh?”

Dan tbtb saja…

Ada Lee Gon lewat dengan kuda putihnya.

“Apalagi? apa orang gila?”

“Hei, orang yang berkuda. Berhenti.” Ucap Jung dengan pengeras. “Permisi, minggirkan kudamu…”

Karena nggak denger. Wiu wiulah….

Orang-orang lanngsung memuji ada pria tampan dengan kudanya.

“Yak… kamu!!! Pria berkuda!!!”

Dan ketemulah… perempuan yang dicari-cari Lee Gon. Yang kartu nama pengelanya ketinggalan saat menolong Gon kecil.

“Kamu tidak boleh mengganggu ketenangan jalan. Cepat turun. Dari mana warga sipil bisa mendapatkan kuda putih ini? kamu melanggar peraturan lalu lintas. Dan kalau kudamu buang kotoran. Hukumanmu akan bertambah. Kenapa kamu melihat aku begitu?”

Jung langsung memakai dan menunjukkan tanda pengenalnya.

“Cepat turun dan berikan KTP-mu.”

Gon ngacir turun. Ia melihat tanda pengenal yang sama.

“Apa yang kamu lakukan?” Jung tanya.

“Akhirnya, aku menemukanmu. Letnan Jung Tae Eul.”

Langsung dipeluk dong…

Akkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk….mimin teriak dong…. uwuwuwuuwuwuwuwuuwuwuwuwuwuuww….

Sampai besok minggu untuk kelanjutannya yaaa…

klik di sini kelanjutannya,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!