Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 11 Part 2

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 11 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa… kali ini banyak bagian yang hanya saya rekap saja ya.

Anak Pangeran Buyeong mengambil barang ayahnya dan mengatakan pada Peya bahwa selama hidup ayahnya diperas oleh kerajaan. Ayahnya hidup teramat sederhana dan tidak mendapatkan apapun dari istana.

Anak dari Pangeran Buyeong menginginkan jabatan di istana. Peya menjawab. “Hyungnim. Hyungnim tidak bisa menjabat di kerajaan. Dan kamu tidak bisa menjadi penerus. Penerus tahta kerajaan setelah aku adalah Se-Jin.”

“Mana bisa begitu!!! Jangan sekukamu!!!”marahlah dia.

“Setelah 49 hari selesai. Kamu harus pergi dari sini. Martabatmu sebagai keluarga kerajaan akan aku pertahankan.”

“Kamu….”

“Ada orang di luar!!!!” peya teriak. Empat pengawal pun masuk. Peya minta putra pangeran Buyeong yang satu ini dipantau selama 49 hari dan diminta pergi telahnya.

Ia hanya teriak-teriak dan dijaga oleh para pengawal.

****

Dokter mendatangi Peya perihal laporan hasil autopsi Pangeran Buyeong. Dijelaskan bahwa Pangeran Buyeong tewas dicekik dan seluruh pengawal ditebas. Saat itu, dokter memberikan cincin yang terakhir dipakaikan Lee Lim.

Tentu saja Peya kesal. Ia melempar cincin itu dan si cincin malah diam di udara. Cincin itu pun diambil kembali.

Peya masuk ke dalam ruangan. Ternyata kali ini waktu berhenti agak lama dari biasanya.

****

Peya bilang pada pengawal Seok bahwa dia akan pergi.

Tetapi, keburu ada Sekretaris yang melaporkan sesuatu bahwa di internet PM Koo membuat masalah tentang Peya yang banyak absen kegiatan.

Saat dihubungi. PM Koo tidak masuk kantor karena sedang sakit.

Sebelum benar-benar pergi. Peya minta pada Seok untuk melaporkan dan mencari buku harian Pangeran Buyeong.

****

Saat Kang habis mengambil obat di apotek. Ia mendekati supir Pak Lee yang selama ini mengikutinya.

Terjadi aksi bak bikbuk antara Kang dan supir.

“Ahh benar. Kamu tidak boleh dibunuh.” Ucap si supir.

“Siapa yang bilang begitu? Siapa orang yang harus aku katakan terima kasih itu?”

“Ada seseorang yang selalu disampingmu.” Si supir mengeluarkan ponsel 2G.

“Siapa kamu sebenarnya?”

“Ponsel ini akan berbunyi jika kamu lepaskan aku. Tapi tidak berbunyi. Jika kamu menangkap aku. Selamanya.”

“Aku penasaran. Siapa yang membayar tagihannya.”

“Kamu tidak bisa menangkapku.” Ucap si supir.

Tbtb ada mobil lewat dan supir langsung masuk kemudian kabur. Meninggalkan Kang yang terluka di bagian tangan.

***

Kang datang ke kantor dengan terluka.

Saat itu ada Jeong dan Jang Mi. Kang langsung memberikan ponsel 2G yang ia temukan.

Kang minta diantar ke rumah sakit dan Jang Mi diminta mencari sidik jari di ponsel 2G tersebut.

****

“Ada apa? kenapa ponsel itu ada padamu?” tanya Jeong pada Kang.

“Pasti bedebah itu. Bagian dari orang yang membawaku, Lee Lim. Dia mengirim seseorang, katakan akan ada telepon yang masuk ke sana. Kira-kira apa tujuannya mendekatiku? Benarkah nantinya akan ada telepon?”

“Ajak dia bertemu jika mau mengobrol. Dan suruh dia ajak teman tercantiknya. Kita akan tangkap keduanya.”

“apa yang kita kejar? Dan apa tujuan kita?” tanya Kang.

“Aku juga masih belum tahu pasti.” Ucap Jeong. “Maka dari iti. Aku akan terus maju. Katanya, kita akan sampai tujuan jika maju terus. jika berjalan sekuat tenaga.”

“Siapa yang bilang?” tanya Kang.

“Alice in wonderland.”

“Sepertinya kamu berbohong, tapi aku tidak pernah membacanya.”

Lanjut ke bagian 3 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!